Awas, Sering Tebar Link, Blog Dilaporkan Sebagai Spam!

November 20, 2017 4
Saya pernah membaca di suatu forum, seorang blogger mengeluh karena blognya dianggap spam oleh Google. Padahal apa yang ia tulis adalah original, bukan copy paste. Isinya juga bukan sesuatu yang mengandung isu, sara, atau pun konten terlarang lainnya. Kanapa malah dianggap spam?

Mari kita kembali kepada kata spam itu sendiri. Berdasarkan kamus Inggris - Indonesia Spam adalah mengirim surat-surat yang tidak diinginkan ke sekelompok tertentu. Poin utamanya ada pada mengirim yang tidak diinginkan.

Awalnya, spam banyak ditemui dalam email. Maka disediakanlah folder khusus untuk menampung email spam. Mengapa, supaya yang punya email tidak merasa terganggu dengan spam. Tapi tetap dikirim, karena siapa tahu ternyata bukan spam, maka pemilik email masih bisa membuka email tersebut.

Dalam perkembangannya, spam bisa datang ke mana saja. Baik ke komentar blog, sosial media seperti facebook, google plus atau pun lainnya.

Siapa yang menentukan sesuatu adalah spam?

Google kah? Facebook kah? Yahoo kah?

Jawabannya adalah Anda. Yaitu orang yang menerima pesan tersebut. Bukan Facebook, Yahoo, Google, ataupun lainnya. Tetapi Anda.

Awas, Sering Tebar Link, Blog Dilaporkan Sebagai Spam!

Pada dasarnya setiap pesan itu dianggap baik. Tapi ketika seseorang menerima email dan merasa terganggu dengan kehadiran email yang dianggap tidak ia perlukan, ia pun melaporkannya sebagai spam. Ketika sebuah email dilaporkan oleh banyak orang sebagai spam, maka Gmail bisa mengambil kesimpulan bahwa email sejenis adalah spam. Maka selanjutnya, email tersebut bisa langsung masuk folder spam bahkan pada orang yang tidak pernah melaporkannya.

Kejadian yang serupa juga bisa terjadi di sosial media. Ketika seseorang sering menebar link di grup Facebook, dan anggota grup merasa terganggu dengan link tersebut kemudian banyak yang melaporkannya sebagai spam. Maka bisa jadi, facebook pun mengkategorikannya sebagai spam.

Dalam mengkategorikan sesuatu sebagai spam bahkan tidak memandang apa konten dari link tersebut. Meskipun isinya adalah sesuatu yang bermanfaat. Ketika orang yang menerima, misalnya anggota grup, tidak menginginkannya, maka ia bisa melaporkannya sebagai spam.

Membagikan brosur rumah kepada orang yang ingin membeli rumah tentu adalah baik. Tapi jika Anda memaksakan membagaikannya kepada semua orang yang sedang duduk di restoran. Maka rasa tidak suka mereka bisa berakibat Anda dilaporkan sebagai spam.

Kebanyakan blogger atau youtuber yang mengirim spam di grup facebook atau pun komunitas google plus adalah para blogger/youtuber baru yang berharap memperoleh visitor. Karena ketidaktahuan, mereka justru telah melakukan tindakan yang bisa merusak nama baik blog atau channel mereka sendiri.

Jika moderator grup hanya memblokir akunnya, akibat yang ditimbulkan hanyalah dia tidak bisa posting di grup tersebut. Tapi jika anggota grup beramai-ramai melaporkan postingannya sebagai spam, akibat yang diterimanya bisa lebih mengenaskan. Blog atau channelnya dianggap spam oleh Google.

Lalu bagaimana cara promosi yang baik?

Di Facebook, ada yang namanya fanpage atau halaman penggemar. Di sana, mau posting berapapun setiap harinya, jika yang posting adalah pemilik akun, maka tidak akan dilaporkan spam. Atau bisa juga akun facebook sendiri.

Andai pun ingin posting di grup, baca peraturan grup dengan seksama. Jangan sampai berharap untung malah buntung.

Begitu juga pada akun Google Plus. Jika beranda sendiri dianggap terlalu berantakan, bisa dengan membuat Koleksi. Orang yang menyukainya bisa mengikuti koleksi Anda dan menjadi pembaca setia.

Adapun dalam komunitas Google Plus, juga harus lebih berhati-hati. Baca peraturan komunitas dengan teliti. Masih mending jika anggota komunitasnya adalah orang-orang yang baik hati. Hanya diingatkan, dan minta moderator menghapus. Bayangkan jika meraka adalah orang yang kejam dan melaporkannya beramai-ramai. Bisa tamat riwayat blog atau channelnya.

Kembali kepada paragraf awal. Kenapa blog yang kontennya tidak bermasalah malah dianggap spam? Bisa jadi memang bukan kontennya yang bermasalah. Tapi cara pemilik akun yang mempromosikannya secara berlebihan kepada kelompok yang tidak menginginkannya. Sehingga blog dilaporkan sebagai spam.

Kesimpulannya, promosi boleh saja. Tapi jangan berlebihan dalam menebarkan link, karena bisa dilaporkan sebagai spam.

Cara Sederhana Mengatasi Error Missing Updated dan Author

November 17, 2017 4
Dikatakan bahwa salah satu indikator blog yang baik adalah tidak ada masalah pada struktur data di webmaster search consule. Kenyataannya, sudah lama blog ini mendapat pesan error missing updated pada webmaster.

Saya sudah membaca berbagai cara di internet untuk mengatasinya. Masukkan kode ini, sisipkan kode itu, berbagai hal telah saya coba. Kenyataannya pesan tersebut terus muncul pada structured data.

Secara umum saya tidak merasakan efek yang berarti terhadap blog perihal error missing update ini. Oleh karenanya saya biarkan saja seperti itu selama berbulan-bulan sejak saya pertama menyadarinya.

Tapi ibarat raport ada angka merahnya, kadang sebal juga melihat pesan tersebut saat membuka search consule. Jika sudah begitu, saya pun mulai mencari cara untuk mengatasinya.
Cara Sederhana Mengatasi Error Missing Updated dan Author
Kemarin, saya iseng membuka search consule blog yang satunya. Rupanya disini juga ada pesan error missing Author.

Saya seperti jadi de javu. Rasanya pernah mengalami hal serupa dan bisa mengatasinya.

Saya membuka beranda blogger.
Memilih Tata Letak
Kemudian memilih Edit pada Blog Post
Di sana terlihat bahwa saya belum menceklis pilihan Diposkan Oleh. Maka saya pun menceklisnya. Saya yakin, pesan error missing Author berasal dari sini.

Maka saya pun jadi teringat blog Maringenet. Bukankah masalahnya serupa tapi tak sama.

Saya buka beranda Maringenet
Memilih Tata Letak
Kemudian memilih Edit pada Blog Post

Di sana terlihat bahwa saya tidak menceklis pilihan di yang menunjukkan jam. Apakah ada hubungannya?

Begitu saya klik pilihan, ternyata terdapat menu waktu dengan berbagai tampilan, baik itu berupa jam, tanggal, dan sebagainya. Rupanya selama ini saya telah terjebak oleh pikiran sempit saya sendiri.

Selama ini saya selalu menghubungkan kata updated dengan kata date yang berarti tanggal. Padahal kata update di sini berarti waktu.

Pada menu di gambar terlihat bahwa saya sudah memberikan ceklis pada pilihan yang tampak berupa tanggal, namun tidak pada jam. Padahal jam disana menunjukkan waktu. Sedangkan waktu bisa ditampilkan dalam bentuk jam, hari, bulan, dan tahun.

Dengan kata lain, sama seperti blog yang satunya cara untuk mengatasi pesan error missing updated pada pada blog Maringenet hanya dengan menceklis pilihan tersebut.

Saya tidak perlu menambahkan kode khusus apapun pada template ini karena pada dasarnya template karya Mba Arlina ini memang sudah lengkap. Kesalahan justru ada pada saya yang lupa menceklis pilihan untuk menampilkan waktu.

Oleh karena itu, berbagai kode yang dibagikan para master seo di internet tidak ada yang berhasil. Karena kesalahannya berada pada tempat yang berbeda.

Kadang kala kita mencari solusi masalah dengan memandang terlalu jauh. Padahal kesalahannya ada begitu dekat pada diri kita sendiri namun tidak menyadarinya.

Dengan cara yang begitu sederhana, akhirnya saya bisa mengatasi pesan error missing updated dan author pada blog saya.

Google, Pertahankan Yang Baik, Ambil Yang Lebih Baik

November 15, 2017 4
Suatu hari, salah seorang teman saya minta bantuan untuk mengembalikan halaman pencarian firefox agar kembali ke Google. Entah kenapa halaman pencariannya berubah ke Yahoo, dan dia kurang menyukainya.

Dengan senang hati, saya pun membantunya. Tinggal pilih setelan, pencarian, kemudian kembalikan ke Google. Mudah saja.

Biasanya kalo sudah begini, saya suka nyeletuk, "Perlukah saya tulis artikelnya?" Kawan saya menjawab, "Tulis saja."

Tapi saya sedang malas. Dan saya yakin sudah banyak yang menulis artikelnya. Sebagaimana isengnya saya biasanya, saya pun memasukkan kata kunci "Cara Mengatur Google Sebagai Pencarian Default pada Firefox " pada halaman Google. Sesuai dugaan, hasilnya pencariannya pun melimpah.


Teman saya yang tadi berkata, "Saya sudah lihat di internet, tapi caranya tidak ada yang berhasil."

Masa sih, saya malah ragu.

Saya buka halaman pertama, Wiki How.

Penjelasannya panjang sekali, dengan berbagai browser. Ada Mozilla, Chrome, Opera, dan lainnya. Lengkaplah menurut saya.

Terus saya tanya pada teman saya, apakah ia mengetikkan kata kunci yang sama seperti saya. Tentu saja jawabannya, Tidak. Kata "default" itu terlalu spesifik untuk orang awam.

Selain itu rupanya artikel yang dia temukan dan baca adalah artikel lama dengan tampilan mozilla lama. Mungkin karena itu caranya menjadi agak sedikit berrbeda. Saya katakan hal tersebut apa adanya.

Terus bagaimana untuk mengetahui bahwa suatu artikel itu baru atau lama?

Pada halaman pencarian Google biasanya akan terlihat tanggal halaman diterbitkan. Kalaupun tidak, pada blog yang dikunjungi dapat dilihat tanggal terbit suatu artikel.

Nah, komentar teman saya selanjutnya adalah, "Kenapa Google harus menampilkan artikel lama? Kenapa tidak artikel yang baru saja yang ditampilkan?"

Pertanyaan yang bagus.

Walaupun saya bukan Google, tapi saya mencoba menebak alasannya. Karena artikel terbaru bukan berarti artikel terbaik. Oleh karenanya, pada hasil pencarian Google, artikel lama dan artikel baru sama-sama punya kesempatan muncul di halaman pertama.

Dalam setiap harinya, ribuan artikel terbit di internet. Dari sekian ribu artikel yang terbit, banyak diantaranya yang membahas sesuatu yang serupa dengan artikel yang sudah terbit. Bagaimana Google memutuskan untuk menampilkan hasil pencarian itulah yang dibahas dalam SEO. Dan tentu saja SEO Google bukanlah tipe yang hanya menampilkan artikel terbaru di halaman satu.

Sebenarnya maksud teman saya bukanlah supaya artikel terbaru yang muncul di halaman pencarian. Tapi dia ingin artikel yang sesuai dengan keinginan dia yang muncul di halaman pencarian.

Saat dia memasukkan kata kunci dan hasilnya tidak sesuai dengan keinginannya, ujung-ujungnya dia minta bantuan saya untuk menyelesaikan masalahnya.

Ada beberapa hal yang mungkin menyebabkan hasil pencariannya tidak sesuai dengan yang dia inginkan. Diantaranya adalah kata kunci yang dia masukkan di penelusuran Google.

Penggunaan kata Default misalnya. Banyak artikel yang terbaru dan relevan dengan kata kunci yang dimaksud akhirnya muncul di pencarian. Tapi ketika kalimat yang lebih sederhana yang dimasukkan, artikel lama yang muncul dan sudah tidak relevan lagi.

Sebagai pengguna Google, kita berharap Google bisa menyajikan sesuatu yang benar-benar kita inginkan. Kenyataannya Google hanyalah mesin pencari yang mencoba mencarikan sesuatu di dunia maya dari sekian banyak hal yang telah dipublikasikan di internet.

Pada dasarnya, apa yang teman saya cari dan apa yang saya cari adalah sama, meskipun dengan penggunaan kata kunci yang berbeda. Namun perbedaan kata kunci tersebut membuat saya menemukan jawaban yang sesuai di internet dan teman saya tidak. Maka hal ini membuatnya kecewa.

Perbedaan penggunaan kata kunci di sini, bisa disebabkan karena saya berpikir sebagaimana penulis blog. Saya memikirkan kosa kata apa yang mungkin ditulis oleh blogger. Sedangkan teman saya adalah pengguna biasa yang memasukkan kata kunci apa adanya sesuai pengetahuannya.

Google terus memperbaharui alogaritmanya. Mungkin karena Google tidak ingin mengecewakan orang seperti teman saya tersebut. Karena kenyataannya, pengguna mesin pencari Google mayoritas adalah orang-orang seperti teman saya tadi.

Akibatnya, banyak blogger yang was-was dengan perubahan alogarima Google. Takut posisi artikelnya tenggelam. Takut pengunjungnya berkurang.

Padahal bisa jadi Google juga menggunakan prinsip, mempertahankan yang lama yang masih baik, dan mengambil yang baru yang lebih baik. Dengan begitu dia bisa menyajikan hasil pencarian terbaik.

Saya juga blogger. Namun saya tidak terlalu memikirkan tentang berbagai alogaritma tersebut. Karena saya memang tidak terlalu mengerti.

Sebelum menjadi seorang blogger, saya telah menjadi seorang pengguna mesin pencarian Google terlebih dulu. Sama seperti yang lain, ketika menggunakan mesin pencarian Google, saya berharap mendapatkan hasil pencarian terbaik. Oleh kareanya, saya mendukung semua perubahan alogaritma yang diperlukan jika dengan begitu bisa menemukan apa yang saya inginkan.

Adapun diri saya sebagai seorang blogger, tetap akan terus menulis, bagaimanapun perubahan yang dilakukan Google. Perihal bagaimana saya menulis, kembali kepada kata-kata bijak di atas. Pertahankan yang lama yang masih bagus, dan ambil yang baru yang lebih baik.

Perbedaan BNI Biasa dan BNI Syariah

November 13, 2017 4
Selama ini saya sering menulis artikel tentang BNI, baik mengenai layanan mobile banking maupun internet banking. Padahal kenyataannya, saya bukanlah nasabah BNI. Tapi rekening yang saya miliki adalah BNI Syariah. Jadi, apakah BNI Syariah dan BNI konvensional sama saja?

Jawabannya adalah tidak. Keduanya berbeda.

Perbedaan BNI Biasa dan BNI Syariah

Sebelumnya, BNI Syariah merupakan Unit Usaha Syariah di BNI. Sejak Juni 2010, BNI Syariah telah spin off menjadi bank umum syariah. Hal ini berarti, BNI dan BNI Syariah merupakan dua bank umum berbeda dengan prinsip operasional yang berbeda pula.

Perbedaan antara BNI dan BNI Syariah mencakup semua hal yang membedakan antara bank konvensional dan bank syariah yang meliputi:
1. Dasar hukum dan Akad

BNI Syariah menggunakan akad sesuai hukum Islam, misalnya wadiah atau mudharobah. Sedangkan BNI menggunakan kesepakatan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia

2. Perbedaan keuntungan

BNI Syariah menggunakan sistem bagi hasil. Artinya berapa jumlah untung yang diperoleh, itulah yang akan dibagi. Hal tersebut untuk menghindari riba. Jenis akad yang digunakan biasanya adalah Mudhorabah. Sedangkan BNI menerapkan sistem bunga yang ditentukan di awal. Berapa pun laba yang diperoleh bank, jumlah yang diberikan kepada nasabah sudah ditetapkan, bahkan saat bank mengalami kerugian. Begitupun sebaliknya.

3. Hubungan nasabah dengan bank

Pada BNI Syariah hubungan antara nasabah dan bank adalah hubungan kemitraan. Artinya keduanya bekerja sama untuk meraih keuntungan akan dana yang diolah. Sedangkan pada BNI hubungannya berupa kreditor dan debitor. Bahasa awamnya yang satu memberikan hutang kepada yang lainnya.

4. Keberadaan dewan pengawas

BNI Syariah sebagai salah satu bank syariah harus tunduk kepada dewan pengawas yang mengawasi berbagai transaksi perbankan agar sesuai dengan Syariah Islam. Sedangkan pada BNI biasa tidak ada.

Kerjasama BNI dan BNI Syariah

Meskipun sudah berdiri masing-masing, BNI Syariah masih tetap bekerjasama dengan BNI dalam hal fasilitas dan kemudahan akses nasabah.

Beberapa fasilitas yang dapat digunakan bersama adalah layanan ATM, call center, mobile banking, dan internet banking.

Oleh karena itu, berbagai transaksi dan tutorial yang selama ini saya praktekkan melalui rekening BNI Syariah, juga berlaku dan sama saja dengan BNI biasa.

Beberapa orang mungkin menganggap bahwa BNI Syariah tetap sama saja dengan BNI, hanya namanya yang dibeli embel-embel Syariah. Bagi saya pribadi, menggunakan bank Syariah merupakan salah satu usaha untuk menjalankan perekonomian Islam dan terbebas dari riba. Kalaupun masih ada beberapa hal yang dianggap diluar jalur, maka saya percayakan kepada para ahli perekonomian Islam untuk terus memperbaikinya.

Berbahaya, Jangan Memamerkan NIK dan KK di Dunia Maya!

November 10, 2017 4
Saat membuat artikel cara mengetahui NIK dan Nomor KK pada Kartu Keluarga, saya sadar bahwa saya harus mencantumkan gambar kartu keluarga untuk memperjelas artikel. Semula saya ingin mencantumkan Kartu Keluarga punya saya sendiri, tapi saya malas melakukannya.

Akhirnya saya mencari saja di Google, siapa tahu ada. Ternyata yang saya temukan justru gambar Kartu Keluarga yang melimpah ruah, bahkan belum diedit atau sensor.

Pada kartu keluarga terdapat informasi pribadi setiap orang yang tercantum di dalamnya. Dengan berada secara bebas di internet, bisa jadi data tersebut disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Selama ini NIK dan nomor KK banyak digunakan untuk pendaftaran berbagai akun. Diantaranya adalah untuk mendaftar PNS maupun BPJS.

Saat ini NIK dan nomor KK juga digunakan untuk registrasi kartu SIM prabayar. Kartu SIM yang tidak diregistrasi sampai 28 Ferbruari 2018 terancam akan diblokir.

Tujuan registrasi ini tentunya baik, agar informasi yang beredar melalui saluran telekomunikasi bisa dipertanggungjawabkan asalnya dari mana. Hanya dengan mengetahui nomor HP, maka nama dan alamat seseorang bisa diketahui oleh pemerintah.

Namun, dengan banyaknya beredar foto Kartu Keluarga yang tidak disensor di internet, akan sangat mudah bagi oknum tidak bertanggung jawab untuk menggunakannya. Bisa saja, ia melakukan daftar ulang kartu SIM menggunakan NIK dan nomor KK yang diperoleh di internet. Setelah itu nomor tersebut digunakan untuk tindakan penipuan. Sedangkan orang yang namanya didaftarkan dengan nomor tersebut tidak sadar akan hal tersebut.

Beberapa orang yang mengupload NIK atau KK ke dunia maya tidak menyadari akibat yang bisa ditimbulkan oleh perbuatannya tersebut.


Dalam salah satu grup WA yang saya ikuti, beberapa anggotanya mengirim gambar screnshoot tanda telah berhasil registrasi kartu SIM prabayar. Di sana tertulis NIK dan nomor KK miliknya. Dalam kasus ini hanya terbatas dalam anggota grup. Tapi bisa saja tersebut ke dunia maya yang lebih luas.

Beberapa Kartu Keluarga yang tersebar di internet berasal dari blog. Tujuannya mungkin ingin sebagai ilustrasi. Tapi tanpa sadar, dia telah menyebarkan informasi pribadi ke dunia maya. Bisa jadi informasi tersebut adalah miliknya sendiri, namun bisa jadi milik orang lain yang tidak tahu apa-apa.

Keinginan berbagi kepada orang lain adalah baik. Hanya saja harus bisa dibedakan maka yang bisa dipamerkan kepada semua orang, dan mana yang cukup untuk diri sendiri. Kalaupun keberadaan foto dirasa penting, maka informasi tertentu harus diedit atau disensor agar tidak disalahgunakan.

Demikianlah bahaya pamer NIK dan KK di dunia maya. Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Lupa Kata Sandi Tokopedia

November 08, 2017 4
Beberapa hari yang lalu, saya beli garam online dari Tokopedia. Ketika akan melakukan pembayaran menggunakan saldo Tokopedia, saya lupa dengan passwordnya. Maka transaksi pun harus ditunda sementara.

Sudah lama saya memang lupa kata sandi akun Tokopedia yang saya miliki. Tapi selama ini tetap bisa login karena masuk menggunakan Facebook. Adapun jika memerlukan verifikasi biasanya menggunakan SMS yang dikirim langsung ke nomor HP saya. Tidak ada masalah.

Pembelian pun selama ini lancar walaupun saya lupa password. Karena biasanya saya melakukan pembayaran dengan metode transfer.

Hari itu, kebetulan saya ingin menggunakan saldo Tokopedia yang sudah lama mengendap. Lumayan lah, seratus ribu rupiah. Rupanya untuk menggunakan saldo tersebut saya harus memutar otak untuk mengingat password yang sudah tenggelam dalam memori saya.

Karena sudah mencoba berbagai kombinasi kata sandi dan selalu salah, maka mengajukan lupa password adalah satu-satunya.

Langkah awal yang saya lakukan adalah keluar dari akun Tokopedia dan kembali ke halaman login.

Cara Mengatasi Lupa Password Tokopedia

Pada halaman login, klik Lupa kata sandi.

Masukkan email yang biasa digunakan untuk Tokopedia (jika selama ini login menggunakan Facebook, berarti masukkan email yang biasanya digunakan untuk Facebook).

Klik Ganti Kata Sandi.
Cara Mengatasi Lupa Kata Sandi Tokopedia
Sebuah email akan dikirimkan kepada alamat email yang Anda tulis.

Buka email dari Tokopedia.
Klik Ganti Kata Sandi di Tokopedia.


Selanjutnya, akan dibawa ke halaman Tokopedia.
Masukkan kata sandi baru sebanyak dua kali.
Klik ubah kata sandi.

Berikutnya, akan dibawa ke halaman verifikasi nomor ponsel.
Jika nomor yang tertera sudah benar, Klik Kirim SMS Verifikasi.

Tunggu SMS masuk.
Masukkan kode verifikasi.
Klik verifikasi.


Proses penggantian password berhasil dan akhirnya saya bisa melakukan transaksi dan pembayaran menggunakan saldo Tokopedia.

Jika dilihat sekilas langkah diatas terkesan ribet. Terlalu banyak verifikasi. Bukan hanya email, tetapi juga nomor Handphone. Tetapi sebenarnya prosedur tersebut adalah usaha Tokopedia agar saldo Tokopedia pengguna tetap aman dan tidak bisa digunakan oleh orang yang tidak berhak.

Saat ini BI memperketat regulasi e-money pada situs belanja online termasuk Tokopedia. Kunci utamanya adalah membuat sistem yang menjamin keamanan dana/uang pelanggan.

Maka bagi saya tidak masalah menjalani langkah verifikasi di atas. Toh akhirnya saya berhasil dan bisa membeli garam online.

Pesan Suara WhatsApp, Solusi Bagi Yang Malas Ngetik

November 06, 2017 3
Salah satu fitur di WhatsApp (WA) adalah pesan suara. Pada salah satu grup yang saya ikuti, suka sekali anggotanya mengirim pesan suara. Pesan yang dikirim biasanya pendek-pendek saja, cuma beberapa detik. Yang saya heran, kenapa mereka suka sekali mengirim pesan suara, rasanya membuat memori HP cepat habis.

Saat saya mengikuti sebuah pembelajaran Bahasa Arab online lewat program BISA, di sana ada materi hapalan yang harus dikirim lewat pesan suara. Dengan pesan suara, maka musyrifah/pembimbing dapat mengoreksi apabila ada hapalan yang kurang tepat. Dari sana saya merasakan besarnya manfaat pesan suara.

Cara Mengirimkan Pesan Suara Lewat WhatsApp

Pesan suara bisa dikirimkan melalui pesan pribadi kepada satu individu maupun kepada orang banyak di dalam grup.

Untuk mengirim pesan suara cukup dengan menekan lama lambang mikrofon di pojok kanan bawah.
Setelah itu ucapkan pesan yang ingin dikirim.
Lepaskan tombol untuk mengirimkan pesan.

Jika ingin membatalkan pesan yang telah direkam sebelum dikirim, jangan lepaskan tombol, tapi geser ke sebelah kiri untuk menghapus rekaman.


Perbedaan Pesan Suara dan Pesan Audio

Pesan suara berbeda dengan pesan audio. Meskipun keduanya sama-sama berupa suara atau bunyi. Pesan suara berupa pesan yang direkam langsung menggunakan aplikasi WA. Sedangkan pesan audio bisa berasal dari file audio yang berada di HP atau pesan suara dari orang lain yang diteruskan.

Untuk menghemat kuota, pengguna WA bisa mengatur apakah setiap media yang masuk langsung otomatis terdownload atau harus didownload secara manual. Hal ini berlaku untuk semua media, baik berupa dokumen, video, gambar, dan audio.

Cara melakukannya yaitu dengan menekan tombol setelan kemudian penggunaan data.


Tetapi berbeda dengan pesan suara. Karena pesan suara dianggap penting dalam bagian komunikasi, setiap pesan suara yang sampai akan otomatis terdownload selama ada koneksi internet. Oleh karena itu pengguna tidak perlu mendownload pesan suara secara manual.

Selain itu jenis file pada pesan suara bukanlah Mp3 tapi biasanya aac. File ini berukuran kecil dan hanya dapat didengarkan melalui aplikasi WA.

Dalam praktiknya saya tetap lebih menyukai pesan yang diketik daripada diucapakan. Hanya jika diperlukan saja saya mengirim pesan suara.

Namun pernah suatu ketika, salah seorang siswa yang telah lulus bertanya kepada saya tentang suatu topik. Meskipun bisa menjelaskannya, ternyata mengetik secara panjang lebar di WA sangat melelahkan sekali. Ujung-ujungnya, saya mengirim pesan suara berisi penjelasan topik tersebut.

Mungkin itulah salah satu alasan banyaknya pesan suara yang dikirim. Karena pengirimnya malas mengetik.