Skripsi dan Tesis Tentang Google Adsense Dalam Hukum Islam

December 15, 2017 0
Bermula dari salah seorang anggota komunitas IADP memposting cover skripsi temannya yang membahas Google Adsense dan Hukum Islam, saya pun akhirnya karena penasaran, ikut browsing di internet.

Selama ini untuk memastikan tentang hukum Islam Google Adsense, saya telah membaca beberapa sumber di internet. Beberapa sumber yang saya baca diasuh oleh seorang Ustadz, yang tentu saja tidak saya kenal. Tapi selama dalilnya kuat dan masuk akal, maka cukup bisa meyakinkan saya bahwa Google Adsense adalah bisnis yang halal.

Seiring dengan bergulirnya waktu, publisher Google Adsense di indonesia semakin bertambah. Tidak hanya adsense di blog, tapi adsense di youtube pun berkembang sangat pesat. Banyak situs-situs dan channel terkenal yang mengusung nama Islam menggunakan adsense sebagai salah satu sumber pemasukan.

Hal ini tentu tidak luput dari perhatian para cendikiawan muslim, termasuk mahasiswa yang belajar di fakultas Islam. Maka berbagai penelitian ilmiah pun lahir yang membahas google Adsense menurut pandangan hukum Islam.

Skripsi dan Tesis Tentang Google Adsense Dalam Hukum Islam

Dari hasil pencarian di internet, inilah daftar judul skripsi dan tesis yang telah saya temukan sehubungan dengan Google Adsense dan Hukum Islam

1. Skripsi dengan judul "Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sistem Bisnis Google Adsense", oleh Muhammad Husen Asyhari mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prodi Muamalat, Fakultas Syari'ah, tahun 2009.

Hasil penelitian ini menerangkan bahwa akad dan mekanisme bisnis Google Adsense secara garis besar tidak bertentangan dengan prinsip syariah yang berlaku dalam sistem ekonomi islam.

2. Skripsi dengan judul "Tinjauan Hukum Islam Terhadap Akad Kerjasama Antara Publisher dan Google Adsense", oleh Ahmad Siroj, mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya, Fakultas Syari'ah, Jurusan Muamalah, tahun 2012.

Hasil penelitian ini menerangkan bahwa akad & mekanisme bisnis google adsense secara garis besar bertentangan dengan prinsip syari’ah karena hukum Islam tidak membolehkan bergabung dalam Google Adsense kecuali setelah memastikan bersihnya berbagai situs yang diiklankan dari hal-hal yang haram, karena tidaklah diperbolehkan mengumumkan, mengiklankan, dan membantu untuk menyebarkan kemungkaran. Maka seyogyanya para publisher lebih mendalami saat melakukan transaksi akad terhadap pihak google adsense atau produk-produk google yang lain sehingga jelas dan tidak terjadi keburaman dalam akad.

3. Skripsi dengan judul "Tinjauan Hukum Islam Terhadap Bisnis Adsense Youtube", oleh Husain Muhammad Arsyad, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prodi Muamalat, Fakultas Syariah dan Hukum, tahun 2014.

Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dalam bisnis Adsense Youtube tidak melanggar syariah jika publisher dapat mengantisipasi hal-hal yang sudah dijelaskan secara menyeluruh dalam pembahasan baik tentang akad maupun pelanggaran hak cipta.

4. Skripsi dengan judul "Pay Per Click (PPC) Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES)", oleh M. Sukma Ridho Pamungkas, mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Jurusan Hukum Bisnis Syariah, tahun 2015.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2014 hingga 2015, semakin banyak yang mengkuti bisnis periklanan di blog maupun di website dengan model pendapatan komisi dihitung setiap kali klik. Pada dasarnya jual beli model apapun dibolehkan dalam Islam dan di dukung dengan nash-nash al-Qur'an dan as-Sunnah, selain itu, didalam akad terdapat kesepakatan atau kerelaan dari masing-masing pihak, obyek transaksinya bermanfaat dan ada kemaslahatan di dalamnya.

5. Tesis dengan judul "Analisis Akad Google Adsense Persfektif Hukum Islam", oleh Muhammad Bahaur Rijal, mahasiswa pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Program Studi Hukum Islam, Konsentrasi Hukum Bisnis Syari'ah, tahun 2016.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mekanisme yang terjadi di Google Adsense mencerminkan nilai-nilai dasar akad yang sudah sesuai dengan aturan hukum akad. Pemberlakuan akad secara baku bertujuan menghindari moral hazard untuk melindungi pihak yang terkait dalam bisnis online demi terwujudnya kemaslahatan dan kesejahteraan bersama. Di samping itu, adanya upaya filterisasi yang diberlakukan di Google Adsense menjukkan adanya penerapan nilai-nilai etika bisnis yang berimplikasi pada keabsahan akad.

Kesimpulan

Dari berbagai skripsi dan tesis di atas, mayoritas menyatakan bahwa bisnis Google Adsense halal selama menerapkan nilai-nilai etika bisnis terutama yang berhubungan dengan akad. Meskipun ada penelitian yang menyatakan bertentangan dengan Syari'ah, pada dasarnya penelitian tersebut dilakukan tahun 2012 dimana sistem filterisasi atau blokir iklan adsense belum sebagus sekarang.

Adanya mekanisme pemblokiran iklan tertentu oleh publisher memberikan publisher wewenang dalam menentukan iklan apa yang boleh tampil. Sehingga, iklan yang tidak layak yang mempromosikan sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran Islam bisa diblokir.


Adanya berbagai penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa cendekiawan muslim dan telah disidangkan dalam forum ilmiah ini membuat saya semakin yakin untuk menjalankan bisnis Google Adsense. Meskipun bukan mata pencarian utama, setiap rezeki yang kita peroleh akan ditanya dari mana asalnya.

Semoga kita selalu diberi rezeki yang halal dan berkah. Aamiin.

Agar Blogging Tetap Menyenangkan

December 13, 2017 4
Saat ini blog bukanlah sesuatu yang asing lagi. Bahkan blog sudah menjadi sesuatu yang bernilai tinggi. Ada banyak tutorial yang memaparkan bagaimana cara menghasilkan uang dari blog. Maka bermunculanlah para blogger baru dengan motivasi untuk menghasilkan uang. Namun ternyata menghasilkan uang dari blog tidak semudah yang dibayangkan. Penuh liku-liku dan persaingan. Sehingga muncul kalimat jargon baru, menjadi blogger tidaklah mudah dan penuh dengan perjuangan.

Sebagai seseorang yang memulai blog sebagai hobi, saya tidak setuju dengan pernyataan tersebut. Karena bagi saya blogging adalah kegiatan yang menyenangkan.

Salah satu artikel yang saya baca di blog Maniak Menulis menyebutkan, Yang Membuat Kehidupan Blogger Berat Namanya KEINGINAN.

Ketika kegiatan blogging yang semula menyenangkan sudah dimasuki dengan berbagai keinginan dan target, maka dimulailah kehidupan blogger yang berat, sulit, dan penuh rintangan.

Lalu bagaimana dengan saya sendiri? Memangnya saya tidak punya keinginan?

Sebagai manusia, saya pun punya keinginan lebih terhadap blog yang dimulai dari hobby ini. Tapi saya tidak mau keinginan tersebut menghilangkan kesenangan dan kebahagian yang diperoleh dari kegiatan blogging.

Agar Blogging Tetap Menyenangkan

Bagaimana Agar Blogging Tetap Menyenangkan?

1. Menulis Sesuatu yang Disenangi atau Minati

Ketika menulis sesuatu yang menjadi passion atau kesukaan kita, maka rasa bahagia akan muncul. Meskipun tetap ada bagian sulitnya, tapi yang namanya suka, tetap dilakukan dengan senang hati.

Karena itu pulalah, meski kadang hiatus, saya tetap akan kembali melakukan kegiatan blogging. Karena saya memang suka menulis, terutama sesuatu yang menjasi fasion saya.

Berbeda dengan menulis sesuatu yang tidak diminati maupun disukai. Bawaannya jadi sukar dan sulit. Itulah yang menyebabkan kehidupan blogging menjadi tidak menyenangkan.

2. Menulis Tanpa Ikatan Peraturan Orang Lain

Banyaknya blogger tutorial sangat membantu dalam meraih tujuan blogger, tapi juga membuat kehidupan blogger kembali tidak menyenangkan.

Dulu pertama kali bertemu blog Panduan IM, saya baca habis satu artikel tentang menghasilkan artikel agar bisa masuk dan bertahan di halaman satu Google. Penjelasannya sangat detail dan masuk akal. Maka saya pun mencoba membuat artikel berdasarkan panduan tersebut.

Akhirnya saya berhasil membuat sebuah artikel dengan judul 7 Cara Cek mutasi/Transaksi Terakhir Rekening BRI. Artikel tersebut sepertinya berhasil menduduki halaman pertama. Hasilnya memang menyenangkan. Tapi caranya tidak menyenangkan.

Menulis artikel dengan cara demikian sangat melelahkan. Saya harus melihat blog saingan, melakukan analisis dan sebagainya. Jika sedemikian ribetnya hanya untuk menghasilkan sebuah artikel di blog, sepertinya lebih baik membuat tesis saja sekalian.

Setelah itu saya kembali kepada cara menulis saya yang biasanya. Cukup menulis pengalaman yang saya alami apa adanya. Agar blogging kembali menyenangkan.

3. Menulis Tanpa Mengharap Imbalan

Imbalan bisa menjadi motivasi bisa juga menjadi beban.

Imbalan bisa berupa jumlah kunjungan yang banyak, komentar dari pembaca, atau pun penghasilan. Jika imbalan atau balasan dijadikan tujuan, maka ketika semua itu tidak tercapai, akan ada banyak keluhan. Salah satu diantaranya adalah pernyataan bahwa menjadi blogger tidaklah mudah.

Oleh karenanya ketika saya menulis, saya tidak terlalu memikirkan, berapa banyak yang akan membaca tulisan saya. Walau sebelum menulis kadang saya berpikir, tipe tulisan ini tidak akan ada yang nyari, tetap saja saya tuliskan. Karena saya memang ingin menulisnya. Namun, jika ternyata banyak yang membaca tentu saya senang.

4. Jadikan Penghasilan Sebagai Bonus

Ketika kegiatan blogging motivasinya adalah kesenangan, maka penghasilan adalah bonus yang paling menyenangkan. Itulah yang disebut sebagai hobi yang menghasilkan.

Tentu berbeda dengan blogging yang tergetnya adalah uang. Begitu ada penghasilan, wajar dong, saya sudah berusaha dengan keras.

Oleh karena itu pula pendapatan dari adsense yang sampai sekarang belum bisa setiap bulan, selalu menjadi momen yang menyenangkan buat saya. Karena bagi saya ini adalah bonus yang didatangkan dari hobi.

5. Berhenti Sejenak

Tidak ada kegiatan yang tidak menjemukan jika dilakukan terus-menerus. Bahkan makan dan tidur bisa menjadi kegiatan yang membosankan. Buktinya banyak orang yang malas makan atau suka begadang semalaman.

Hal ini juga berlaku dalam kegiatan blogging. Rasa bosan, lelah, dan lainnya kadang tetap muncul. Jika hal itu terjadi, maka yang perlu dilakukan adalah berhenti sejenak, kemudian lakukan kegiatan yang berbeda.

Untuk sesuatu yang sudah menjadi hobi, walaupun ada rasa bosan, biasanya munculnya cuma sebentar. Suatu saat kerinduan untuk blogging akan muncul lagi dan kegiatan blogging pun kembali menyenangkan.

Lalu apakah blogging yang motivasinya adalah uang adalah sesuatu yang tidak menyenangkan?

Jawabannya tidak juga. Apalagi jika tujuan bisa tercapai, tentu hal tersebut menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan sekali.

Yang menghilangkan rasa senang itu adalah jika tujuan, harapan dan keinginan tidak terpenuhi.

Lalu bagaimana supaya blogging tetap menyenangkan meskipun keinginan belum bisa diraih?

Jawabannya kembali kepada diri blogger tersebut masing-masing. Senang adalah bagian dari emosi dan perasaan setiap individu. Diri sendirilah yang memutuskan apakah akan membiarkan diri merasa sesusahan atau menikmati setiap prosesnya.

Sebagaimana artikel ini yang ditulis agar kegiatan blogging tetap menyenangkan bagi saya. Maka bisa jadi berbeda dengan diri Anda.

Cara Menampilkan Tombol Enter Pada WhatsApp

December 11, 2017 4
Sore itu adik saya yang tinggal serumah dengan saya mengirimkan pesan singkat lewat WhatsApp kepada saya. Isinya singkat sekali, "tes". Ah, apa pula yang dia lakukan?

Rupanya dia penasaran bagaimana caranya membuat paragraf atau baris baru pada pesan WhatsApp (WA). Karena saat ia menekan tombol enter, pesan justru terkirim. Bukan baris baru yang dia inginkan.

Saat dibandingkan dengan WA milik saya, mudah saja bagi saya membuat baris/paragraf baru dengan tombol enter. Apa perbedaan pada aplikasi yang kami miliki?

Pada keyboard WA miliknya, tidak terdapat tombol enter yang ada hanya kirim. Sedangkan pada keyboard WA saya terdapat tombol Enter.

Semula saya berpikir perbedaan ada pada aplikasi WA miliknya yang belum diupdate. Tapi setelah diupdate, tombol Enter tak juga muncul

Setelah diperhatikan kembali dengan seksama, ternyata perbedaannya ada di pengaturan. Untuk menampilkan tombol enter sangat mudah sekali caranya.

Cara Menampilkan Tombol Enter pada WhatsApp

Buka Aplikasi WA
Pilih menu
Pilih Setelan
Pilih Chatting


Hapus cheklis pada Enter untuk mengirim pesan.

Setelah itu silakan buka chat kepada seorang teman sebagai percobaan. Paragraf/baris baru bisa dibuat dengan menekan tombol enter. Sedangkan untuk mengirim pesan, cukup dengan menekan tombol kirim.


Demikianlah pengalaman singkat menampilkan tombol enter pada whatsapp untuk membuat paragraf atau baris baru. Semoga bermanfaat.

Pengalaman, 4 Metamorfosis Cara Beli Tiket Pesawat

December 08, 2017 4
Sudah sebelas tahun lebih sejak pertama kali saya naik pesawat pada Juni 2006. Sejak itu hampir setiap tahun saya selalu naik pesawat dengan alasan yang berbeda-beda. Kebanyakan dari perjalanan tersebut, tiket pesawat saya beli sendiri. Maka saya pun memiliki berbagai pengalaman yang berbeda dan cenderung bermetamorfosis dari awal sampai sekarang dalam masalah pembelian tiket pesawat. Perubahan ini mengiringi perkembangan teknologi, terutama internet di Indonesia.

1. Beli Tiket Pesawat di Travel Perjalanan

Tahun 2006 saat pertama kali akan kuliah ke Jakarta, maka kami harus membeli tiket pesawat ke sana. Awalnya mau minta belikan pada salah seorang kenalan Abah. Tapi tidak jadi dan kami memutuskan pergi sendiri ke travel untuk beli tiket pesawat.

Karena pengetahun dan pengalaman yang terbatas. Serta keuangan yang juga terbatas. Kami membeli tiket pesawat Banjarmasin ke Jakarta dengan harga yang paling murah, yaitu keberangkatan di pagi hari pukul 6.00. Akibatnya, pada hari keberangkatan kami harus bangun pagi-pagi sekali agar tidak ketinggalan pesawat.

Setelah pengalaman pertama tersebut, selanjutnya saya selalu membeli tiket pesawat ke travel perjalanan. Tapi harga tiket pesawat yang tidak bisa ditebak menyebabkan saya harus menghabiskan Idul Fitri satu kali di Jakarta karena tidak bisa pulang akibat mahalnya tiket pesawat.

Pengalaman, 4 Metamorfosis Cara Beli Tiket Pesawat

2. Beli Tiket Pesawat Lewat Call Center Penerbangan

Entah dari mana asalnya, saya mendapatkan info bahwa kita bisa mengecek harga tiket pesawat dengan menelpon ke Call Center maskapai penerbangan.

Demi berburu tiket murah, saya pun menelpon maskapai Lion Air hanya untuk mengetahui berapa harga tiket pesawat pada jadwal libur kuliah. Untuk menghemat pulsa, saya sengaja menelpon lewat wartel yang ada di sebelah kosan.

Jika harga tiketnya murah, maka saya pun langsung membookingnya. Adapun untuk pembayaran dan memperoleh tiket, maka saya akan mendatangi travel pada keesokan harinya dengan membawa kode booking yang sudah saya peroleh.

Selanjutnya, pembayaran dan cetak tiket pesawat saya lakukan lewat travel.

3. Beli Tiket Pesawat Online Lewat Situs Resmi Maskapai Penerbangan

Ketika sudah memiliki laptop sendiri dan mulai mengenal internet, saya pun mulai bisa membedakan situs resmi maskapai penerbangan di Indonesia.

Ada banyak situs yang menyediakan penjualan tiket pesawat. Tapi saya tidak berani coba-coba membeli tiket lewat layanan ketiga yang menyediakan berbagai tiket maskapai penerbangan. Karena banyaknya situs di internet, saya tidak tahu, mana yang valid dan mana yang mungkin penipuan.

Akhirnya, saya memilih untuk mendatangi situs resmi maskapai penerbangan langsung, seperti Lion Air, Garuda, Batavia Air, Air Asia, dan yang lainnya. Saya merasa lebih bebas dalam mencari tahu harga dan jadwal penerbangan dibandingkan saat menelpon call center.

Ketika ada yang harganya cocok, saya pun langsung melakukan booking tiket pesawat. Setelah memasukkan data penumpang dan memperoleh kode booking, saya juga memperoleh kode pembayaran.

Pembayaran tiket pesawat dapat dilakukan pada mesin ATM. Struk ATM merupakan bukti yang sah yang fungsinya sama dengan tiket. Oleh karena itu struk tersebut saya simpan dengan baik sampai waktu keberangkatan.

Beli tiket pesawat lewat situs maskapai langsung menurut saya lebih aman, tanpa ada rasa waswas atau curiga. Begitu uang ditransfer, resi ATM sudah menjadi bukti yang sah sebagai tiket. Berbeda jika harus transfer lewat pihak ketiga. Selanjutnya harus menunggu etiket dikirim dulu. Jika situsnya tidak terpercaya, salah-salah uang akan melayang.


4. Beli Tiket Pesawat Lewat Aplikasi Traveloka

Pada tahun 2014, saat akan berangkat ke Jogja salah seorang teman merekomendasikan untuk beli tiket pesawat lewat Traveloka. Selama ini saya memang sudah biasa beli tiket pesawat online, tapi belum pernah lewat situs pihak ketiga. Takut tertipu.

Tapi teman saya mengaku sudah pernah terbang dengan tiket yang dibeli lewat traveloka. Selain itu, katanya ada iklannya di TV. Maklum, saya jarang nonton TV.

Akhirnya, saya coba beli tiket di Traveloka berdasarkan rekomendasi teman saya tersebut. Dengan asumsi, jika aplikasinya jelek dan penipuan, bakalan saya tulis di blog, hehe.

Ternyata, beli tiket pesawat di Traveloka sangat musah sekali. Harga yang ditawarkan sama dengan yang ada di situs resmi maskapai penerbangan. Bahkan kadang ada diskonnya. Selain itu, cukup dengan membuka satu aplikasi, saya bisa membandingkan harga tiket pesawat dari berbagai maskapai penerbangan.

Etiket juga dikirimkan dengan cepat. Bahkan ada beberapa metode yang bisa digunakan. Termasuk chek in dengan menunjukkan layar aplikasi Traveloka.

Baca Juga Pengalaman Membeli Tiket Pesawat di Traveloka

Sejak saat itu saya pun selalu beli tiket pesawat lewat aplikasi Traveloka, walau kadang pernah juga beli lewat Paytren.

Metamorfosis Cara Beli Tiket Pesawat

Berbagai cara pembelian tiket pesawat di atas masih banyak digunakan oleh pengguna sampai saat ini. Walaupun saya agak kurang yakin dengan cara yang kedua.

Untuk saya pribadi, jika membandingkan cara pembelian tiket pesawat yang pertama dengan yang sekarang, rasanya sangat banyak perubahan. Terutama dari segi kemudahannya.

Dulu saya harus jauh-jauh pergi ke travel hanya untuk beli tiket pesawat. Saya pun harus pasrah dengan harga dan pilihan waktu yang ditawarkan saat itu. Bahkan sempat tidak pulang karena harga tiket pesawat yang mahal.

Sekarang semuanya bisa dilakukan hanya dengan menyentuh layar HP. Tidak hanya proses pemesanan tiket, tapi juga proses pembayarannya. Semakin mudah dilakukan dengan adanya internet dan mobile banking. Etiket yang diterima pun tidak harus diprint, tapi bisa ditunjukkan lewat HP saja.

Perkembangan teknologi telah membawa kemudahan kepada manusia. Salah satu diantaranya adalah semakin mudahnya pembelian tiket pesawat terbang.

Sekarang Ada SMS Notifikasi Dari Kantor Pos

December 07, 2017 0
Saya kembali melakukan belanja online. Kali ini saya ingin membeli flip case untuk Vivo Y31 yang saya miliki. Sebenarnya sempat pergi ke ponsel terdekat, tapi mereka hanya menjual soft case, sedangkan saya maunya flip case. Saya lebih suka flip case karena dapat melindungi layar smartphone dengan lebih baik.

Dari berbagai aplikasi belanja online yang saya miliki akhirnya saya memutuskan untuk kembali di Buka Lapak. Saya sengaja memilih salah satu toko online yang menyediakan fasilitas pengiriman dengan Kantor Pos.


Seperti pernah saya sebutkan sebelumnya, sampai saat ini, kantor pos merupakan layanan pengiriman paket yang paling saya sukai. Selain biaya pengirimannya yang lebih murah, barang juga cepat sampai ke rumah. Pak pos pun sudah hapal dengan rumah kami, jadi tidak perlu telepon untuk memastikan alamat.

Setelah sudah fix dengan barang yang ingin saya beli, saya pun langsung melakukan chekout dan pembayaran lewat BNI mobile banking. Adanya nomor virtual account menyebabkan pembayaran langsung otomatis terverifikasi.

Pada sore hari saya mendapatkan sebuah SMS. SMS tersebut ternyata adalah SMS notifikasi dari Kantor Pos yang mengabarkan perihal barang yang saya beli online.

Dalam SMS disebutkan nama pengirim serta nomor resi barang. Juga dicantumkan alamat situs pos indonesia untuk melakukan pengecekan status pengiriman barang.

Sekarang Ada SMS Notifikasi Dari Kantor Pos

Untuk memperoleh SMS notifikasi, tentu saja pengirim harus mencantumkan nomor HP penerima barang saat melakukan pengiriman di Kantor Pos.

Ini adalah sebuah kemajuan yang bagus dari PT Pos Indonesia. Tanpa hal ini saja saya sudah senang melakukan pengiriman lewat kantor pos. Apalagi ditambah dengan fasilitas SMS notifikasi tentang status pengiriman barang.

Semoga layanan pengiriman barang di Indonesia bisa terus meningkatkan pelayanannya. Bukan hanya PT Pos Indonesia, tapi juga layanan ekspedisi lainnya.

Cara Memblokir Iklan Sensitif dan Agama Lain di Google Adsense

December 06, 2017 2
Ada berbagai alasan seorang publisher adsense untuk memblokir iklan tertentu. Diantaranya adalah untuk mencekal iklan dengan CPC rendah, dengan harapan BPK bisa meningkat. Saya sendiri juga melakukan pemblokiran untuk beberapa iklan tertentu dengan alasan yang berbeda.

Pada saat saya mulai memutuskan untuk mengoptimalkan pendapatan adsense, sebuah pertanyaan muncul di benak saya.

Halalkah bisnis periklanan online seperti google adsense?

Saat menelusuri di internet ada pendapat yang menyatakan bahwa bisnis periklanan online hukumnya halal selama publisher bisa mengendalikan jenis iklan yang tampil. Dengan kata lain iklan yang tidak sesuai bisa diblokir. Alhamdulillah, pada Google Adsense, publisher bisa memblokir iklan yang tidak diinginkan.

Ada dua kategori iklan yang saya blokir yaitu iklan sensitif dan iklan agama lain. Bukannya bermaksud SARA, saya tidak ingin menghina agama lain, tapi saya juga tidak akan mempromosikan agama lain.

Cara Memblokir Iklan Sensitif di Google Adsense

Masuk ke beranda google adsense
Pilih Allow & block ads
Pilih Content
Pilih All my sites
Pilih Kategori sensitif
Blokir pilihan Game Casino Sosial

Cara Memblokir Iklan Sensitif di Google Adsense

Yang termasuk iklan sensitif diantaranya adalah casino dan perjudian. Semuanya saya blokir. Adapun untuk alat kontrasespsi masih saya biarkan, karena pemakaian kontrasepsi untuk mengatur jarak kehamilan tidaklah dilarang.

Cara Memblokir Iklan Agama Lain di Google Adsense

Beberapa publisher adsense mungkin tidak menyadari akan keberadaan iklan ini, karena memang jarang tampil. Tapi karena saya mengetahui adanya iklan ini, maka lebih baik saya blokir lebih dulu. Berhubung saya adalah muslimah maka iklan agama dan kepercayaan lain selain Islam saya blokir. Termasuk di dalamnya iklan tentang horoskop dan ramalan.

Langkahnya seperti cara di atas.
Masih pada laman All my sites.
Pilih Kategori Umum
Pilih Keluarga dan Komunitas


Pilih Iman dan Kepercayaan
Silakan blokir semua iklan yang tidak sesuai dengan kepercayaan Anda.

Cara Memblokir Iklan Agama Lain di Google Adsense

Saya tidak tahu apakah iklan yang saya blokir ber CPC rendah atau tinggi. Tapi bagi saya ini adalah pilihan pribadi. Selain iklan sensitif dan agama lain, beberapa iklan yang tidak sesuai hati nurani juga saya blokir. Caranya dengan memasukkan URL iklan pada pilihan URL pengiklan.

Demikianlah cara memblokir iklan sensitif dan agama lain di Google Adsense. Semoga kita diberi rezeki yang halal dan berkah.

Hore, Pageview Maringenet Tembus Angka 10.000!

December 05, 2017 9
Hari ini saya mau narsis dulu karena sedang senang. Pageview Maringenet pertama kalinya tembus di angka 10.000 pada hari ini.

Mungkin bagi blog yang pageviewnya sudah puluhan bahkan ratusan ribu, 10.000 adalah angka yang biasa-biasa saja. Tapi bagi saya yang pengetahuan SEO nya cuma ala kadarnya, angka tersebut cukup menggembirakan.

Beberapa tahun yang lalu, saat pageview blog ini masih bernilai ratusan dan pageview blog adik saya sudah mendapat angka tersebut, saya sampai heran sendiri. Kok bisa ya, pageview blog mencapai 10.000 setiap harinya. Itu manusia semua?

Tapi setelah saya mengenal blog-blog besar seperti Juragan Cipir dan yang lainnya, ternyata hal tersebut sangat mungkin sekali. Bahkan pageviewnya mencapai puluhan ribu dan mungkin ratusan ribu.

Maringenet sebagai blog yang temanya masih banyak campurannya, walaupun fokusnya ke teknologi dan internet, tidak ada apa-apanya dibandingkan banyak blog lain yang bertebaran di Google. Tapi bagi saya, blog ini istimewa karena adminnya adalah saya sendiri dan isinya adalah tulisan pribadi.

Hore, Pageview Maringenet Tembus Angka 10.000!

Meningkatnya pageview blog tidak terlepas dari meningkatnya pengguna internet di Indonesia. Semakin banyak yang melek internet, maka semakin banyak juga pembaca blog.

Dalam artikel ini saya ingin mengucapkan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak atas pencapaian Maringenet selama ini.

1. Pertama kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan kemampuan dan kesenangan kepada saya untuk menulis. Semoga apa yang saya tulis bisa mendatangkan manfaat kepada siapapun yang membacanya.

2. Berikutnya kepada kedua orang tua saya yang tidak pernah melarang hobi saya untuk lama berkutat di depan laptop dan internet. Kata Abah, yang penting shalat dan mengaji tidak ketinggalan.

3. Untuk adik saya Uswatun Hasanah Ast, sesama blogger yang kadang jadi rekan atau saingan dalam hal blogging. Ada teman yang bisa diajak diskusi langsung tentang blog itu menyenangkan.

4. Buat Google yang telah menyediakan platform blogspot gratis. Dengan adanya blogspot saya bebas menuangkan berbagai isi pikiran saya dan di sinilah Maringenet berada.

5. Buat Mba Arlina yang mungkin tidak kenal saya, tapi template gratisnya saya gunakan sampai sekarang. Saya sangat suka dengan template Minima ini, sempat mau diganti tapi tak jadi karena sudah betah. Bahkan mau ganti premium masih ogah karena judulnya nanti tetap harus ganti template.

6. Untuk provider Three dengan layanan internetnya. Meskipun Three kadang suka lelet, tapi inilah jaringan internet yang biasanya saya gunakan untuk blogging. Terutama beberapa tahun terakhir.

7. Untuk seluruh pembaca di manapun berada. Biar bagaimanapun kalian menjadi motivasi terbesar saya untuk terus menulis.

Angka sepuluh ribu bukanlah puncak. Ia hanya merupakan salah satu anak tangga yang harus saya lewati. Lagi pula saya baru meraihnya hari ini. Perjalanan blogging masih panjang dan penuh dengan liku-liku. Dari pada terlalu sering tengok kiri kanan, lebih baik terus menulis dan melaju.

Keep writing and happpy blogging!