Tampilan Baru Iklan Tautan Adsense

March 20, 2019 1
Hari ini saya baru memperhatikan ada yang baru pada tampilan iklan yang muncul di laman artikel blog ini. Rupanya tampilan baru tersebut ada pada tampilan iklan tautan.

Saya sendiri tidak pernah melakukan perubahan pada tampilan unit iklan tautan. Mungkin karena saya terlalu malas untuk melakukan modifikasi. Format yang saya gunakan adalah format default yang berwarna biru.

Meskipun saya tidak melakukan perubahan apapun. Tapi Google selalu melakukan perubahan. Diantaranya adalah tampilan unit iklan tautan yang sekarang berbentuk seperti ini.


Ini bukanlah pertama kalinya Google melakukan perubahan pada tampilan unit iklan tautan. Dulu juga pernah ada modifikasi yang menampilkan warna gradasi. Salah satu teman blogger pernah memperlihatkannya dalam grup.

Maka jika sekarang muncul tampilan baru lagi, ini bukanlah sesuatu yang aneh. Segalal sesuatu pasti pengalami perubahan. Yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri.

Perubahan tampilan iklan tautan Adsense ini hanyalah salah satu jenis perubahan yang dilakukan Google. Ada perubahan lain yang dilakukan dan banyak menarik perhatian seperti perubahan alogaritma yang menyebabkan posisi berbagai situs jungkir balik, ada yang naik dan ada yang turun.

Saya sebagai seorang blogger dan publisher adsense hanya bisa berharap bahwa perubahan ini juga akan membawa kebaikan kepada saya. Selain itu, saya pun berus

Pesan Siaran di WhatsApp, Menyebalkan!

March 11, 2019 4
Saat ini mengirim pesan semudah menggerakkan jari di atas layar. Kurang dari satu detik, pesan yang begitu panjang bisa dikirimkan ke banyak orang. Demikianlah kemudahan teknologi.

Dulu, saat BBM pertama kali hadir dan mewarnai komunikasi di Indonesia, saya bukan merupakan penggunanya. Agak terlambat bagi saya menggunakan BBM hanya pada saat-saat terakhirnya hingga kini pengguna di Indonesia lebih banyak menggunakan WhatsApp.

WhatsApp (WA) memberikan banyak kemudahan untuk pengguna. Seiring berjalannya waktu update terus dilakukan hingga pengguna bisa melakukan banyak hal lewat WA. Tidak hanya mengirim pesan teks, tapi juga bisa mengirim pean suara, menelpon, video call, mengirim file, update status dan berkomunikasi dalam grup.

Ketika ada informasi yang ingin dibagi, pengguna begitu mudahnya meneruskan kepada orang lain. Baik itu lewat pesan pribadi atau pun lewat grup. Penyebaran informasi terbanyak biasanya lewat grup. Karena di grup, kita bisa berbagi informasi ke banyak orang sekaligus meskipun kita tidak kenal dengan orang tersebut. Yang penting, masih berada dalam grup yang sama.

Untuk menghindari share informasi yang tidak penting dan tidak relevan dalam sebuah grup WA, biasanya setiap grup memiliki aturan masing-masing. Orang yang suka melanggar aturan bisa dibisukan atau ditendang dari grup. Beberapa grup yang lain menyetel pengaturan grup sehingga hanya admin yang bisa mengirimkan pesan.


Beberapa orang tertentu memilih untuk membisukan grup jika tidak mau mendengar bunyi notifikasii setiap saat. Beberapa yang lain memilih untuk keluar dari grup apabila merasa keberadaannya dalam grup tersebut tidak penting.

Untuk sebagian besar orang, fungsi WA sudah hampir menggantikan fungsi SMS. Saya lebih sering menerima pesan pribadi lewat WA daripada SMS. Hampir semua SMS yang saya terima berasal dari operator. Pesan pribadi lainnya malah SMS penipuan.

Oleh karenanya, selain pesan di grup, tentunya saya berharap chat pribadi yang saya terima WA adalah sesuatu yang memang penting. Atau setidaknya sapaan dari teman yang jauh juga saya anggap penting.

Kenyataannya, kadang saya masih menerima pesan pribadi yang hanya berupa informasi yang diteruskan. Ada yang mengiklankan ingin jualan, ada juga sekedar berbagi informasi keagamaan.

Seandainya pesan tersebut dikirim ke dalam grup, biasanya saya hanya akan melewatinya saja. Saya tidak terlalu mempedulikan orang yang sering mengirim pesan terusan di grup. Tapi ketika dikirim secara pribadi lewat pesan siaran, rasanya menyebalkan sekali.

Saat ada seseorang yang mengirimkan pesan siaran lebih dari tiga kali kepada saya, apalagi dari orang yang tidak begitu saya kenal meskipun nomornya tersimpan di HP. Maka tidak segan-segan saya akan memblokirnya.

Saat ini, menurut saya bukan saatnya lagi mengirim pesan siaran ke banyak orang seperti zaman BBM dulu. Tidak ada orang yang suka menerima pesan siaran secara pribadi. Apalagi jika sering dilakukan. Jika memang ingin berbagi, bagikanlah ke grup yang relevan.

Berhubung saya tidak suka menerima pesan siaran, maka saya pun menasehati diri saya sendiri untuk tidak melakukannya. Karena bisa jadi orang yang menerimanya memiliki perasaan yang sama seperti saya. Begaimana dengan Anda?

Pengalaman Beli Tiket Bioskop Online di Traveloka, Dapat Diskon Rp 30.000

March 04, 2019 2
Beberapa bulan terakhir saya terbiasa beli tiket bioskop online lewat Go-Tix di Go-Jek. Mungkin karena metode pembayarannya yang mudah, bisa pakai Go-Pay. Adapun untuk isi saldo Go-Pay, bisa dilakukan dengan Mobile Banking BNI Syariah. Semua bisa dilakukan hanya dengan menyentuh layar smartphone.

Kakak saya bercerita bahwa mereka baru saja nonton film Alita di bioskop. Berdasarkan keterangan mereka, filmnya seru untuk ditonton. Salah satu teman di Facebook juga update status yang menyatakan dia menonton Alita lebih dari satu kali. Seorang teman di kantor pun mengatakn bahwa film ini tidak kalah dengan Titanic dan Avatar. Terkesan berlebihan, tapi membuat penasaran.

Saya pun tergoda dan memutuskan untuk menonton film ini juga. Meski sebelumnya seriang pake Go-Tix, kali ini saya ingin mencoba beli dengan aplikasi Traveloka. Salah satu teman saya mengatakan bahwa salah satu cara pembayarannya bisa dengan metode transfer. Selain itu sedang ada diskon sebesar 50% sampai dengan Rp 30.000. Kesempatan yang sayang untuk dilewatkan.

Cara Beli Tiket Bioskop Online di Traveloka

Adapun untuk membeli tiket bioskop lewat aplikasi Traveloka caranya sangat mudah. Bagi yang belum punya, silakan download dulu di Play Store.

Langkah membeli tiket bisokop yaitu sebagai berikut:

Buka aplikasi Traveloka.
Pilih Bioskop
Pilih Kota dan pilih Bioskop
Pilih film yang ingin ditonton
Pilih Tanggal sesuai keinginan


Pilih Jam Tayang
Klik Pilih Kursi
(terdapat tambahan biaya administasi Rp 5.000 untuk setiap kursinya)

Pilih tempat duduk yang masih kosong.
Di sini saya memilih dua tempat duduk di bagian tengah, karena saya memang suka duduk di tengah.
Di bagian bawah akan tampil harga yang harus di bayar.
Klik Lanjutkan


Pilih Metode Pembayaran
Pilih ATM

Gunakan Kupon jika ada (karena sedang ada promo saya menggunakan kupon dan memperoleh diskon Rp 30.000. Kupon promo hanya ada pada waktu-waktu tertentu)

Klik Bayar dengan ATM


Layar akan menampilkan nomor virtual account dan jumlah yang harus dibayar.
Proses pembayaran bisa menggunakan layanan m-banking, SMS banking atau ATM.
Masukkan nomor rekening sesuai angka yang tertera begitupun jumlah pembayarannya.
Jika beda bank, ada biaya administrasi sebesar Rp 6500-7500

Perlu diketahui, proses pembayaran harga tiket bioskop harus diselesaikan dalam waktu 12 menit. Oleh karena itu saya menyarankan untuk menggunakan aplikasi SMS banking atau mobile banking. Saya pribadi menggunakan BNI Syariah mobile banking untuk proses pembayaran yang cepat. Selain itu nomor rekening tujuan memang menggunakan bank BNI.

Cara Bayar Lewat BNI Syariah Mobile Banking

Buka Aplikasi BNI Mobile Banking
Masukkan User ID dan MPIN
Klik Login
Pilih Pembayaran
Pilih Virtual Account
Masukkan Nomor VA dari Traveloka
Klik Lanjutkan
Layar Akan Menampilkan rincian pembayaran.
Jika memang benar, masukkan password transaksi
Klik Lanjutkan.
Pembayaran Berhasil.


Tidak berapa lama, muncul notivikasi dari Traveloka yang menyatakan pembayaran telah berhasil. Saya pun segera memperoleh rincian booking yang bisa digunakan untuk mengambil tiket di bioskop.

Saat mencoba melakukan pembayaran dengan BNI mobile banking, saya sempat mendapat pesan error yang menyatakan bahwa nomor pesanan tidak ditemukan. Namun begitu saya mencoba sekali lagi, muncul rincian pembayaran sesuai di Traveloka. Mungkin pesan error di awal hanya karena ada sedikit kesalahan teknis. Setelah itu, tidak ada masalah, pembayaran bisa dilakukan dan pembelian tiket berhasil.

Setelah sering melihat ada promo diskon tiket bioskop di Traveloka, akhirnya kali ini saya bisa ikut menikmatinya. Saya pun berharap akan ada diskon lagi ketika Captain Marvel tayang di bioskop. Happy Watching.

Youtuber Wanita Ini, Subscribernya Bertambah Setiap Detik

February 25, 2019 13
Bagi seorang Youtuber, subscriber memang sangat penting. Salah satu syarat agar monetisasi Youtube diterima adalah jumlah subscriber minimal 1000. Selain itu jumlah subscriber juga mempengaruhi berapa banyak orang yang akan menonton video yang diupload. Jumlah subscriber juga menggambarkan popularitas suatu channel youtube.

Meskipun bukan Youtuber, saya sama seperti orang lain yang suka menonton video di Youtube. Saat tidak tahu harus menonton apa, biasanya saya hanya melihat-lihat beranda serta melihat trending video saat ini.

Saat sedang melihat-lihat, saya pun sampai pada salah satu video Ria Ricis. Judul videonya adalah "Detik-detik 10 Juta Subscriber Perempuan Satu-satunya. Ga Bisa Berenti Nangis."

Video tersebut dikemas dengan cukup sederhana hanya dengan menggunakan kamera Hp karena waktu itu ia sedang sendirian. Di tangannya ia memegang laptop yang layarnya memperlihatkan jumlah subscriber yang terus bertambah setiap detiknya. Akhirnya ia pun menjadi wanita Asia Tenggara pertama dengan jumlah subscriber mencapai 10 Juta.

Para netizen pun rame membicarakan video tersebut dan pencapaiannya sebagai seorang Youtuber. Berita terbaru yang saya baca, Ria Ricis malah berencana untuk vacum sementara setelah subscribernya justru mencapai 10 juta. Tapi bukan itu yang ingin saya bicarakan di sini.

Sesuai judul di atas, saya ingin fokus pada fakta bahwa jumlah subscriber channel RicisOfficial terus bertambah setiap detiknya. Saat menonton video detik-detik 10 Juta Subscriber, yang muncul dipikiran saya adalah sedikit rasa ragu. Masa ia layar laptop yang dipegangnya itu menunjukkan jumlah subscriber yang terus bertambah. Angka yang tampil terus bergerak dan tidak diam.

Hal ini jauh sekali jika dibandingkan dengan Youtuber amatir seperti saya yang meski dikasih waktu 1 tahun, masih belum bisa mengumpulkan 1000 subs. Apalagi subs yang bertambah setiap detiknya.

Saat menonton video Detik-detik 10 Juta tersebut, saya memperhatikan jumlah subs channel yang tiga digit akhirnya menunjukkan angka 030. Setelah selesai menonton video, saya klik link channel untuk mengunjungi langsung ke channel tersebut. Sekali lagi saya perhatikan tiga angka terakhir telah berubah menjadi 390.

Dengan kata lain, sewaktu saya menonton video singkat tersebut jumlah subs telah bertambah lebih dari 300. Maka bukanlah kebohongan jika jumlah subscriber channel ini bertambah setiap detiknya. Hal ini juga menjadi salah satu jalan yang mengantarkan Ria Ricis dengan 10 Juta Subscribernya.

Tapi tentu saja, perjalanan untuk meraih jumlah subs seperti itu tidaklah mudah. Saya mengapresiasi berbagai usaha yang telah ditempuh Youtuber ini. Adapun saya cukup sebagai penonton saja. Satu hal yang bisa saya lakukan hanya menuliskannya di blog ini. Selamat untuk pencapaiannya.

Aplikasi Webtoon Versi Terbaru, Tidak Bisa Screenshoot?

February 20, 2019 4
Webtoon adalah aplikasi baca komik yang cukup saya sukai. Kelebihannya dibandingkan dengan situs baca komik lainnya adalah Webtoon juga menampilkan komik-komik karya anak bangsa yang tidak kalah bagusnya jika dibandingkan dengan komik karya negara lain.

Beberapa komik favorit saya diantaranya : 7 Wonders, Eggnoid, Flawless, dan We Are Pharmacists. Jangan tertipu dengan judulnya, komik-komik tersebut semuanya berbahasa Indonesia.

Seperti biasa, pada Rabu pagi yang saya baca biasanya adalah Flawless. Setelah selesai membaca komiknya, biasanya saya juga membaca komentarnya untuk melihat tanggapan para pembaca lainnya. Ada beberapa komentar yang menjadi komentar terbaik.

Salah satu komentar terbaik kali ini berbunyi : "Beruntung banget, baru bukak udah di kasih wallpaper elios, untung ver Webtoon ku masih ver lama :v"

Saya pun jadi bertanya-tanya. Memangnya ada apa dengan webtoon versi terbaru. Tapi ketika gambar Elios (tokoh utama dalam cerita Flawlees) disinggung, pikiran saya langsung menuju ke screenshoot.

Ternyata benar saja. Dari beberapa komentar lain yang saya baca, rupanya webtoon versi terbaru tidak bisa discreenshoot atau dicapture. Padahal selama ini banyak pembaca yang suka mengambil SS (Screenshoot) gambar yang bagus untuk dijadikan wallpaper maupun untuk update status.

Saya pun mencoba melakukan ss pada layar webtoon saya. Bukannya memperoleh gambar SS, malah muncul peringatan: " Tidak dapat mengambil tangkapan layar. Foto layar gagal, mungkin ruang penyimpanan tidak cukup, atau aplikasi ini atau unit Anda tidak mengizinkannya."

Saya yakin sekali bahwa ruang penyimpanan Hp masih tersedia. Sesuai yang dikatakan oleh pembaca lainnya, Webtoon versi terbaru tidak bisa discreenshoot. Kebetulan punya saya memang versi terbaru karena saya cukup rajin untuk mengupdate berbagai aplikasi yang ada di android saya.

Lalu apakah kita benar-benar berada di jalan buntu untuk masalah screenshoot layar webtoon?

Sebenarnya tidak juga. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk memperoleh gambar dari webtoon tersebut.

1. Minta SS dari teman yang masih menggunakan webtoon versi lama.

Jika memiliki teman yang juga penggemar Webtoon. Dan kebetulan dia masih menggunakan webtoon versi lama. Silakan menita tolong dengannya untuk SS gambar yang diinginkan. Kemudian minta kirimkan lewat WA.

Tapi tentu saja cara ini bukan yang paling efektif. Karena kita memerlukan bantuan orang lain dan tidak bisa langsung dikerjakan sendiri.

2. Buka Webtoon lewat Browser (Chrome atau Mozilla, dll)

Meskipun sudah tersedia aplikasi Webtoon, Webtoon tetap bisa dibuka lewat browser seperti Google Chrome, Mozilla atau lainnya. Saya sendiri lebih suka pake Chrome.

Kunjungi situs Webtoon di https://m.webtoons.com/id/
Anda bisa membaca komik sepuasnya di sana sama seperti di aplikasi Webtoon. Dan pastinya, gambar di sini bisa discreenshoot sesuka hati.

Versi Webtoon yang terbaru bukanlah penghalang dari koleksi gambar-gambar bagus dari Webtoon. Meskipun saya juga tidak terlalu sering melakukan SS. Setidaknya saya tidak mempermasalahkan versi terbaru yang mencegas SS. Siapa tahu jika diperbaharui lagi, SS dapat dilakukan dengan mudah.

Daripada mikirin SS, saya lebih senang bisa membaca komik bagus setiap hari. Semoga para Author selalu diberi kesehatan sehingga bisa menghasilkan karya terbaik setiap pekannya.

Blog Juragan Cipir Sudah Mulai Aktif Lagi

February 11, 2019 6
Setelah puyeng dengan tugas ketikan yang tidak kelar, saya berkunjung ke blog Maniak Menulis. Artikel baru di sana membahas salah satu tulisan tamu yang ada di blog Juragan Cipir. Setelah menyelesaikan membaca artikel tersebut saya pun langsung meluncur ke artikel yang dibahas. Artikel tersebut ditulis oleh salah satu teman blogger saya yang merupakan Admin blog Asik Pedia.

Tapi kali ini saya saya tidak berencana untuk membahas artikel tersebut. Yang ingin saya ungkapkan adalah fakta bahwa blog Juragan Cipir sudah mulai aktif kembali.

Blog Juragan Cipir merupakan blog yang dikelola oleh Mba Indri Lidiawati. Sebelumnya, blog ini sempat vakum sekala 3 tahun. Tidak ada artikel terbaru selama rentang waktu tersebut. Mba Indri pun tidak muncul di dunia maya pada kurun waktu tersebut. Baru-baru ini saja mulai muncul lagi di grup IAPD, ketika Google plus akan ditutup sebentar lagi.

Dulu, saya suka sekali berkunjung ke blog Juragan Cipir. Mungkin karena tulisan mba Indri itu ringan dan enak dibaca. Meskipun artikel yang ditulisnya singkat, namun cukup mengena. Setelah selesai membaca satu artikel, biasanya akan berlanjut dengan membaca artikel lainnya. Blog ini juga menjadi sumber inspirasi agar saya rajin menulis.

Semenjak Mba Indri menghilang dari dunia maya dan tidak ada tulisan baru di blog tersebut, saya pun jarang berrkunjung ke sana. Meski begitu, blog yang sempat vakum tersebut masih banyak dikunjungi pembaca setiap harinya. Meski tidak sebanyak saat blog ini masih aktif, Alexa blog ini masih bagus.

Sekarang Mba Indri telah kembali ke dunia blogging. Artikel baru pun akan mulai diterbitkan di Jurangan Cipir. Beberapa artikel adalah tulisan dari Mba Indri sendiri. Adapun artikel lainnya adalah artikel kiriman dari pembaca, seperti artikel yang saya bahas di awal.

Dengan mulai bertambahnya artikel baru di Juragan Cipir, saya pun akan mulai rajin berkunjung ke sana. Sekarang daftar blog yang akan rutin saya kunjungi bertambah satu lagi.

IAPD Migrasi dari Google Plus ke Facebook

February 07, 2019 8
Setiap kali membuka Google Plus, kini ada pemberitahuan di bagian atas bahwa layanan Google Plus akan dihentikan mulai tanggal 2 April 2019. Pemberhentian google plus tersebut akan berpengaruh terhadap banyak hal, salah satunya adalah komunitas Google Plus.

IAPD adalah salah satu komunitas Google Plus yang saya ikuti. IAPD merupakan singkatan dari Indonesian Adsense Publisher Discussion. Sesuai namanya, IAPD adalah grup diskusi yang berisi para penayang Google Adsense. Di dalam grup ini, tidak hanya masalah adsense yang dibahas, tapi juga seputar blog dan Youtube. Selain itu grup ini menjadi wadah silaturrahmi bagi sesama anggotanya.

IAPD didirikan oleh Mba Indri Lidiawati yang merupakan admin dari blog Juragan Cipir. Anggota blog Juragan Cipir adalah orang-orang yang pertama kali tergabung dalam IAPD. Selanjutnya anggota IAPD terus bertambah hingga lebih dari seratus ribu anggota. Sedangkan Mba Indri selaku owner dari komunitas ini menghilang dari dunia blogging selama 3 tahun terakhir.

Saat mendekati masa-masa penutupan Google Plus, para anggota IAPD pun berusaha mencari wadah pengganti agar grup diskusi ini tidak mati. Banyak anggota yang telah merasakan manfaat adanya komunitas ini. Saya yang hanya menjadi anggota pasif pun banyak mendapatkan manfaat dengan membaca isi diskusi di dalam forum. Oleh karenanya, sangat disayangkan jika tidak ada forum pengganti.

Dari berbagai usulan, akhirnya disepakati bahwa IAPD akan bermigrasi dari Google Plus ke Facebook. Hal ini pun telah disetujui oleh Mba Indri yang sekarang sudah mulai kelihatan lagi di forum diskusi. Silakan kunjungi link berikut grup IAPD yang baru di Facebook.

Proses migrasi dari Google Plus ke Facebook tentunya memakan waktu yang tidak sedikit. Tapi saya berharap forum ini tetap rame seperti biasanya dan memberikan pencerahan pada para anggotanya.

Penghentian layanan Google Plus memang tidak bisa dibatalkan. Tapi bukan berarti kita berada di jalan buntu. Masih ada layanan lain yang bisa digunakan untuk wadah diskusi dan silaturrahmi. Oleh karenanya, happy blogging.

Contact Form

Name

Email *

Message *