Cara Cepat Memotong Gambar di Microsoft Word

Semenjak adik saya lulus jadi CPNS dan pindah ke kabupaten lain, sekarang adik sepupu saya yang menjaga toko fotokopian. Saya hanya membantu selama bulan puasa kemarin.

Sebagai mahasiswa yang duduk di semester dua, tentu dia tidak asing dengan yang namanya laptop. Walaupun tidak secepat adik saya dalam urusan mengetik setidaknya dia bisa melayani pelanggan dengan baik.

Berhubung saya punya pekerjaan sendiri sebagai guru, kadang-kadang saja saya menjenguknya di toko. Padahal tempatnya bersebelahan dengan rumah saya.

Suatu sore saya melihatnya sedang memprint gambar KTP di aplikasi microsoft word. Yang saya heran, kenapa dia tidak memotong bagian berwarna hitam lebar di samping gambar KTP tersebut. Selain mengganggu pemandangan, menurut saya buang-buang tinta saja.

Rupanya, berhubung sudah sore dan dia sedang buru-buru, jadi tidak sempat untuk membuang bagian gambar yang tidak penting tersebut. Apalagi gambar yang harus diedit ada beberapa. Selama ini, ketika waktu longgar biasanya gambarnya ia edit sebelum diprint.

Saya pun bertanya bagaimana cara dia memotong gambar selama ini, sehingga seperti perlu waktu yang lebih banyak.

Ternyata gambar tersebut dia pindahkan dulu ke HP, kemudian dia potong, baru dipindahkan kembali ke laptop. Kemudian baru dimasukkan ke microsoft word. Pantas saja benar-benar repot.

Memang saya akui, pemuda saat ini lebih banyak yang pandai menggunakan HP ketimbang laptop. Termasuk perkara sederhana seperti memotong gambar. Karena mereka sudah memegang HP semenjak kecil, jadinya lebih mahir.

Saya pun mengajarkannya cara mudah dan cepat memotong gambar di microsoft word supaya pekerjaannya menjadi lebih mudah.

Cara Memotong (Crop) Gambar di Microsoft Word


Buka aplikasi microsoft word
Cari gambar yang ingin dipotong
Copy dan paste gambar di dokumen microsoft word
Klik gambar, sehingga muncul kata Format di bagian menu atas
Klik Format
Pilih Crop
Geser garis di tepi gambar menggunakan kursor untuk memotong gambar.

Potongan bisa dilakukan pada tepi atas, bawah, kiri, dan kanan.
Klik enter setelah selesai.
Gambar sudah berhasil dipotong

Jika potongan dirasa kurang sesuai, silakan klik undo atau crtl+Z untuk mengembalikan ke bentuk semula. Kemudian ulangi langkah di atas sampai hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

Gambar di atas diambil dengan aplikasi microsoft word 2013, namun cara ini juga bisa digunakan pada microsoft word tipe lainnya.

Memotong gambar di microsoft word adalah langkah yang sangat mudah. Cukup waktu satu menit untuk satu gambar. Apalagi jika gambar tersebut memang mau diprint menggunakan microsoft word.

Selain potongan berbentuk persegi atau persegi panjang, kita juga bisa melakukan berbagai potongan lain dengan aplikasi microsoft word. Mungkin akan saya tulis di kesempatan lain. Semoga bermanfaat.

Cara Vote LIDA 2021 di Shopee

Kemarin saya santai sambil scrooling beranda Facebook. Kemudian saya nemu video yang dibagikan oleh dinas pariwisata Kotabaru berisi video Ratna LIDA 2021 yang menyanyikan lagu dengan judul Legend of Borneo. Lagu dan videonya bagus, mungkin karena saya orang Kalsel juga, makanya tertarik.

Berhubung penasaran, saya pun mencari video Ratna LIDA 2021 lainnya di Youtube. Meski saya bukan penggemar dangdut, saya juga ngga benci dangdut. Apalagi Ratna juga membawakannya dengan cukup bagus.

Berhubung LIDA adalah sebuah kontes, tentu ada anjuran untuk voting. Jujur saya ngga pernah ikut voting acara sejenis dari dulu. Saya memilih menggunakan pulsa untuk hal lain. Ternyata untuk LIDA 2021 bisa melakukan voting secara gratis melalui aplikasi Shopee. Berhubung saya juga penggunak Shopee, saya jadi penasaran untuk mencobanya. Mungkin juga karena Ratna dari Kalsel

Cara Vote LIDA 2021 di Shopee


Download dan instal aplikasi Shopee bagi yang belum punya
Silakan daftar dan login, paling mudah pakai Facebook.
Pada kolom pencarian ketik LIDA 2021
Pilih Vote Duta Favorit LIDA 2021
Klik Grup Untuk Vote
Vote Duta Favorit kamu

Setiap harinya ada 10 token yang bisa digunakan untuk memilih dalam satu grup. Untuk mendapatkan 5 token tambahan, silakan bagikan hasil vote kamu.

Sebenarnya saya ingin memilih Ratna dari Kalsel. Sayangnya ketika saya buka aplikasi Shopee, voting untuk grup 2 dalam top 12 sudah selesai. Saya doakan saja semoga Ratna lolos ke tahap selanjutnya.

Cara Login Gojek Di Perangkat Baru

Saya baru saja menginstal aplikasi Gojek di HP suami. Selama ini memang hanya Gojek memang hanya terinstal di HP saya. Kadang pas HP nya sedang saya pakai dia malah minta saya nyari gofood. Biar ngga ribet, saya instal saja aplikasi Gojek di HP nya.


Meski beda HP, namun sengaja login nya pake akun saya saja. Jadi saldonya bisa dipakai sekalian. Ngga perlu pake saldo terpisah. Toh uang milik bersama.

Cara Login Gojek di Perangkat Baru

Untuk login ke Gojek cukup dengan memasukkan nomor HP. Kemudian ada panggilan telpon masuk. Awalnya saya pikir itu adalah pemberitahuan kode OTP. Makanya panggilan telpon tersebut langsung saya angkat. Ternyata itu adalah panggilan miss call untuk verifikasi dan tidak perlu diangkat.

Karena awalnya gagal, maka kami sekali lagi mencoba login menggunakan nomor telpon. Kali ini, ketika ada panggilan masuk, saya biarkan saja sampai beehenti. Setelah suara panggilan mati, ada SMS yang masuk berupa link verifikasi.

Berhubung SMS nya masuk ke HP saya, saya pun meneruskannya ke HP suami supaya link nya bisa diklik. Setelah link diklik, maka proses login berhasil dan akun gojek sudah bisa digunakan sebagaimana biasa.

Login Pake Miss Call

Baru kali ini saya mengetahui adanya cara login menggunakan miss call. Cara paling umum selama ini adalah dengan menggunakan OTP.

Saya jadi ngebayangin, jika ada telpon masuk, terus pas diangkat ngga ada yang jawab, mungkinkah ada yang sedang login menggunakan nomor kita dengan metode misscall.

Jika melihat metode misscall nya saja, cara oni terkesan terlalu mudah. Untuk bisa login, hanya perlu misscall ke nomor yang digunakan, tak perlu diangkat pula. Padahal nomornya berada di HP lain. Jika metodenya berhenti sampai di sini saja, betapa mudahnya untuk mencuri akun orang lain. Untungnya tetap ada SMS dan link yang harus diklik untuk proses verifikasi login. Dengan begitu, pemilik nomor yang tidak sah tidak akan bisa login ke nomor milik orang lain. sembarangan.

Satu Akun Gojek Untuk Satu Perangkat

Saya mencoba membuka Gojek di HP saya, saya malah diminta untuk login kembali. Rupanya setelah berhasil login di HP yang satunya, akun saya otomatis terlogout dari HP sebelumnya. 

Setelah saya baca di situs Gojek, ternyata satu akun hanya bisa digunakan untuk satu perangkat. Jika login di perangkat baru, maka otomotis akan log out di perangkat lama. Maka untuk sementara, saya biarkan saja dulu login di HP yang sekarang.

Berapa Denda Telat Bayar Pajak Sepeda Motor?

Sebagai seseorang yang berangkat kerja setiap hari menggunakan sepeda motor, tentu saya harus perhatian dengan sepeda motor yang saya gunakan. Salah satu kewajiban pemilik kendaraan bermotor adalah membayar pajak setiap tahun.


Tahun ini, karena kebanyakan libur, saya tidak memperhatikan bulan yang tertera di plat sepeda motor saya. Begitu sadar, saya terlambat beberapa hari untuk membayar pajak.

Saya pernah dengar, entah siapa yang bilang, telat sehari, atau sebulan, atau lebih, dendanya sama saja. Sejenis itulah. Maka saya pun tidak tergesa-gesa untuk langsung membayar pajak. Setidaknya saya mencari waktu agak luang agar bisa pergi ke samsat corner di Q-Mall.

Bayar Pajak Sepeda Motor Online di Samsat Corner

Tentu saja saya juga tidak bermaksud menunda-nunda. Saat ada waktu luang, saya langsung meluncur ke samsat corner untuk bayar pajak.

Untungnya waktu itu samsat corner sedang tidak sibuk. Tanpa perlu antri saya langsung ke loket menyerahkan stnk dan ktp. Setelah diperiksa petugas, dia mengatakan bahwa saya dikenai denda. Karena sudah mengiranya, saya pun mengiyakan dan membayar sesuai jumlah yang disebutkan. Kemudian stnk saya distempel dan urusan selesai. 

Saya beruntung, meski telat masih bisa bayar online di samsat corner. Menurut yang saya baca, jika telat lebih dari satu tahun, tidak akan dilayani untuk pembayaran online. Harus datang ke kantor samsat bersangkutan.

Berapa besaran denda yang saya bayar?

Pada lembaran pajak tertulis:

pokok 217.500 dan 35.000

Sanksi Adm 54.400 dan 8.000

Jumlah 314.900

Dendanya sungguh tidak sedikit. Tapi keterlambatan adalah salah saya sendiri. Maka saya pun harus membayarnya.

Karena iseng, saya pun mencoba mencari di internet tentang denda keterlambatan bayar pajak kendaraan bermotor. Ternyata dendanya mencapai 25% untuk keterlambatan 1 hari sampai sebulan. Sedangkan jika terlambat dua bulan atau lebih, rumus perhitungannya beda lagi.

Jika dilihat tanggalnya, saya telat bayar sekitar 35 hari. Entah masuk rumus denda satu bulan atau dua bulan.

Mudah saja sih, kalo mau copas rumus yang nemu di internet, sayang saya ngga nemu dari situs resmi langsung, takutnya ada perubahan.

Cukuplah tahun ini saya bayar denda pajak sepeda motor. Tahun depan harus lebih perhatian lagi. Orang bijak, taat pajak.

Kirim Surat Pakai Resi atau Prangko?

Setelah membaca artikel di salah satu blog tentang bertukar kartu pos, saya pun jadi kepingin juga mencobanya. Maka hari ini, sekalian beli meterai di kantor pos, saya pun juga bertanya tentang kartu pos dan prangko.

Dari dua kantor pos yang saya datangi, yang pertama tidak menjual kartu pos. Yang kedua hanya punya kartu pos Dilan, dimana saya tidak berminat. Akhirnya saya hanya mendapatkan prangko.

Terbiasa melihat meterai seharga 10.000, saya kaget melihat prangko 3000 dan 2500. Keduanya mengingatkan saya sewaktu SD saat masih suka menulis surat. Apakah prangko memang semurah itu?

Saat ini orang memang jarang berkirim surat. Paling sering itu mengirim paket. Termasuk penggunaan prangko, lebih jarang lagi.

Saya bertanya pada petugas kantor pos, berapa nilai prangko yang digunakan untuk mengirim surat biasanya. Menurut petugas untuk keluar kota biasanya sekitar 5000. Bagaimana jika keluar provinsi. Sekitar itu juga.

Bagaimana jika keluar negri? Maka suratnya akan ditimbang dan ditentukan harganya. 

Jika ditimbang, apakah bayar langsung atau pakai prangko? Surat yang dikirim dengan prangko tidak memiliki nomor resi dan tidak bisa dilacak. Sedangkan yang berbayar biasa ada resinya dan bisa dilacak.

Sebenarnya saya agak bingung dengan nomor resi ini. Kenapa tidak semua pakai resi saja sih, supaya bisa dilacak semuanya. Tapi ini hanya ada dalam pikiran saya, tak perlu didebatkan dengan petugas.

Bicara resi, saya jadi ingat dengan surat PIN adsense yang bisanya dikirim pake kantor pos. Bukankah ini jenis surat yang tidak ada resinya?

Karena saya banyak tanya, petugas pos memperlihatkan contoh prangko pada saya. Tema prangkonya adalah tentang alat musik tradisional Indonesia. Karena tertarik, saya beli saja satu lembar. Entah kepada siapa saya akan mengirim surat dengan prangko ini. Atau cuma jadi koleksi?


Ngomongin prangko, saya jadi ingat dengan orang yang hobinya filateli, mengumpulkan prangko. Mungkin saat ini sudah tidak banyak yang punya hobi ini. Susah untuk mengumpulkan prangko saat ini.

So, menurut kawan, apa yang harus saya lakukan dengan prangko ini?

Aplikasi WhatsApp Sudah Kedaluwarsa

Bagi saya, WhatsApp sudah lama menggantikan fungsi SMS untuk berkomunikasi dengan orang lain. Jalur komunikasi saya dengan  rekan kerja kebanyakan melalui aplikasi WhatsApp. Lebih tepatnya melalui grup chat dimana informasi bisa langsung terkirim ke banyak orang hanya dalam waktu sekali klik.

Ketika sedang libur, kadang ada rasa ingin memutuskan komunikasi dengan orang lain. Setidaknya saya tidak ingin menerima pesan grup. Baik berupa informasi atau sekedar percakapan biasa. Saya ingin senyap.

Hanya saja, di jaman teknologi ini memang agak susah berpisah dengan HP. Dan jika sedang memegang HP, mau tidak mau saya akan melihat adanya notifikasi pesan masuk. Saya pun akan merasa bersalah jika tidak membacanya. Sedangkan aplikasi WhatsApp memungkinkan pengguna lain untuk mengetahui kapan terakhir kali kita online. Memang sulit untuk menghindar.

Sampai satu pekan lalu saya mendapat notifikasi bahwa versi aplikasi WhatsApp yang saya gunakan sudah kadaluarsa. Saya harus mengupdate aplikasi WhatsApp yang saya gunakan di PlayStore untuk terus bisa menggunakan aplikasi ini.

Aplikasi WhatsApp Sudah Kedaluwarsa
Maka saya pun menggunakan kesempatan langka ini untuk terbebas sementara dari WhatsApp. Saya memutuskan untuk tidak segera mengupdate aplikasi ini sehingga saya tidak bisa menggunakan aplikasi ini untuk sementara. Selama seminggu, saya pun telah menghilang dari WhatsApp.

Saya masih bisa bermain HP sebagaimana biasanya. Cukup kuota untuk buka facebook, youtube, blog, baca komik atau nonton. Saya hanya tidak bisa dihubungi lewat WhatsApp.

Kadang saya berpikir tindakan ini sedikit konyol. Tapi ayolah, saya sedang libur. Apa salahnya dengan sedikit memutus komunikasi. Hanya sepekan. Hari Minggu akan saya update dan aktifkan lagi WhatsApp tersebut. Karena Senin sudah masuk kerja.

Untuk saat ini status aktif terakhir saya hari Jumat pekan lalu. Jika ada yang mengirim pesan, maka pesannya tidak akan sampai karena WhatsApp saya belum diperbaharui.

Lalu bagaimana jika ada orang yang ingin menghubungi saya dan benar-benar penting? Sebenarnya nomor HP saya masih aktif. Bisa ditelpon dan SMS. Adik dan kaka saya yang memang benar-benar perlu masih bisa nelpon. Hanya saja, artinya orang-orang yang memang benar-benar perlu sama saya masih bisa menghubungi saya, cuma bukan lewat jalur WhatsApp.

Tapi pernah juga kakak saya menelpon dan minta dikirimi foto. Agak ribet memang saat WA saya tidak bisa dipakai. Tapi toh saya masih bisa pake akun suami atau sepupu untuk sementara. Untuk sesuatu yang penting, selalu ada cara.

Jika update aplikasi kadang membuat sebal pengguna. Kali ini update WhatsApp memberi saya kesempatan untuk istirahat. Hari ini WhatsApp saya masih belum aktif. Besok saat saya aktifkan tentu akan ada banyak pesan tertunda yang masuk.

So, apa kawan juga pernah punya keinginan untuk menghilang dan off sementara waktu?