Rekomendasi 6 Produk serta Spesifikasi iPhone Tahun 2020

Spesifikasi iPhone
iPhone merupakan produk smartphone besutan Apple yang memiliki banyak peminat di tanah air. Di Indonesia sendiri sudah beragam seri iPhone yang dijual mulai dari iPhone 7 Plus hingga iPhone 11 Pro Max. Bagi Anda yang berencana untuk membeli iPhone di tahun ini, tidak ada salahnya untuk mencari tahu spesifikasi iPhone tahun 2020 terlebih dahulu.

Spesifikasi HP iPhone Terbaru 2020

Setiap tahunnya, Apple selalu meluncurkan produk iPhone terbarunya. Terakhir, Apple meluncurkan iPhone 11 pada bulan September 2019 lalu.

Bagi Anda yang tertarik untuk membeli produk iPhone di tahun ini, ini dia beberapa rekomendasi iPhone beserta spesifikasi yang harus Anda ketahui

1. iPhone 11 Pro Max

Untuk pilihan pertama, Anda bisa memilih iPhone 11 Pro Max. Dibandingkan dengan kedua ‘saudaranya’, iPhone 11 Pro Max tergolong kedalam jenis terbaik karena menghadirkan beragam keunggulan dan pembaharuan,

Dari segi bodi, iPhone 11 Pro Max juga lebih unggul bila dibandingkan dengan kedua varian lainnya. Mulai dari ukuran layer yang lebih luas hingga kapasitas baterai yang lebih besar mencapai 3.969 mAh.

Untuk mendukung kualitas layer, hp Apple yang satu ini juga sudah didukung dengan teknologi Super Retina XDR OLED. Selain itu hp Apple ini juga sudah mengusung teknologi 4-core graphics yang sangat mumpuni. iPhone 11 dibanderol pada kisaran harga Rp.11 juta.

2. iPhone XS Max

Walaupun peluncuran XS Max lebih lama dibandingkan dengan iPhone 11, namun bisa dibilang bahwa seri iPhone yang satu ini setara dengan iPhone keluaran terbaru tersebut. Perbedaan yang dimilikinya hanya terletak dari teknologi Chipsetnya yang lebih rendah.

iPhone XS Max menghadirkan teknologi A12 Bionic dengan layer yang sangat luas yaitu 6,5 inchi. Bagi Anda para penggemar game, iPhone XS Max juga bisa digunakan untuk menjalankan berbagai jenis game terbaru seperti PUBG dan juga CODM. iPhone XS Max dibanderol pada kisaran harga Rp.12,9 juta.

3. iPhone X

Seri iPhone yang diluncurkan pada tahun 2017 memiliki teknologi yang lebih ‘jadul’ bila dibandingkan dengan seri terbaru iPhone lainnya.

Menghadirkan chipset A11 Bionic, iPhone X masih sangat worth it digunakan untuk menjalankan berbagai jenis game terbaru seperti PUBGM. Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh iPhone X yaitu adanya fitur face unlock, faceID, dan juga notch. iPhone X dibanderol pada kisaran harga Rp.10 juta.

4. iPhone 8 Plus

Walaupun menghadirkan luas layer lebih kecil dibandingkan dengan seri iPhone terbaru yaitu 5,5 inchi, namun spesifikasi lain yang dihadirkannya sudah terlihat serupa. iPhone 8 Plus sendiri menghadirkan teknologi Retina IPS LCD. Sedangkan kapasitas baterai yang diusung yaitu sebesar 2.691 mAh. iPhone 8 Plus dibanderol pada kisaran harga Rp.9,5 juta

5. iPhone 7 Plus

Tidak jauh berbeda dengan seri iPhone 8 Plus, iPhone 7 Plus menghadirkan layer seluas 5,5 inchi. iPhone 7 Plus menghadirkan LCD Retina IPS. iPhone ini menghadirkan chispet tipe A10 Fusion. Walaupun begitu Anda juga bisa mengudatenya ke versi terbaru. Untuk harganya, iPhone 7 Plus dibanderol pada kisaran harga Rp.10 juta

6. iPhone 6s Plus

Untuk versi yang lebih murah, ada iPhone 6s yang bisa menjadi pilihan. Walaupun murah, namun produk hp Apple yang satu ini tidak tergolong kedalam produk murahan. Menghadirkan teknologi chipset Apple A9 dengan grafik PowerVR GT7600, seri iPhone yang satu ini sangat cocok digunakan untuk mendukung aktivitas dan kegiatan sehari-hari.

iPhone 6s Plus sendiri menghadirkan layer berukuran 4,7 inchi dengan layer berteknologi IPS sehingga masing sangat cocok untuk digunakan. Untuk harganya, iPhone 6 Plus dibanderol pada kisaran harga Rp.4 juta.

iPhone yang dijual di pasaran memang memiliki seri yang beragam. Jika berencana membeli iPhone baru di tahun ini Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan juga budget. Anda juga bisa membeli iPhone di Bhinneka.com untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Menghadirkan beragam diskon dan juga promo e-coupon, Anda juga berkesempatan untuk bisa mendapatkan Harga iPhone Bhinneka.com yang lebih murah dibandingkan dengan membelinya via toko offline.

Tidak hanya itu, Bhinneka juga melayani pengadaan Hp iPhone bagi anda yang ingin membeli dalam jumlah besar untuk kepentingan bisnis anda. Bhinneka, Belanja Bisnis Jadi Praktis.

100 Komentar Terbaru Telah Terhapus

Kadang kala saya suka membuka beranda blogger lewat HP. Keseringannya hanya untuk membaca komentar. Tapi tidak jarang saya menulis lewat layar HP.

Hari ini, saya membuka komentar dan melihat adanya komentar spam. Memang komentar di blog ini tidak menggunakan moderasi, jadi komentar spam kadang singgah. Kebetulan saya masih agak rajin untuk bersih-bersih. Setidaknya tidak sampai numpuk.

Hari ini pun, saat melihat adanya komentar spam yang masuk saya langsung bertindak. Biasanya komentar-komentar tersebut saya tandai dulu sebagai spam. Biar blogger tahulah, bahwa kalo ketemu lagi yang seperti ini, langsung masukkan ke folder spam saja. Selanjutnya biasanya folder spam juga saya bersihkan.

Saat akan menghapus komentar-komentar tersebut, entah kenapa saya malas menceklis satu persatu. Maka saya pun langsung pilih semua, kemudian hapus.

Kemudian muncul keterangan sedang menghapus 100 komentar. Apa?

Saya pun langsung mengklik tombol kembali dan berharap proses terhenti. Apa daya, saat saya lihat komentar-komentar tersebut telah terhapus semua.

Saya tidak memiliki pengetahuan untuk mengembalikan ke 100 komentar tersebut. Apa yang telah terjadi biarlah terjadi.

Saya mohon maaf kepada teman-teman yang telah meninggalkan jejak di blog ini. Bukannya saya tidak menghargai komentar kalian, tapi karena kebodohan saya lah hal tersebut terjadi.

Setidaknya dengan kejadian ini, sepertinya saya harus lebih berhati-hati saat blogging di layar HP. Meski begitu, bukan berarti jera sama sekali. Bahkan artikel ini masih saya ketik di layar HP.

Anything happens, happy blogging!

Beli Buku di Gramedia Pakai SopheePay Dapat Cashback

Artikel kali ini masih berhubungan dengan cerita buku sebelumnya. Saat saya mencari buku di Shopee, saya sempat melakukan chekout di salah satu toko tanpa tanya ke penjualnya dulu. Kemudian saya dapat buku pesan bahwa stok buku sedang habis. Saya pun melakukan pembatalan dan uang saya dikembalikan.

Proses pembatalan di Shopee sangat simpel. Setelah disetujui, uang saya langsung dikembalikan. Adapun proses pengembaliannya berupa saldo ShopeePay. Berhubung saya belum punya akun ShopeePay sebelumnya, saya pun langsung membuatnya. Kurang dari 24 jam, uang pengembalian masuk ke saldo ShopeePay.

Sebenarnya saya jarang belanja di Shopee. Tapi saldo tersebut saya simpan saja, jika suatu saat saya ingin belanja.  Berbeda dengan koin Shopee yang ada masa kadaluarsanya, saldo ShopeePay tidak akan hangus jika tidak digunakan.

Kemarin, kami jalan-jalan ke Gramedia. Saya pun melihat-lihat sambil mencari buku yang menarik. Tidak disangka, ada satu buku yang niatnya memang mau saya beli. Serta merta, saya langsung mengambilnya.

Saat menuju kasir, saya melihat beberapa promo dari berbagai dompet digital seperti Ovo dan lainnya. Ada cashback jika menggunakan metode pembayaran tersebut. Sempat berpikir mau bayar pakai Ovo, tapi saldo tidak mencukupi.

Ketika di depan kasir, ada promo cashback senilai 60% atau maksimal Rp 20.000,-untuk pembayaran dengan ShopeePay. Kebetulan saldo ShopeePay yang kemarin mencukupi untuk harga pembelian buku.

Saya pun memutuskan untuk melakukan pembayaran dengan ShopeePay. Sempat agak gaptek karena tidak menemukan menunya. Tapi kasir Gramedia membantu saya. Cara pembayarannya yaitu dengan scan barcode lewat aplikasi Shopee. Pembayaran pun berhasil. Tidak berapa lama, saya pun dapat pemberitahuan cashback senilai Rp 20.000,-.

Sebelumnya, saya mengira bahwa ShopeePay hanya bisa digunakan untuk pembayaran saat belanja online di Shopee. Rupanya ShopeePay juga bisa digunakan untuk pembayaran langsung di merchant yang bekerja sama dengan Shopee.

Tentu saja, yang paling membuat saya senang bukan hanya cashbacknya. Tapi karena saya bisa mendapatkan salah satu buku yang sedang saya butuhkan.

Paket J&T Bisa Langsung Dikirim Lagi

Hari Selasa lalu, saya beli buku di Shopee. Buku ini sangat penting bagi saya dan saya berharap agar segera sampai di tangan saya.

Setelah bertanya di beberapa toko di Shopee dan katanya stok habis, akhirnya ada toko yang bilang masih ada bukunya satu lagi. Itu pun chat saya dibalas di sore hari.

Berhubung saya perlu banget bukunya, maka saya langsung chekout dan melakukan pembayaran sore itu juga. Saya pilih metode pengiriman dengan J&T dan menggunakan kupon gratis ongkir dari Shopee.

Meskipun judulnya gratis ongkir, pada dasarnya hanya sekedar potongan untuk ongkos kirim. Ongkir yang semula 57 ribu, dapat potongan 20 ribu, menjadi 37 ribu. Maklum saja masih mahal, buku dikirim dari Jabar ke Kalsel. Tapi bagi saya tidak masalah, yang penting dapat bukunya.

Untungnya, sang penjual cukup aktif. Malam itu juga bukunya langsung dikirim dan ada nomor resinya. Saya pun berharap bisa mendapatkan buku tersebut pekan itu juga.

Hampir setiap hari, saya mengecek resi di Shopee, memantau perjalanan bukunya sudah sampai mana. Kata-katanya akan dikirim ke Banjarmasin, tapi dalam dua hari tidak ada perubahan.

Sebenarnya saya menunggu tidak sampai seminggu, tapi saya aja yang tidak sabaran. Biasanya, walau paket sampainya lebih dari seminggu, saya santai aja. Kali ini saja yang beda.

Hari Sabtu, buku baru sampai di Martapura. Entah hari Minggu atau hari Senin buku akan diantar ke rumah. Masalahnya, saya akan liburan ke kampung suami pada hari Minggu.

Meskipun mudik, saya tetap memerlukan buku tersebut. Saya bahkan mengecek biaya Gosend jika buku sampai rumah dan harus dikirim kembali dari rumah saya ke Banjarmasin. Ternyata ongkirnya sekitar 80 ribu, lebih mahal dari harga buku plus ongkir di shopee. Sebaiknya tidak usah saja.

Hari Minggu pun saya tetap berangkat liburan. Siang harinya, adik saya menelpon dan  mengatakan bahwa paket buku saya sudah sampai. Ia bertanya kepada kurir J&T apakah paket bisa diantar ke Banjarmasin. Dan katanya, bisa!

Adik saya pun menyerahkan kembali paket buku tersebut kepada kurir J&T untuk dikirim ke Banjarmasin. Alamatnya adalah tempat kerja suami yang lebih mudah dijangkau. Pas saya tanya soal ongkirnya, katanya nanti saja kalo sudah sampai.

Sebenarnya saya berharap hari Minggu itu juga paket bisa sampai ke Banjarmasin. Tapi saat itu sudah tengah hari pas adik saya menelpon. Sepertinya paket baru bisa dikirim hari Senin. Setidaknya saya tidak perlu kembali ke rumah atau menunggu sampai hari Kamis saat jadwal kami pulang.

Pada hari Senin siang, saya mendapat telpon dari kurir paket yang memastikan alamat pengiriman. Setelah saya pastikan bahwa alamatnya sudah benar, kurir menitipkan paket ke Pak Satpam. Tentu saja, karena saat itu kami masih ada di rumah di kampung suami.

Setelah Zuhur, saya pun minta antar suami untuk mengambil buku dan menyelesaikan urusan di Banjarmasin. Meskipun sempat berteduh karena hujan, kami bisa sampai dengan selamat.

Saya segera ke pos satpam dan mengambil paket buku. Ternyata paket yang ada di pos satpam adalah paket buku yang satunya. Kenyataannya, memang ada dua buku berbeda yang saya pesan. Dan yang di tangan saya saat itu adalah buku yang satunya lagi. Sempat sedikit kecewa, tapi tak masalah. Lebih baik daripada belum ada sama sekali.

Tidak disangka, ternyata buku yang saya nanti-nanti juga sudah sampai. Rupanya ada di tangan teman suami. Dia yang semula menerimanya dan membayarkan ongkirnya. Kebetulan suami memang sudah minta tolong sebelumnya padanya.

Ongkir tambahannya cuma 9 ribu rupiah. Dari rumah ke Banjarmasin memang cuma satu setengah jam perjalanan. Jadi ongkir J&T tidak terlalu mahal dan bisa sampai pada hari berikutnya setelah dikirimkan.

Akhirnya saya bisa langsung menggunakan buku tersebut. Jika melihat perjalanan buku tersebut, inilah rutenya:

Hari Selasa dikirim ke J&T oleh penjual.
Hari Rabu sampai di J&T Bandung
Hari Sabtu sampai ke J&T Banjarmasin dan Martapura
Hari Minggu sampai ke rumah dan dikirimkan kembali lewat J&T
Hari Senin sampai ke Banjarmasin dan saya terima.

Lewat perjalanan yang panjang, saya cukup puas dengan pelayanan J&T ini. Buku tersebut sudah melewati rute Banjarmasin-Martapura-rumah saya. Tapi kemudian dikirimkan kembali ke Banjarmasin dan hanya memakan waktu yang singkat dengan ongkir yang terjangkau.

Saya tidak perlu pulang ke rumah untuk mengambil buku dan bisa langsung menggunakannya. Pada saat seperti inilah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada setiap orang dengan beragam pekerjaannya, termasuk kurir J&T. Bukankah karena ada orang yang memiliki profesi demikian, maka orang lain pun bisa merasakan manfaatnnya.

Gofood Sang Penyelamat Perut

Sudah lama aplikasi Gojek terinstal di HP saya. Tapi hanya fitur Gotix yang pernah saya gunakan. Ya, saya hanya menggunakannya untuk beli tiket bioskop online.

Padahal ada banyak promo di Gojek. Baik untuk Gofood, gocar, atau pun lainnya. Tapi saya tidak tertarik. Urusan pergi, saya biasa naik motor sendiri. Sedangkan urusan makan, masih bisa masak atau beli di luar kalau sedang jalan.

Hari ini, kebetulan saya ada urusan ke kampus. Setengah hari di perpus sampai kepala pening. Perut pun jadinya lapar. Sudah saatnya minta diisi.

Saya pun naik motor keliling daerah sekitar kampus sambil menengok kedai makan langganan. Hari ini hari Minggu. Perkuliahan sudah mulai libur semester. Alhasil, semua warung langganan terdekat tutup alias tidak jualan.

Saya singgah ke tempat kerja suami untuk istirahat. Bikin laporan kalo ngga nemu makan. Tidak berapa lama, hujan turun dengan deras.

Pada saat itulah saya memutuskan untuk menggunakan Gofood saja. Toh lebih praktis dan bisa suka pilih.


Akhirnya saya pesan makanan dua porsi di Gofood. Ongkirnya cuma 10rb kemudian dapat potongan, jadi ongkirnya cuma 4rb. Saya bayar pakai Gopay.

Berhubung hujan lebat, saya bilangan ke drivernya agar santai saja. Kami tidak terlalu kelaparan sampai harus buru-buru.

Akhirnya abang gofood datang pakai jas hujan. Saya pun memastikan lagi bahwa saya sudah membayar dengan gopay. Meskipun hujan, saya sangat berterima kasih pada driver gojek yang sudah mengantarkan makanan.

Saat ada notifikasi transaksi berhasil, tidak lupa saya memberi bintang 5 untuk driver. Ada juga pilihan untuk memberikan tip bagi driver. Saya teringat ongkos 4rb yang saya bayar dengan gopay. Rasanya sangat kecil dibanding jasa yang saya terima. Tidak perlu keliling kehujanan untuk cari makan. Maka saya mun memberi sedikit tip.

Selain notifikasi transaksi berhasil, saya juga dapat cashback 10rb di gopay. Rupanya karena saya melakukan transaksi gofood pertama dengan gopay. Jika dihitung-hitung, saya sebenarnya tidak mengeluarkan biaya sama sekali untuk pembelian gofood kali ini selain harga makanannya.

Saya bersyukur dengan adanya layanan gofood ini. Sebagai pembeli saya merasa sangat terbantu. Dengan gofood, saya pun bisa mengatasi masalah perut.

Januari 2020 BPJS Resmi Naik 100%

Pagi-pagi saya mendengar bunyi SMS masuk. Ah, paling-paling dari opreator atau iklan. Sekarang pesan utama masuk lewat WhatsApp. Meski begitu, tangan saya tetap bergerak untuk membuka dan membaca SMS tersebut.

BPJS KES
Peserta Yth, Yuk lunasi tagihan iuran JKN-KIS, Mulai 1 Jan 2020 berlaku Perpres No 75/2019 iuran kls 1 Rp160rb, kls 2 Rp110rb, kls 3 Rp42rb. Info hub 1500400

Ternyata SMS yang masuk merupakan info kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100%. Adapun bagi yang ingin membaca perpresnya secara lengkap bisa didownload di sini.

Sejak bulan Oktober, memang sudah ada wacana mengenai kenaikan iuran BPJS ini. Hanya saja, kenaikan ini memang direncanakan akan mulai berlaku pada Januari 2020. Setidaknya sempat berharap bahwa hal ini hanya wacana dan tidak benar-benar dilaksanakan. Kenyataannya, saya mendapat pemberitahuan resmi tentang kenaikan tersebut.

Sebenarnya, yang paling merasa akan kenaikan iuran BPJS ini adalah peserta mandiri seperti saya. Jika awalnya saya harus mengeluarkan Rp160rb perbulan untuk 2 orang. Maka selanjutnya saya harus mengeluarkan Rp320rb setiap bulannya.

Bayangkan jika ada 5 orang peserta BPJS kelas 1 untuk satu keluarga. Jika semula harus membayar Rp400rb setiap bulannya, maka berubah menjadi Rp 800rb. Sungguh nilai yang tidak sedikit.

Saya tidak tahu bagaimana dengan peserta BPJS yang gajinya dipotong langsung dari perusahaan. Mungkin juga ada kenaikan potongan. Tapi sepertinya tidak sebanyak peserta mandiri. Adapun untuk pegawai pemerintah yang gajinya dari pemerintah, sepertinya tidak merasakan dampak kenaikan iuran BPJS ini, toh uangnya memang tak pernah sampai ke tangan mereka.

Salah satu teman saya berkata, jika iuran yang dibayarkan sedemikian banyaknya, lebih baik menabung saja dan berhenti bayar BPJS. Tapi dari informasi yang saya dapat, berhenti BPJS bukan perkara mudah. Tidak bisa diselesaikan hanya dengan berhenti membayar seperti asuransi lainnya. Tagihan BPJS akan terus meningkat, dan akan berpengaruh saat berurusan dengan administrasi pemerintahan seperti SIM dan lainnya.

Sebagai hiburan, saya selalu mengatakan bahwa iuran BPJS pada dasarnya adalah membantu orang lain yang kesusahan. Tapi yang namanya membantu biasanya seikhlasnya, jika nilainya semakin besar, rasa ikhlasnya malah berkurang. Belum lagi kadang ada rasa kurang percaya kepada pengurus BPJS. Ini uang iuran beneran dipakai untuk kesehatan dan yang membutuhkan atau mengisi kantong para petinggi.

Kembali kepada diri saya sebagai peserta BPJS mandiri. Saya masih belum mengambil keputusan pasti terkait kenaikan BPJS ini. Tahun baru masih setengah bulan lagi. Kenaikan BPJS hanyalah salah satu dari banyak peristiwa yang akan terjadi di tahun mendatang. Semoga kenaikan iuran BPJS juga diiringi dengan kenaikan rezki yang lainnya.

CPNS dan Akreditasi Perguruan Tinggi

CPNS 2019 sudah mulai dibuka. Teman-teman sesama guru pun mulai ramai mendaftar. Seperti biasa, saya juga asik memperhatikan mereka dan mengikuti perkembangannya.

Kali ini, salah seorang teman saya mengeluhkan salah satu syarat CPNS terkait akreditasi kampus. Dia mengeluhkan bahwa saat dia lulus, akreditasi kampusnya belum ada, sedangkan akreditasi jurusannya sudah mati dan belum diperbaharui pada tahun itu.

Menurut peraturan yang berlaku, salah satu persyaratannya adalah melampirkan surat akreditasi perguruan tinggi dan atau jurusan. Dengan kata lain, boleh keduanya, atau hanya satu. Yang bermasalah adalah jika tidak ada keduanya.

Pada CPNS sebelumnya, dia masih bisa mendaftar hanya dengan melampirkan surat keterangan terkait akreditasi kampus ini. Namun untuk CPNS kali ini, sepertinya akan sulit dilakukan.

Berdasarkan pengalaman teman saya tersebut, tentu dia hanya salah satu orang yang mengalami hal serupa. Saya yakin, dengan adanya peraturan baru ini banyak orang yang akhirnya terhalang untuk melengkapi berkas dalam pendaftaran CPNS.

Sebagai orang awam, dulu saya menganggap bahwa akreditasi kampus tidaklah terlalu penting. Yang penting bisa kuliah. Tak perlu merasa gengsi hanya tetkait akreditasi.

Tapi kenyataan saat ini berkata lain. Persyaratan CPNS mengharuskan adanya akreditasi kampus bagi para pendaftar. Dengan kata lain, lulusan kampus tanpa akreditasi sudah disingkirkan dari awal sebelum sempat bersaing.

Mau tidak mau, orang yang mengetahuinya tentu akan berpikir kedepannya saat masuk kuliah. Jika memang berpikir untuk masuk CPNS, maka sebaiknya masuk kampus yang sudah terakreditasi. Supaya memudahnya urusan di kemudian hari.

Selain itu, kampus juga harus lebih memperhatikan status akreditasinya untuk memudahkan mahasiswanya. Akreditasi hanya berlalu selama 5 tahun. Jurusan yang lambat memperbaharui akreditasinya yang mati, bisa mengakibatkan mahasiswa yang lulus pada tahun itu, menjadi mahasiswa yang lulus dari jurusan tanpa akreditasi. Hal itulah yang dialami teman saya.

Adapun yang tidak ada niat untuk menjadi CPNS, tentu tidak perlu ambil pusing. Terakreditasi atau tidaknya kampus bukanlah masalah. Walaupun ada juga tempat kerja yang mempertimbangkan almamatet saat penerimaan. Setidaknya cukup jalani saja apa yang sudah ada.

Sedangkan bagi yang sudah terlanjur lulus dari kampus tanpa terakreditasi, cuma bisa berdoa saja. Semoga ada kebijakan baru. Peraturan di negara kita kan masih sering berubah. Atau mungkin cari akternatif lain, tak perlu jadi CPNS.

Spesifikasi dan Harga Headphone Sennheiser HD 206 Murah Terbaru

Mendengarkan musik menjadi salah satu hobi yang digemari oleh sebagian besar orang. Maka, sebagai pecinta musik, perangkat headphone menjadi salah satu barang wajib yang harus dimiliki. Sebab, dengan headphone, seseorang akan lebih terasa nyaman saat mendengarkan musik sambil melakukan aktivitas tertentu.

Tentu, alunan suara musik yang merdu bakalan memberikan suntikan semangat tersendiri bagi seseorang. Namun, ada beberapa hal yang mempengaruhi kualitas suara dari headphone, sehingga tidak terdengar nyaman. Untuk menghindari hal tersebut, upayakan untuk memiliki headphone yang tepat dan berkualitas pastinya. Nah, seperti apakah headphone tersebut

Cermati Spesifikasi Headphone

Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika hendak membeli headphone baru adalah spesifikasinya. Sebab, spesifikasi yang bagus akan memberikan kualitas suara musik yang baik pula. Begitu pula sebaliknya. Secara spesifik, kaya atau tidaknya suara dari headphone tergantung frequency response-nya. Frequency response adalah tolak ukur dari seberapa lebar rentang frekuensi suara yang dihasilkan oleh headphone tersebut. Pada manusia, ukuran rentang pendengarannya antara 20 Hz (deep bass) sampai dengan 20k Hz (very high notes),

Dari frequency response tersebut, maka bisa dibandingkan manakah yang lebih bagus antara headphone 10Hz-27kHz dengan headphone 20Hz-20kHz? Sudah jelas jika rentang frekuensi headphone 10Hz-27kHz lebih bagus daripada yang 20Hz-20kHz. Sebab, suaranya jauh lebih kaya dengan detail suara yang terdengar jelas.

Selain memperhatikan seberapa lebar rentang frekuensinya, ada faktor lain yang harus Anda cermati saat membeli headphone baru yaitu impedance-nya. Impedance memiliki fungsi untuk menunjukkan resistensi atau ketahanan yang dimiliki oleh headphone. Untuk rentang impedance 11 ohm sampai dengan 75 ohm artinya headphone bisa mengeluarkan suara lebih besar dari portable player. Namun, apabila impedance tinggi dan suara musik besar, diperlukan amplifier headphone karena memerlukan voltase yang besar pula.

Dilihat dari model heaphone, sebenarnya ada tiga jenis yaitu over ear, on ear, dan in ear. Kali ini, kita akan mengulas salah satu model headphone over ear yaitu headphone Sennheiser HD 206 murah. Seperti apakah spesifikasinya? Simak terus ulasan berikut ya!

Sennheiser HD 206 Review Indonesia

Sennheiser HD 206 specs diawali dari impedance pada angka 24 ohm dan fitur yang lengkap. Fitur yang dimiliki oleh headphone Sennheiser HD 206 murah ini diantaranya menghasilkan suara yang powerful, nyaman digunakan, ear pads yang berkualitas tinggi, dan tidak terdengar suara kebisingan. Sensitivitas atau kepekaannya pada angka 108 dB dengan frekuensi pada rentang 21-18.000 Hz. Panjang kabel yang dimiliki sampai 3 meter.

Jika dirunut, memang seri headphone Sennheiser HD 206 murah ini bukanlah yang teratas. Namun, kualitas audio yang dihasilkan tetaplah sekelas profesional. Tak hanya itu, headphone ini juga mampu memberikan kenyamanan yang luar biasa dan suara yang menakjubkan. Bahkan, desainnya yang ringan akan membuat Anda lupa jika sedang memakai headphone. Selain itu, destarnya yang empuk akan memberikan rasa nyaman saat dipakai di kepala. Sementara itu, bantalan telinganya terbuat dari kulit sintetis yang lembut dan berkualitas tinggi. Ingin tahu apa saja kelebihan dari Sennheiser HD 206 specifications ini?

Harga Terjangkau dengan Kualitas yang Mengagumkan

Sebagai salah satu headphone populer, headphone Sennheiser HD 206 murah dijual dengan harga terjangkau yaitu Rp275.000. Meski terbilang murah, namun kualitasnya tidak murahan. Suara yang dihasilkan cukup bertenaga. Disamping itu, Anda juga bisa merasakan suara yang kaya dan bass yang mendentum ketika memakai headphone ini.

Fleksibel Digunakan pada Segala Perangkat Audio

Keunggulan lain dari headphone ini adalah bisa dihubungkan pada beragam perangkat audio. Didukung dengan jack 6.3 mm dan bodi yang kokoh, menjamin headphone ini tidak mudah rusak. Jadi, fleksibel ketika dibawa bepergian kemanapun. Nah, penasaran dengan kualitas audio dari headphone Sennheiser HD 206 murah ini?

Bagi Anda yang tertarik untuk membeli Headphone terbaru, sila kunjungi web link Bhinneka.com sekarang juga. Situs online tersebut akan melayani pembelian unit headphone yang Anda sukai dan mengirimnya tepat waktu. Tenang saja, pengirimannya terjamin aman karena packing yang diperhitungkan. Satu lagi, tersedia penawaran promo menarik pada event-event tertentu lho!