Situs Non HTTPS Rawan Diganggu Iklan Provider

Selama ini saya biasa blogging menggunakan laptop. Selain itu saya juga browsing menggunakan HP. Terutama untuk blogwalking dan baca-baca blog orang lain. Ada kalanya saya membuka beranda blogger lewat HP sekedar untuk membaca komentar.

Saat itu saya sedang membuka beranda blooger untuk membaca komentar. Saat akan membalas komentar, saya langsung mengklik judul postingan dan diarahkan langsung ke artikel blog. Saya pun dikagetkan dengan iklan melayang dari MGID yang tampil menutupi lebih dari separuh layar HP. Padahal saya tidak pernah memasang iklan tersebut.

Situs Non HTTPS Rawan Diganggu Iklan Provider

Karena menyebalkan, saya pun menutup iklan, sayang tampilan laman artikel tidak langsung pulih. Saya menutup tab dan membuka blog dengan mengetikkan alamat langsung. Blog pun tampil dengan mulus tanpa ada gangguan iklan Mgid. Hanya ada iklan adsense yang sepertii biasa. Saya pun merasa lega.

Sayangnya rasa lega tidak berlangsung lama. Karena ketika saya membuka artikel dari tautan di halaman komentar beranda blogger. Iklan tersebut kembali muncul di lama artikel. Sebenarnya apa yang salah?

Iklan Situs Non Https

Setelah saya perhatikan, ternyata link artikel dari beranda komentar menuju laman non https alias hanya http. Sedangkan jika saya mengetik langsung akan masuk ke https. Iklan hanya muncul pada halaman http dan tidak muncul pada halaman https.

Saya masih belum yakin dengan hal tersebut. Saya pun mencoba mengunjungi blog orang lain, baik yang menggunakan http maupun https. Ternyata benar saja, blog dengan http terhalang iklan, sedangkan blog dengan https tidak terganggu iklan.

Pertanyaan berikutnya, apakah hal ini hanya terjadi di HP saya atau juga dialami oleh orang lain?

Saya mencoba mencari korelasi antara iklan Mgid dengan situs non https di Google. Sayang tidak ada jawaban yang memuaskan. Saya bahkan meninggalkan komentar pada salah satu blog teman terkait hal tersebut.

Karena tidak menemukannya di Google, saya pun berkelana di forum. Meski tidak bertanya, saya membaca postingan sebelumnya, siapa tahu ada yang mirip.

Ternyata ada yang mengalami hal serupa pada blognya di forum IAPD. Dan jawaban dari salah satu anggota forum mengatakan bahwa iklan tersebut dari operator. Bisa juga disebabkan karena https belum diaktifkan.

Saya pun mulai googling tentang iklan dari operator. Ternyata banyak juga yang mengalaminya. Teman blogger saya juga membalas komentar dan mengatakan bahwa iklan tersebut dari operator. Maka fix sudah, iklan berasal dari operator, bukan blog ataupun HP error.

Iklan Dari Operator

Berbicara mengenai operator, mengapa baru kali ini saya mendapat iklan demikian?

Setelah dipikir-pikir, karena saya baru saja beralih dari kartu Three ke Indosat. Oleh karenanya baru kali ini saya mengalaminya.

Dari hasil browsing, ada beberapa operator yang memang menampilkan iklan. Ada juga cara bagaimana menghilangkan iklan tersebut, namun belum saya coba.

Yang menjadi perhatian saya adalah posisi saya sebagai pembaca yang merasa cukup terganggu dengan adanya iklan tersebut yang kadang sembarangan menurut saya. Apalagi jika iklan tersebut muncul di blog saya dan saya tidak merasa memasangnya. Mungkin pembaca lain juga ada yang terganggu dengan iklan melayang. Meskipun blog saya juga ada iklannya, saya mencoba agar iklan tersebut tidak mengganggu pembaca.

Sebagai blogger, saya pun merasakan salah satu pentingnya https bagi blog. Setidaknya, pembaca tidak akan terganggu iklan operator jika blog saya menggunakan https. Bukankah ini salah satu cara agar memberikan kenyamanan kepada pembaca.

Iklan pada situs non https hanya muncul pada operator tertentu saja. Berdasarkan pengalaman saya, pada operator Three tidak ada iklan, sedangkan pada Indosat ada iklannya. Bagaimana dengan pengalaman Anda? Apa kartu yang Anda gunakan? Apakah juga terganggu iklan?

Pengalaman Salah Transfer Isi Saldo All Operator

Selama ini, saya terbiasa isi pulsa sendiri daripada beli di counter pulsa. Mungkin karena saya malas jalan, bagi saya isi pulsa lewat HP sendiri lebih praktis dan mudah.

Isi Pulsa Dari HP Sendiri

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk isi pulsa dari HP sendiri, misalnya lewat mobil banking, paytren, tokopedia, maupun jadi agen All Operator. Kebetulan, saya punya semua akun tersebut.
Dari berbagai media tersebut, saya paling sering isi pulsa lewat All Operator. Alasannya, karena aplikasinya sangat simpel dan ringan. Untuk transaksi, saya hanya perlu sinyal internet tidak perlu pulsa. Selain aplikasi yang disediakan, transaksi juga bisa dilakukan lewat WA dan SMS. Untuk jaga-jaga, saya aktifkan semuanya.

Agar bisa bertransaksi saya harus memastikan ada saldo yang cukup pada akun All Operator saya. Biasanya saya mengisinya sekalian banyak. Saldo tersebut saya gunakan terutama untuk keperluan pribadi. Tapi saya juga menjual pulsa dan token PLN kepada teman yang membutuhkan.

Pagi itu saya kehabisan kuota. Saldo All Operator saya hanya tinggal 12769. Hanya bisa digunakan untuk satu kali isi pulsa 10ribu. Saya pun mencari wifi untuk isi saldo.

Isi Saldo Lewat Transfer

Selama ini saya terbiasa mengisi saldo langsung ke pusat agen All Operator. Awalnya memang melakukan pendaftaran secara online. Maka untuk isi saldo pun juga lewat transfer. Sudah lebih dari 5 tahun saya melakukannya, selama ini tidak ada masalah.

Sebelum melakukan transfer, harus mengirim mengirim pesan untuk mendapatkan tiket berisi kode unik. Hari itu saya berniat isi saldo sebesar 1 juta rupiah. Saya pun mendapat balasan berupa nominal berisi kode unik yang harus ditransfer serta bank tujuan transfer. Ada pilihan bank Mandiri, BRI, BNI, dan BCA.

Kali ini saya saya melakukan transfer lewat bank BRI. Seperti biasa, saya menggunakan aplikasi Internet Banking supaya lebih praktis. Apalagi nomor rekening tujuan sudah tersimpan sebelumnya, maka saya tidak perlu repot mengetik ulang. Tidak menunggu lama uang pun berhasil dikirim.

Biasanya, akan ada pemberitahuan jika saldo sudah masuk. Berhubung saya meminta tiket menggunakan aplikasi dari All Operator, maka notifikasi pun akan masuk ke sana. Hanya saja, berhubung kuota saya sedang habis dan saya terputus jaringan dengan wifi, maka saya belum mendapat notifikasi. Tidak perlu dipikirkan, nanti masuk sendiri.

Isi Pulsa Bisa Lewat SMS

Pas malam harinya, saya baru kepikiran untuk isi kuota internet. Rupanya tidak nyaman juga jika tidak punya kuota sama sekali. Sebelum beli kuota, saya harus isi pulsa pada kartu kuota saya dulu. Tapi bagaimana mau isi pulsa jika tidak ada kuota?

Tentu saja saya masih bisa isi pulsa dengan SMS dari nomor utama saya. Selain dengan aplikasi yang memerlukasn kuota internet, isi pulsa All Operator juga bisa menggunakan SMS. Saya pun melakukan pengisian pulsa sebesar Rp 10rb.

Tidak berapa lama saya mendapat pemberitahuan bahwa pulsa sudah masuk. Saya juga mendapat SMS yang menyatakan bahwa transaksi berhasil. Yang membuat saya kaget adalah, bahwa saldo All Operator saya sekarang kurang dari 10.000. Bukannya pagi tadi saya sudah isi saldo, jangan-jangan saldonya tidak masuk.

Saya sempat panik. Saya cek lagi nominal yang harus saya transfer. Tepatnya Rp 1.008.063. Saya mencoba melihat jumlah uang yang telah saya transfer. Tapi saya tidak menyimpan bukti transfer di pagi hari. Karena selama ini tidak ada masalah, saya jarang menyimpan bukti transfer.

Saya mencoba tenang dan melakukan isi kuota dengan pulsa 10 ribu tadi. Setelah kuota terisi, saya login ke akun BRI internet banking untuk melihat riwayat transaksi. Saya telah melakukan transfer di pagi hari sebesar Rp 1.008.603. Ternyata saya salah memasukkan kode unik. Pantas saja saldo tidak kunjung masuk.

Parahnya lagi, saya tidak menyimpan bukti transaksi. Berbeda dengan BNI mobile banking yang memiliki menu untuk melihat bukti transfer sebelumnya, di BRI internet banking menu tersebut tidak tersedia jika tidak disimpan langsung setelah transaksi. Jika ditanya bukti transfer, mungkin saya harus mencetak rekening koran. Bagaimana pun juga, satu juta bukanlah uang yang sedikit.

Pengaduan Salah Isi Saldo

Sebelum berpikir kemana-mana, saya harus mencoba menghubungi cs dulu lewat pengaduan. Meskipun kejadiannya pagi dan saya baru sadar di malam hari, semoga masih bisa diproses.

Saya pun mengirim pesan singkat di aplikasi.

k. Tadi pagi 2 agustus 2019 sekitar pukul 8an saya salah transfer ke bri semestinya, Rp 1008063, tapi saya transfer 1008603, tolong diproses.

Saya pun langsung memperoleh balasan pesan otomatis

Pesan anda telah kami terima, mohon ditunggu dan sedang kami proses. Terima kasih

Saya pun menunggu dan berdoa, satu menit kemudian saya mendapat balasan lagi.

Mitra TLM Reload, saldo sudah bertambah Rp 1008603.


Saya tidak hanya mendapat pesan lewat aplikasi tapi juga lewat pesan WhatsApp yang menyatakan bahwa saldo sudah masuk. Rasanya saya lega sekali karena tidak jadi kehilangan uang satu juta rupiah.

Kejadian ini sebenarnya murni kesalahan saya. Maka saya sangat salut dengan CS All Operator yang begitu cepat menanggapi keluhan saya. Saya mun jadi makin percaya untuk menjadi agen All Operator ini.

Bagi sebagian orang, mungkin hal ini terjadi karena proses pengisian saldo yang terkesan rumit melalui transfer dan kode unik. Tentu transaksi tunai di counter All Operator untuk mengisi saldo jauh lebih mudah dan praktis. Tapi jujur saja, bagi saya pribadi, saya memang menyukai transaksi online. Jika untuk isi saldo saja saya harus berangkat, maka yang demikianlah yang merepotkan bagi saya.

Dalam transaksi online, unsur kepercayaan memang sangat diutamakan. Untuk jadi agen All Operator misalnya, ada banyak bertebaran di internet. Tapi saya tidak tahu, mana yang jujur dan mana yang tidak. Oleh karenanya, saya pun malas berpaling ke agen lain walaupun menawarkan harga yang lebih murah. Saya bertahan dengan yang selama ini saya gunakan karena unsur kepercayaan yang kuat.

Pendaftaran Gratis

Bagi yang kepo dengan All Operator yang saya gunakan bisa download brosurnya di sini.
Bagi berminat untuk menjadi agen, bisa melakukan pendaftaran gratis.

Kirim SMS dengan format

DAFTAR#NAMA#ASAL#NO HP

Contoh

DAFTAR#PUNCELL#JAKARTA#085212345678

Kirim ke 0852-8273-9173 (SMS khusus pendaftaran)

Demikianlah pengalaman saya salah transfer saat pengisian saldo All Operator. Semoga bermanfaat.

Berbagai Komentar Lucu Terkait Mati Lampu

Mati lampu atau mati listrik bukanlah hal yang baru maupun aneh di tempat kami. Kalo kartu Three kehilangan sinyalnya, atau fotokopi adik saya sedang sepi, biasanya listrik mati. Tidak masalah, saya masih bisa baca buku atau menghabiskan baterai HP yang tinggal sekarat.

Kemarin, saya membaca status Tere Liye yang sedang membahas mati lampu saat ia sedang mengetik novel Nebula. Hmm, sepertinya sang penulis sedang ngasih spoiler. Tapi kolom komentarnya dipenuhi oleh orang-orang yang membahas mati lampu dan bukan novelnya.

Saat saya membaca status teman saya yang lain, ternyata banyak yang mengeluhkan mati lampu. Rupanya, sedang terjadi pemadaman di Pulau Jawa sana, mungkin lebih tepatnya, Jakarta dan sekitarnya.

Tapi ada yang berbeda antara pemadaman di Jawa dan Kalimantan. Memang sama-sama gelap. Tapi tanggapan orang-orang yang berbeda.

Bagi kami yang terlalu sering mati lampu, sudah tidak guna update status setiap kali terjadi pemadaman. Namun di kota besar, yang jarang terjadi, sekalinya mati lampu, heboh sekali. Banyak keluhan di sosial media.

Daripada berkeluh kesah, ada juga yang mencoba mengambil hikmah. 


Ada beberapa tanggapan yang lucu menurut saya. Ini lah beberapa tanggapan lucu yang saya copas dari Facebook.
Belajar ngerawat dan ngelatih burung biar bisa kirim kirim surat
Mengenang kembali ibu Ra Kartini bahwa "sehabis gelap terbitlah terang"
Selalu isi ulang powerbank. Jangan pas mau pergi doang. 
Hidup Tanpa listrik lebih susah dibandingkan jomblo 
Saya Bisa makan di kegelapan ..kerna udah belajar dri kecil..dan udah paham cara nyuap..wlaupun d kegelapan gk mungkin nyuap belok ke mata..😂😂 
Biasanya hidup di dunia Maya kemaren baru serasa hidup di dunia nyata 😀 
Positifnya jadi gasakit hati liat mantan upload foto bedua disosmed sama pacarnya. Sekian. 
Jempol jadi bisa istirahat selama mati lampu 😂😂😂 
Medsos di blokir. Internet di blokir tak ada apa²nya dibanding mati listrik 
Imajinasi memuncak, seolah olah di kota mati yang di penuhi zombie, anjay

Bagaimana dengan Anda? Apakah baru merasakan mati lampu juga?  Bagaimana tanggapanmu?

Cara Menambah/Mengurangi Kolom di Tengah Excel dengan Keyboard

Kali ini saya kembali berurusan dengan microsoft excel. Biasanya saya menggunakan aplikasi ini untuk merekap nilai siswa. Cara paling mudah berurusan dengan excel adalah dengan mengedit file lama dan cukup mengganti nama dan nilainya saja. Saya tidak perlu repot-repot membuat tabel dari awal.

Namun ada kalanya saya harus mengedit tabel yang ada. Bisa jadi harus menambah atau mengurangi kolom. Bisa juga menambah dan mengurangi baris.

Selama ini saya terbiasa menambah dan mengurangi kolom dengan menggunakan klik kanan dan insert. Ternyata ada cara menambahkan kolom di tengah excel dengan keyboard saja. Lebih cepat dan praktis.

Cara Menambah Kolom di Tengah Tabel Excel Dengan Keyboard

Buka file excel yang ingin dirubah
Letakkan kursor di bagian atas kolom kemudian klik sehingga kolom tersebut terpilih (warna biru/abu-abu)

Tekan tombol Ctrl dan Shift dan + (tambah) secara bersamaan.
Kolom baru akan otomatis ditambahkan sebelum kolom yang dipilih.

Cara Menghapus/Mengurangi Kolom di Tengah Tabel Excel Dengan Keyboard

Buka file excel yang ingin dirubah
Letakkan kursor di bagian atas kolom kemudian klik sehingga kolom tersebut terpilih (warna biru/abu-abu)

Tekan tombol Ctrl dan - (minus) secara bersamaan.
Kolom yang ditandai akan terhapus.

Cara Menambah Baris di Tengah Tabel Excel Dengan Keyboard

Buka file excel yang ingin dirubah
Letakkan kursor di bagian kirim baris kemudian klik sehingga baris tersebut terpilih (warna biru/abu-abu).

Tekan tombol Ctrl dan Shift dan + (tambah) secara bersamaan.
Baris baru akan otomatis ditambahkan di atas baris yang dipilih.

Cara Menghapus/Mengurangi Baris di Tengah Tabel Excel Dengan Keyboard

Buka file excel yang ingin dirubah
Letakkan kursor di bagian kirim baris kemudian klik sehingga baris tersebut terpilih (warna biru/abu-abu).

Tekan tombol Ctrl dan - (minus) secara bersamaan.
Baris yang ditandai akan terhapus.

Berbagai cara di atas benar-benar sangat memudahkan saya dalam mengedit data dan tabel di excel. Menambah kolom maupun menghapus kolom yang tidak terpakai di excel menjadi lebih cepat. Menggunakan keyboard jauh lebih simpel daripada menggunakan mouse. Semoga bermanfaat.

Membaca Novel Berbahasa Inggris atau Undang Undang Berbahasa Indonesia?

Kali ini saya sedang berada dalam mode rajin. Dalam artian sedang rajin belajar mengenai pendidikan. Saat sedang mencari tujuan pendidikan nasional berdasarkan undang-undang, saya menemukan file lengkap Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Selama ini saya sering hanya sebatas membaca kutipannya saja, baik tentang tujuan pendidikan nasional maupun pengertian pendidikan. Baru kali ini saya melihat undang-undang lengkapnya sebanyak 33 halaman.

Berhubung sedang dalam mode rajin, saya memutuskan untuk membaca isi undang-undang tersebut secara lengkap. Mulai dari judul, menimbang, mengingat, menetapkan, sampai habis pada tanggal disahkan. Selama kurang lebih satu jam saya menyelesaikan membaca semua halamannya.

Menurut saya pribadi, 33 halaman sebenarnya bukanlah halaman yang terlalu banyak untuk bacaan. Saya bisa menghabiskan novel Tere Liye sebanyak 400 halaman dalam satu hari. Saya juga biasa membaca novel online berbahasa Inggris dan menikmatinya. Saya suka membaca.

Tapi sepertinya, meskipun bacaan kali ini berbahasa Indonesia saja, setelah menyelesaikannya, saya memilih membuka laptop dan menulis di blog. Rupanya satu jam membaca undang-undang lebih memusingkan dari pada membaca novel bahasa Inggris. Otak ini rasanya dituntut untuk berpikir keras memahami, mencerna, dan mengingat informasi yang baru saja saya baca.

Mungkin karena itu pulalah, membaca buku pelajaran lebih cape dari pada membaca novel. Jenis informasi yang dicerna memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Maka sebagai hiburan, saya pun beralih ke bacaan lain yang lebih ringan daripada undang-undang. Sepertinya membaca komik bisa dijadikan sebagai selingan.

Kelebihan dan Kekurangan Transfer Uang Dengan Flip.id

Flip adalah aplikasi yanng berguna untuk menghemat biaya transfer antar bank di Indonesia. Dengan melakukan transfer melalui aplikasi Flip, biaya transfer menjadi gratis. Saya pun termasuk salah satu penggunanya.

Sebelum menggunakan Flip saya sudah membaca banyak review mengenai aplikasi ini. Review tersebut ada yang berupa pujian ada juga berupa keluhan. Setelah saya menggunakan sendiri aplikasi ini, saya pun bisa merasakan beberapa kelebihan dan kekurangan aplikasi ini.

Kelebihan Aplikasi Flip

1. Gratis Biaya Transfer Antar Bank

Flip adalah aplikasi pertama yang saya temui yang bisa membuat biaya transfer antar bank dari Rp 6.500 menjadi Rp 0 alias gratis. Tentu saja ini adalah keunggulan utama dan memang manfaat utama yang disodorkan oleh aplikasi ini.

2. Rekening Tujuan Tidak Harus Memiliki Akun Flip

Transaksi transfer menggunakan Flip sepenuhnya adalah transaksi perbankan. Oleh karenanya tidak perlu khawatir bahwa penerima uang tidak memiliki akun Flip karena tidak masalah. Uang yang ditransfer akan sampai ke rekening tujuan dengan selamat.

3. Sudah Terverifikasi oleh Bank Indonesia

Saya termasuk orang yang cukup berhati-hati mengenai aplikasi keuangan di smartphone. Hanya aplikasi resmi dari bank yang akan saya gunakan. Aplikasi Flip sendiri, sebenarnya hanya pihak ketiga sebagai perantara dalam proses transfer. Semua mekanisme keuangan dilakukan oleh jaringan perbankan. Sebagai legalisasi, Flip sudah terdaptar di Bank Indonesia dengan nomor izin 18/196/DKP/68. Saya pun tidak ragu untuk menggunakannya.

Kekurangan Aplikasi Flip

1. Proses Verifikasi Agak Ribet

Dibandingkan aplikasi lain yang dapat langsung digunakan setelah registrasi, akun Flip baru dapat digunakan untuk transfer setelah melewati proses verifikasi. Untuk verifikasi harus menampilkan data sebenarnya berupa foto KTP, foto wajah, dan foto sedang memegang KTP.

Keluhan yang sering ditemui adalah verifikasi gagal karena gambar yang tidak jelas atau tidak cocok. Bisa jadi karena posisi gambar yang salah atau buram. Tidak sedikit yang mengeluhkan hal ini di halaman review Flip di Playstore.

Adapun saya pribadi bisa melewati proses verifikasi dengan cepat. Jadi keadaan ini beisa berbeda untuk setiap orang.

Mungkin ada yang bertanya kenapa verifikasinya harus ribet begini. Hal ini merupakan persyaratan dari Bank Indonesia agar Flip tetap bisa beroperasi dan mendapatkan nomor izin. Ini adalah salah satu bagian dari keamanan.

2. Proses Transfer Lebih Lambat

Di halaman resmi Flip.Id disebutkan bahwa prose transfer berlangsung selama 20 menit atau lebih. Hal ini biasanya tergantung antrian dan banyaknya transaksi pada waktu itu. Pada kasus saat terjadi gangguan bank proses bisa berjam-jam. Karena semua transaksi menggunakan jaringan perbankan, jadi gangguan bank di luar kuasa Flip. Pada saat lain ketika begitu banyak transaksi, maka antrian pun menjadi panjang seperti pada transaksi ke bank BCA.

Saya sarankan, jika sang penerima uang sedang dalam keadaan mendesak sekali dan tidak sanggup menunggu lama, mungkin bisa memilih opsi Prioritas, namun ada biaya Rp 2.500 pertransaksi. Atau ngga usah pake Flip aja, supaya langsung sampai, tapi biaya ditanggung sendiri.

3. Transfer Terbatas pada Jam Kerja

Aplikasi Flip memang bisa digunakan setiap saat. Tapi untuk transfer uang, hanya akan diproses pada jam kerja. Oleh karenanya jangan mengharap transfer uang dari Flip pada malam hari atau hari libur. Jika mendesak sekali, jangan mengharap biaya transfer transfer gratis dari Flip.

Demikianlah kekurangan dan kelebihan Flip menurut saya. Kesimpulannya, aplikasi Flip sangat bagus untuk menghemat biaya transfer antar bank. Meski begitu kadang Flip bukanlah pilihan yang tepat untuk transfer uang dalam keadaan mendesak. Semoga bermanfaat.

Nomor WhatsApp Diambil Orang Lain, Kok Bisa?

Suatu hari ada yang posting di grup WhatsApp (WA) memberi kabar bahwa nomor WA salah seorang rekan kami telah diambil dan digunakan orang lain. Oleh karenanya agar berhati-hati dengan nomor tersebut supaya tidak tertipu.

Yang saya pikirkan waktu itu adalah, Kok bisa nomor WA diambil oleh orang lain. Padahal semestinya memerlukan kartu SIM nomor WA tersebut agar bisa login di HP yang berbeda.

Saya pun tidak banyak memikirkannya, toh bukan urusan saya. Yang bersangkutan pun telah memiliki nomor WA yang baru.

Beberapa hari yang lalu, adik saya mengirimkan pesan WA. Dia memberi kabar bahwa nomor WA miliknya tiba-tiba terganti. Begitu saya tanya alasannya, katanya ada pemberitahuan yang menyatakan bahwa ada yang mengaktifkan nomor WA nya di HP lain. Saya pun mulai bisa memikirkan kronologis kejadiannya.

Kronologis Nomor WhatsApp Digunakan Orang Lain.

Adik saya mempunyai nomor telepon yang sudah lebih dari 10 tahun ia gunakan. Nomor itu juga yang digunakannya sebagai nomor WA. Semenjak adanya internet, ia jarang menggunakan nomor tersebut untuk telepon maupun SMS. Kami memang tinggal serumah, tidak ada alasan untuk menelpon. Apalagi sosial media sudah lama menjadi alat komunikasi pengganti.

Karena terlalu lama tidak digunakan dan tidak melakukan pengisian pulsa ulang, nomor tersebut akhirnya tidak aktif lagi tanpa ia sadari. Ia mencoba menelpon operator, namun nomor tersebut tetap tidak bisa diaktifkan. Akhirnya ia membeli nomor ponsel baru.

Meskipun nomor tersebut tidak aktif lagi, namun akun WA yang menggunakan nomor tersebut tetap bisa digunakan tanpa masalah. Maka ia pun tetap menggunakan nomor WA yang lama.

Beberapa hari yang lalu, salah satu pelanggan toko menelpon nomor tersebut karena adik saya tidak membalas pesan WA. Ternyata panggilan tersebut diangkat dan dijawab oleh suara laki-laki. Ia pun menceritakannya kepada adik saya.

Karena penasaran, saya pun menelpon nomor tersebut. Rupanya nomor adik saya yang telah mati, dihidupkan lagi oleh operator dan dijual sebagai nomor kartu SIM baru. Kini nomor itu dimiliki oleh orang lain.

Awalnya kami mencoba untuk membeli kartu SIM tersebut dari pemiliknya yang baru. Sayangnya orang tersebut sepertinya tinggal di tempat yang agak terpencil dan tidak tahu cara mengirim paket. Akhirnya kami memutuskan untuk merelakannya.

Pada malam harinya lah, adik saya memberi kabar bahwa nomor WA nya telah berganti, karena digunakan oleh orang lain. Rupanya pemilik barunya memutuskan untuk menggunakan nomor tersebut sebagai nomor WA.

Sempat kesal juga, karena pemilik baru tersebut sebenarnya sudah tahu bahwa adik saya selama ini masih menggunakan nomor WA tersebut. Tapi dia tetap menggunakan nomor tersebut di WA nya. Kesannya dia malah dengan sengaja mengambil alih akun WA adik saya.

Efek Nomor WA Diambil Orang Lain

Keesokan harinya kakak saya mengirim pesan WA dan menanyakan foto cowo yang ada di akun WA adik saya. Saya pun menceritakan kronologisnya dan memberikan nomor WA baru adik saya. Saya yakin beberapa teman adik saya pun akan banyak yang bingung dengan perubahan pemilik akun WA tersebut.

Saya pun jadi mengaitkan pengalaman tersebut dengan beberapa kejadian lain yang pernah saya dapati. Misalnya ketika nomor lama teman saya muncul sebagai akun WA orang lain.

Diantara orang-orang yang suka gonta-ganti nomor, beberapa diantaranya mempertahankan nomor WA yang sama. Hanya saja, kejadian tidak mengenakkan seperti yang dialami adik saya bisa saja terjadi.

Dari kejadian tersebut, saya pun mulai bisa memahami bagaimana nomor WA bisa menjadi milik orang lain yang bahkan tidak dikenal sama sekali.

Pengalaman Pakai FLIP Gratis Transfer Uang Antar Bank

Selama ini saya mempunyai beberapa rekening tabungan pada bank yang berbeda. Setiap rekening tersebut saya alokasikan untuk tujuan yang berbeda. Untuk memudahkan transaksi saya pun menginstal aplikasi mobile banking pada remua rekening tersebut.

Dalam hal belanja online, saya tidak mengalami kesulitan karena saya bisa memilih rekening tujuan sesuai dengan rekening yang saya miliki. Oleh karenanya, saya tidak pernah terkena biaya transfer antar bank.

Meski begitu, bukan berarti saya tidak pernah mengeluarkan biaya Rp 6.500 untuk biaya transfer bank. Justru saya kena charge saat melakukan transfer dari rekening saya ke rekening saya yang satunya lagi karena berbeda bank.

Kesannya ribet banget ya, transfer ke rekening bank sendiri. Seperti saya katakan sebelumnya, setiap rekening tersebut fungsinya berbeda. Terutama ketika ingin transfer ke rekening khusus tabungan. Jika misalnya harus ngambil uang di ATM BRI kemudian memasukkannya di bank Muamalat lewat teller, rasanya jauh lebih ribet. Saya memilih jalur praktis dengan cara transfer lewat mobile banking. Oleh karenanya saya dikenai biaya Rp 6.500.

Kegiatan ini pun rutin tiap bulan saya lakukan. Jika diakumulasi entah sudah berapa ratus ribu habis hanya untuk biaya transfer antar bank. Maka begitu saya bertemu dengan aplikasi Flip, saya langsung penasaran dan mencobanya.

Asal Mula Kenal Flip

Awalnya saya sedang berselancar melihat-lihat beranda Facebook. Kemudian saya melihat iklan Flip di sana. Dalam hati saya bertanya-tanya, memangnya bisa transfer gratis antar bank. Namun saat saya baca komentarnya, rata-rata positif, dan ada yang sudah menggunakannya sejak 2016.

Tentu saja saya sempat ragu dengan aplikasi transfer jika menggunakan aplikasi ketiga. Maka saya pun langsung mencari tahu mekanismenya. Ternyata Flip memang aman.

Pada dasarnya, Flip hanya sebagai perantara. Cara kerjanya sangat sederhana, namun bisa menghemat biaya transfer sebesar Rp 6.500 setiap transaksinya. Misalnya, saya ingin transfer uang dari rekening BNI ke Muamalat

Pertama, saya mengirim uang dari rekening BNI saya ke rekening BNI milik Flip, gratis tanpa biaya. Kemudian Flip mengirim uang dari rekening Muamalat miliknya ke rekening Muamalat tujuan, gratis tanpa biaya. Demikianlah cara kerja Flip sehingga bisa transfer secara gratis.

Download, Instal, Registrasi, dan Aktivasi Flip

Setelah yakin dengan apa yang saya baca di internet dari berbagai review, saya pun mendownload aplikasi Flip dan menginstalnya di HP saya. Aplikasinya ringan, hanya 17 MB saja.

Agar bisa menggunakan aplikasi ini saya harus melakukan regsitrasi dan aktifasi. Seperti biasa, registrasi menggunakan email dan nomor Handphone. Sedangkan aktifasi, harus upload foto KTP dan wajah. Terkesan agak ribet, tapi prosesnya mudah saja bagi saya.

Pengalaman Pertama Menggunakan Flip

Proses transaksi transfer menggunakan Flip harus sesuai dengan jam kerja yaitu Senin sd Jumat 08.00 - 18.00 WIB. Saya pun mencobanya pada senin pagi. Saya melakukan transfer dari BNI Syariah ke Bank Muamalat. Kedua rekening tersebut adalah milik saya sendiri.

Pada aplikasi dijelaskan bahwa proses transfer biasanya berlangsung sekitar 20 menit atau lebih. Biasanya tergantung dari antrian transfer pada waktu itu. Tapi jangan khawatir. Setelah mengirim uang ke Flip, tidak perlu menunggu sambil melihat layar Flip. Meskipun aplikasi ditutup, proses transfer akan tetap dijalankan.

Transaksi pertama yang saya lakukan berhasil kurang dari satu jam. Biasanya akan muncul notifikasi yang menyatakan bahwa transaksi telah berhasil. Saya pun telah menghemat uang sebesar Rp 6.500.

Untuk menghemat uang transfer, aplikasi Flip ini memang sangat membantu sekali. Maka sejak saat itu saya selalu menggunakan Flip untuk transfer antar bank, terutama saat keadaan tidak mendesak.