Cara Memperpanjang Domain di Google Domain dengan BNI Debit Online

September 16, 2018 7
Tahun lalu, saat peringatan tahun baru Hijriah, saya melakukan sesuatu yang baru, yaitu membeli domain TLD untuk Maringenet. Tahun ini, bertepatan dengan tanggal 21 September, saya pun harus kembali membayar ke Google untuk memperpanjang domain Maringenet.

Sebelumnya saya melakukan pembelian domain TLD di Google Domain dan melakukan pembayaran dengan BNI Debit Online. Saya juga mengatur agar dilakukan renew atau perpanjangan otomatis untuk tahun berikutnya.

Tentu saja, hal tersebut tidak akan berhasil untuk tahun ini, karena nomor VCN yang berasal dari BNI Debit Online hanya berlaku untuk 7 hari. Dengan kata lain saya harus melakukan request VCN baru untuk memperpanjang domain.

Sudah sejak sebulan yang lalu saya mendapat email pemberitahuan dari Google Domain tentang masa aktif domain yang sebentar lagi habis. Kurang dari seminggu, email tersebut kembali datang.

Awalnya saya sempat ragu dengan langkah yang harus dilakukan untk pembayaran perpanjangan domain TLD di google domain. Pastinya saya harus memperbaharui metode pembayaran dan nomor Master Card yang terdaftar di sana.

Daripada bingung memikirkan cara dan langkah-langkahnya, saya pun mengunjungi situs Goolge Domain untuk melihat menu yang disediakan. Ternyata cara memperpanjang domain semudah cara membeli domain untuk pertama kalinya.

Cara Memperpanjang Domain TLD di Google Domain dengan BNI Debit Online

Buka situs Google Domain
Kunjungi laman Manage My Domain

Daftar domain yang kita miliki di Google Domain akan ditampilkan, saya sendiri hanya memiliki satu domain di Google Domain.

Pilih lambang di bawah telisan Expires
Pilih Add Years


Terdapat pilihan perpanjangan domain dari 1 tahun sampai 9 tahun lengkap dengan harganya dalam rupiah.

Harga perpanjangan domain selama 1 tahun masih sama dengan pertama kali saya beli tahun lalu.

Karena berniat menggunakan domain ini dalam waktu lama, kali ini saya memilih perpanjangan domain untuk langsung selama 2 tahun.

Setelah itu saya dibawa ke halaman pembayaran.

Karena kartu Master Card yang dulu sudah tidak berlaku lagi, Pilih Add Debit or Credit Card


Sebelum bisa melanjutkan proses selanjutnya, saya melakukan request VCN BNI Debit Online melalui BNI Mobile Banking


Untuk nominalnya bisa sama persis dengan nominal tagihan, atau pun lebih. Kelebihannya akan dikembalikan ke rekening.

Setelah memperoleh nomor VCN untuk pembayaran Domain simpan untuk dimasukkan dalam metode pembayaran.

Kembali ke halaman pembayaran Google Domain
Pilih Add Debit or Credit Card
Masukkan nomor kartu, masa berlaku (bulan/Tahun), dan CVC.
Nama dan alamat tidak perlu dirubah jika menggunakan rekening yang sama dengan sebelumnya.
Klik Buy


Kartu akan diverifikasi, jika prose berhasil maka masa berlaku domain pun akan diperpanjang.

Saya pun akhirnya berhasil memperpanjang domain Maringenet di Google Domain untuk dua tahun mendatang.

Kendala selama proses

Kenyataanya ada beberapa kendala yang sempat saya alami saat melakukan proses perpanjangan domain. Namun saya berhasil mengatasinya.

1. Koneksi terputus saat sedang melakukan request VCN di BNI mobile banking.

Saat koneksi terputus ketika melakukan transaksi di mobile banking, sebelum memutuskan untuk mengulang transaksi, biasakan untuk melihat riwayat transaksi terakhir. Karena bisa jadi transaksi sudah berhasil. Tidak mau dong, melakukan transfer sampai dua kali.

Ternyata transaksi saya kali ini juga telah berhasil. Saya bahkan tidak sempat melakukan screnshoot halaman. Tapi untungnya saya bisa melihat bukti transaksi beserta nomor VCN pada menu BNI Mobile Banking


2. Tidak ada Valid Thru pada Bukti Transaksi

Pada data VCN yang harus diisi di metode pembayaran meliputi nomor kartu (BDO), Valid Thru (bulan/tahun), dan CVC.

Sayangnya pada bukti transaksi yang saya peroleh, tidak ada tanggal valid thru. Padahal jika melakukan SS langsung, biasanya ada tercantum di sana.

Saya sempat berpikir untuk melakukan request VCN ulang. Toh jika tidak dipakai nanti uangnya akan tetap dikembalikan ke rekening.

Tapi saya teringat dulu juga pernah melakukan request VCN dan mencoba menebak bulan dan tahun valid thru berdasarkan riwayat sebelumnya.

Ternyata mudah saja untuk bulannya mengikuti bulan saat ini, yaitu September dan tahunnya ditambah dua tahun mendatang. Maka valid Thru VCN kali ini adalah 09/20.

3. Card Declined

Setelah melalui itu semua, dan melakukan input kartu dengan benar, saya menghadapi balasan, card declined, kartu ditolak. Entah kenapa lagi ini.

Tapi saya coba terus, sempat ganti pake kartu pembayaran yang lain juga. Membenarkan jaringan internet dan sebagainya.

Setelah beberapa kali, akhirnya malah berhasil.

Kesimpulan

Dengan kata lain, bagi yang mencoba mengikuti cara di atas, mungkin akan menemui beberapa kesulitan juga. Tapi secara umum, BNI Debit Online memang bisa digunakan untuk pembayaran domain di Google Domain.

Bagi pengguna BNI Syariah, jangan khawatir. Karena sebenarnya saya juga menggunakan BNI Syariah, dimana BNI Debit Online dinamakan juga BNI Hasanah Debit Online.

Memantau Lokasi Macet Melalui Google Maps

September 05, 2018 4
Saat tinggal di Jakarta, kemacetan merupakan hal yang lumrah bagi saya. Tiada hari tanpa macet di Jakarta. Syukurnya, saya bukanlah orang yang harus naik angkot setiap hari. Jadi tidak terlalu terpengaruh.

Di Kalsel, macet bukanlah makanan saya. Jalanan lancar dan mulus meski saya harus berangkat pagi dan pulang sore dari tempat bekerja. Meski begitu, bukan berarti di tempat kami tidak pernah macet.

Rumah saya berada di jalur utama tempat kendaraan lewat saat arus mudik atau ada even lainnya. Berhubung jalannya memang tidak lebar, maka macet pun menjadi keniscayaan pada saat-saat seperti itu. Alasan lain yang bisa menyebabkan macet adalah perbaikan jalan atau adanya kecelakaan lalu lintas.

Kemacetan paling sering terjadi di sore hari. Beruntungnya, pada jam tersebut saya biasanya sudah di rumah. Namun saya bisa melihat barisan mobil yang tidak bergerak di jalan depan rumah.

Karena penasaran, saya biasanya membuka Google Maps untuk memantau seberapa panjang kemacetan yang terjadi.

Memantau Lokasi Macet Melalui Google Maps

Garis berwarna merah menandakan lokasi macet. Semakin tua warna merahnya, semakin macet lokasi tersebut.

Kadang saya mendengar suara umpatan dari para supir yang merasa tidak sabar. Biasanya terjadi jika sampai malam hari macet tidak kunjung selesai.

Perjalanan yang mestinya bisa ditempuh dalam 1 jam berubah menjadi 4 jam, tentu sangat menyebalkan.

Gambar tersebut adalah tampilan Google Maps yang saya ambil pada pukul 21.29. Kemacetan sudah terjadi sejak pukul 15.00. Tentu saja para supir menjadi emosi dan tidak sabar. Padahal dalam keadaan normal, lalu lintas di daerah ini biasanya lancar.

Kemacetan memang bisa dipantau di Google Maps, tapi sayangnya Google tidak selalu bisa memberikan solusi. Misalnya pada kemacetan yang terjadi di depan rumah saya. Berhubung merupakan jalur utama dan terbatasnya jalur alternatif untuk jarak yang dekat, maka para supir terpaksa tetap harus melalui kemacetan tersebut.

Syukurlah kemacetan seperti ini tidak terjadi setiap saat dan hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Saya paling senang melihat warna hijau di Google Maps yang menandakan lalu lintas lancar.


Semoga lalu lintas selalu lancar seperti warna hijau pada gambar tersebut. Kalaupun harus macet, semoga cuma beberapa menit dan tidak sampai berjam-jam.

DuckDuckGo Mesin Pencari Yang Tidak Melacakmu

September 03, 2018 6
Mesin pencari tidak hanya Google. Ada juga mesin pencari lain di internet, seperti Yahoo dan Bing. Hanya saja, saat ini Google memang menjadi mesin pencari yang paling banyak digunakan.

Karena Google paling banyak digunakan maka Url perujuk di statistik blog saya didominasi oleh Google. Hanya saja ada url lain yang rupanya juga merujuk ke blog saya yaitu duckduckgo.com

Url ini adalah baru bagi saya. Karena penasaran, saya pun mengikuti link yang merujuk ke situs tersebut.

Rupanya DuckDuckGo.com adalah situs mesin pencari juga. Situs ini bahkan memiliki slogan Mesin Pencari Yang Tidak Melacakmu.

DuckDuckGo

Masalah privasi memang menjadi isu yang sering dibahas di dunia elektronik seperti internet. Banyak orang yang ingin bebas berselancar tanpa takut data privasinya disalahgunakan.

Rupanya DuckDuckGo mencoba menjawab kegelisahan para pengguna internet dengan menghadirkan mesin pencari yang mengedepankan privasi penggunanya.

Secara umum, saya sendiri kurang paham, privasi seperti apa yang ditawarkan oleh DuckDuckGo ini. Namun berdasarkan statistik blog saya, beberapa orang telah menggunakan mesin ini dan sampai ke blog ini.

Saya mencoba mencari tahu lebih lanjut mengenai mesin pencari ini. Rupanya DuckDuckGo memang merupakan salah satu mesin pencari alternatif yang bisa digunakan selain Google.

Sebagaimana Yahoo dan Bing, DuckDuckGo memang tidak sebesar Google. Meski begitu bukan berarti tidak ada penggunanya. Hal ini terbukti dengan adanya pengunjung blog saya yang berasal dari mesin pencari ini.

Bagi yang ingin lebih menjaga privasi, mungkin DuckDuckGo bisa menjadi pilihan sebagai mesin pencari pengganti Google.

Cara Bayar Virtual Account dari BNI Mobile Banking

September 01, 2018 2
Akhir-akhir ini saya sering sekali belanja online. Beberapa kali melalui Tokopedia, karena bisa pilih pengiriman lewat Pos Indonesia.

Selain itu saya juga mencoba belanja dari Lazada. Mungkin karena ada barang yang saya inginkan dan saya lihat ongkirnya lebih murah.

Untuk metode pembayaran, saya memilih transfer, karena memang itulah metode pembayaran yang paling nyaman bagi saya.

Di Tokopedia ada pilihan berbagai macam bank untuk transfer melalui virtual account. Sedangkan di Lazada untuk BNI dan bank lainnya nomor virtual account nya sama saja. Saya jadi tidak tahu bank apa yang dituju. Akibatnya saya malah ragu, harus menggunakan metode transfer sesama BNI atau online antar bank.

Setelah saya perhatikan, ternyata ada pilihan transfer ke virtual account pada BNI mobile banking.

Cara Bayar Virtual Account (VA) dari BNI Mobile Banking

Buka Aplikasi BNI Mobile Banking
Masukkan User Id dan MPIN

Pilih Transfer
Pilih Virtual Account Billing

Cara Bayar Virtual Account dari BNI Mobile Banking

Pilih Input Baru
Masukkan nomor VA/Billing
Klik Lanjut

Akan muncul nama akun dan jumlah yang harus dibayar
Masukkan Password Transaksi
Klik Lanjut


Transaksi berhasil.
Verifikasi pembayaran biasanya bersifat otomatis.

Sebenarnya, untuk transfer ke virtual account juga bisa menggunakan menu transfer antar BNI maupun online antar bank. Kelebihan memilih menu virtual accoount billing adalah akan terhindar dari kesalahan saat memasukkan nominal transfer. Karena setelah memasukkan nomor virtual account nama akun dan jumlah yang harus dibayar akan otomatis ditampilkan. Nasabah hanya perlu mamasukkan password untuk konfirmasi.

Demikianlah cara bayar Virtual Account dari BNI Mobile Banking, sangat mudah dan praktis. Sebagai catatan, saya menggunakan rekening BNI Syariah saat melakukan transaksi ini.

Pengalaman Bayar Pajak Motor di Samsat Corner Q-Mall Banjarbaru, Cepat dan Mudah!

August 30, 2018 2
Sudah lebih dari lima tahun saya memiliki sepeda motor yang pajaknya harus saya bayar setiap tahun. Biasanya saya memperpanjang STNK dengan cara bayar pajak di kantor Samsat Martapura. Saya harus rela menunggu lama karena ada banyak berkas yang harus diurus oleh petugas di loket-loket yang ada.

Bulan ini saya kembali harus mengurus pajak sepeda motor tersebut. Saya mendengar bahwa bayar pajak motor di Samsat Corner Q-Mall Banjarbaru prosesnya lebih mudah dan cepat.

Berhubung hari ini jadwal pulang cepat, maka saya tidak langsung pulang ke rumah, tapi pergi ke Q-Mall Banjarbaru. Masih pukul 11.00, Insya Allah masih sempat berurusan.

Karena ini pertama kalinya saya akan ke Samsat Corner di Q-Mall, saya pun parkir motor di parkiran Q-Mall. Mau tidak mau saya pun harus mengambil karcis parkir.

Begitu memasuki mall, saya langsung bertanya pada satpam lokasi Samsat Corner. Ternyata lokasinya di bagian luar mall dan saya harus turun satu lantai.

Tiba-tiba saya bertemu salah seorang teman yang juga sedang berada di mall. Dengan baik hati, dia pun mengantarkan saya sampai ke Samsat Corner. Saya pun tidak perlu bingung mencari lokasinya.

Samsat Corner di Q-Mall Banjarbaru memang berupa ruko berukuran kecil. Semestinya saya tidak perlu masuk ke parkiran sepeda motor Q-Mall. Tapi langsung saja menuju Samsat Corner di Q-Mall lantai satu sebelah kiri. Untuk pengalaman pertama tidak masalah.

Tidak banyak orang yang antri di sana. Saya mengambil nomor antrian kemudian duduk menunggu. Karena Samsat Corner Q-Mall berada di Banjarbaru dan sepeda motor saya beli di Martapura, maka saya memilih antrian Samsat Corner Online.

Bayar Pajak Motor di Samsat Corner Q-Mall Banjarbaru

Karena proses yang cepat, tidak berapa lama nomor antrian saya dipanggil. Saya hanya menyerahkan nomor antrian dan STNK serta SKPD asli. Padahal saya sudah menyiapkan berbagai fotokopi termasuk KTP, ternyata tidak diperlukan. Mungkin karena online.

Saya kemudian diminta membayar pajak sebesar Rp 185.000,-. Saya sudah menyiapkan uang pas dari awal supaya tidak ribet. Kemudian saya menerima SKPD yang baru dan STNK yang sudah distempel tanda pengesahan.

Prosesnya sebentar sekali, tidak sampai setengah jam. Saya pun bisa melanjutkan untuk jalan-jalan di Mall karena sudah terlanjur ke sana. Walaupun ujung-ujungnya saya pulang tanpa membeli apa-apa.

Pembayaran pajak motor di Samsat Corner Q-Mall memang cepat dan mudah. Tahun depan, saya bayar di sini lagi saja.

Informasi Tambahan,

Samsat Corner Q-Mall melayani:

- Perpanjangan pajak untuk wilayah Kalimantan Selatan
- Syarat perpanjangan pajak sepeda motor (R2), yaitu : STNK asli dan SKPD asli
- Syarat perpanjangan pajak mobil (R4), yaitu : STNK asli, SKPD asli, KTP asli atas nama dan atau alamat yang sama tertera di STNK.

Samsat Corner tidak melayani:

- Perpanjangan pajak 5 tahunan sepeda motor dan mobil (dapat dilakukan di Samsat induk masing-masing)
- Perpanjangan pajak mobil plat kuning
- Proses balik nama

Himbauan kepada wajib pajak agar mempersiapkan persyaratan sebelum melakukan pembayaran. Pembayaran pajak bisa dilakukan 90 hari sebelum jatuh tempo.

Awas, Penipuan Tiket Tour & Travel Berkedok Lowongan Kerja

August 27, 2018 3
Adik saya meminta pendapat pada saya sehubungan salah seorang pelanggan yang baru memprint email di tempat kerjanya. Email tersebut berisi rincian yang menyatakann bahwa orang tersebut lulus seleksi berkas untuk lowongan kerja dan diminta untuk menghadiri interview. Sepintas tidak ada yang salah, tapi setelah saya baca emailnya dengan seksama, terlihat sesuatu yang mencurigakan di sana.

Awalnya seorang Bapak-bapak datang ke fotokopian adik saya dan bertanya apakah bisa melayani untuk mengirim email. Adik saya pun membantu orang tersebut untuk mengirim email lamaran kerja ke sebuah perusahaan batu bara.

Beberapa hari kemudian, orang tersebut datang lagi untuk menanyakan email balasan. Ia mengaku telah mendapat telpon dari yang mengatakan bahwa ia telah lulus seleksi berkas dan agar membaca rinciannya melalui email.

Adik saya pun membuka email dan memprintkan balasan email untuk Bapak tersebut. Ia hanya sempat membaca sekilas dan langsung menyerahkannya. Berhubung adik saya juga sibuk melayani pelanggan lain, jadi dia hanya mengerjakan sesuai pekerjaannya.

Saat ada waktu luang, adik saya yang penasaran pun membaca email tersebut lebih seksama. Dia pun menemukan beberapa kejanggalan dan akhirnya mendiskusikannya dengan saya.

Kejanggalan pertama adalah alamat email yang digunakan tidak menggunakan domain perusahaan, melainkan email gratisan dari gmail.com. Sedangkan perusahaan resmi biasanya menggunakan email resmi seperti hrd@appc.co.id

Paparan isinya terlihat cukup menggiurkan. Pelamar yang dinyatakan lulus berkas diharapkan mengikuti interview di Surabaya dengan jadwal dan rincian terlampir. Untuk biaya akomodasi seperti tiket pesawat dan lainnya akan digantikan oleh perusahaan begitu sampai di lokasi.

Saya pikir, tidak masalah jika uang akan diganti. Meskipun tidak lulus, anggap saja jalan-jalan ke pulau Jawa.

Bagian terakhir justru membuat kening saya berkerut dan kecurigaan meningkat. Untuk membelian tiket pesawat, diharapkan melakukan reservasi melalui Tour & Travel yang telah ditunjuk. Dilampirkan nomor telepon yang bisa dihubungi untuk pemesanan.

Setahu saya, perjalanan dimana biaya transportasi dan akomodasi diganti, biasanya tidak membatasi dimana beli tiket dan sebagainya. Yang terpenting bisa melampirkan bukti pembayaran yang sah.

Kami pun mencoba mencari informasi dii Google, apakah ada penipuan dengan pola sejenis. Ternyata banyak yang mengalami penipuan dengan kasus serupa. Bahkan hal ini sudah ada dibahas di Kaskus sejak tahun 2013. Sampai sekarang pun, ternyata masih ada.

Pertama-tama korban melamar pekerjaan melalui email. Kemudian diminta datang untuk wawancara ke lokasi yang jauh. Semua biaya transportasi akan diganti, namun harus membeli tiket pada agen yang ditunjuk. Setelah uang ditransfer untuk beli tiket, tiket tidak kunjung tiba dan uang pun melayang. Penipuan jenis ini adalah penipuan tiket tour dan travel yang berkedok lapangan kerja.

Adik saya menghubungi Bapak yang melamar pekerjaan dan memperoleh email tersebut. Setelah melalui berbagai pertimbangan beliau pun memutuskan untuk tidak berangkat karena memang tidak yakin dengan email tersebut.

Di zaman teknologi kali ini pun, penipuan juga semakin canggih. Para korbannya bahkan orang-orang yang sedang memerlukan. Maka kita pun harus lebih berhati-hati dan teliti agar tidak menjadi korban penipuan.

Suka Duka Kurs Dollar Bagi Publisher Adsense

August 25, 2018 7
Sebagai salah satu publisher Adsense yang menggunakan akun lama, kadang ada rasa campur aduk terkait dengan kurs rupiah terhadap dollar. Sebagai warga negara Indonesia, tentu saya sedih jika harga rupiah melemah. Tapi di sisi lain saat rupiah melemah terhadap dollar, maka rupiah yang diterima akan lebih banyak saat gajian adsense.

Dalam grup adsense biasanya ada pertanyaan terkait potongan adsense US jika dibayarkan lewat rekening. Saya pribadi kadang kurang mengerti, apa yang dimaksud dengan adsense US. Apakah terkait pembayarannya yang menggunakan USD atau, akun adsense yang beralamatkan di US.

Akun saya sendiri masih menggunakan mata uang USD. Namun untuk pembayaran saya menggunakan transfer langsung ke rekening. Dulu sempat menggunakan Western Union, tapi semenjak bisa pake rekening, saya memilih menggunakan rekening. Lebih cepat dan tidak pake ribet.

Beberapa alasan publisher lain yang lebih suka menggunakan WU adalah

- Tidak ada potongan.
- Lebih suka langsung menerima uang cash.
- Supaya terlihat bekerja, karena pergi mengambil uang gaji.

Terkait dengan potongan pembayaran adsense US melalui rekening ada info yang menyatakan adanya potongan dengan nilai bervariasi. Ada juga yang mengatakan bebas potongan.

Saya pribadi lebih percaya bahwa pembayaran yang saya terima tidak mengalami potongan. Karena memang saya tidak menemukan situs resmi yang menyatakan adanya potongan tersebut. Begitu pula di rekening saya tidak ada keterangan mengenai potongan.

Yang biasa saya lakukan adalah mengecek kurs dollar yang saya terima terkait pembayaran tersebut.

Pada bulan ini pun saya melakukan hal yang sama, yaitu menghitung kurs dollar yang saya terima. Uang rupiah yang saya terima melalui rekening BNI dibagi nilai dollar di akun adsense, hasilnya 14.380. Dengan kata lain, untuk bulan ini Kurs USD yang saya terima sebesar 14.380.

Untuk melihat apakah nilai tukar yang saya terima sudah cocok atau belum, saya pun membuka google untuk mengecek nilai tukar rupiah hari itu.


Kali ini Google tidak hanya memperlihatkan nilai tukar hari itu sebesar 14.633, tapi juga grafik yang menunjukkan pergerakan nilai tukar dollar terhadap rupiah yang terus menunjukkan pelemahan nilai rupiah dari tahun 2014.

Perasaan saya rasanya campur aduk, sebagai warga negara yang baik dan juga seorang publisher adsense. Nilai tukar rupiah sudah semakin lemah dan hampir mencapai angka 15.000.

Rasa penasaran pun ikut timbul terkait kurs dollar terhadap rupiah. Saya pun kembali memasukkan kata kunci terkait kurs dollar dari tahun ke tahun. Saya pun mendapatkan hasil yang mengejutkan di wikipedia sekaligus mengingatkan saya tentang kejadian dua puluh tahun yang lalu.


Pada tahun 1998 ketika krisis moneter melanda Indonesia, nilai rupiah melemah dan jatuh menjadi kurang dari setengahnya. 1 USD yang semula 5.915 rupiah pada Desember 1997 menjadi 14.800 pada Januari 1998. 1 USD bahkan pernah tembus di angka 16.800 rupiah pada Juni 1998.

Semoga kejadian tersebut tidak pernah terulang lagi di Indonesia. Sebagai publisher, saya memang senang mendapatkan banyak uang. Tapi sebagai warga negara Indonesia saya berharap nilai tukar Rupiah tidak melemah namun terus menguat terhadap dollar maupun mata uang lainnya.

Contact Form

Name

Email *

Message *