Mengapa Saldo Google Adsense Menjadi Minus?

September 25, 2018 0
Mengapa saldo Google Adsense menjadi minus?
Sepertinya itu adalah pertanyaan yang sedang banyak menghampiri para publisher Google Adsense. Apalagi bagi yang pertama kali mengalaminya.

Bagi saya sendiri, kali ini adalah kedua kalinya saldo Google Adsense menjadi minus. Pertama kali mengalaminya pada bulan Januari 2018.

Karena saya juga penasaran dengan alasan penyebab saldo minus pada Google Adsense, saya pun mencoba mencermati laporan pada tab pembayaran Google Adsense.


Pada laporan itu nampak bahwa jumlah minus pada saldo Google Adsense berasal dari invalid klik. Biasanya saldo akan dikurangkan dulu dengan invalid klik, setelah itu baru Google melakukan pembayaran.

Namun kali ini, Google melakukan pembayaran lebih dulu, baru setelah itu penghitungan invalid klik ditambahkan. Akibatnya, saldo yang semula 0 karena sehabis pembayaran berubah menjadi minus.

Sebenarnya hal ini bukan masalah besar, karena biasanya nilai invalid klik lebih sedikit dari pada pemasukan. Memang nilai invalid klik untuk setiap penayang berbeda. Ada bahkan yang bisa sampai sekian dollar atau ratusan ribu. Ada banyak faktor yang mempengaruhi invalid klik.

Sebagai gantinya, pada bulan berikutnya, saldo minus ini akan hilang, yaitu dengan masuknya penghasilan bulan berikutnya pada saldo adsense.

Oleh karenanya bagi yang pertama kali mengalaminya jangan cemas. Insya Allah pemasukan dari Google Adsense masih lebih banyak dari pada nilai minusnya.

Selain itu, saat saldo minus ini terjadi, biasanya dialami oleh hampir semua publisher Adsense yang baru menerima pembayaran. Jangan cemas, karena Anda tidak sendiri.

Janganlah terpaku karena nilai minus pada saldo Adsense. Jangan sampai karena menyesali nilai minus yang sedikit, sehingga hilang rasa syukur terhadap pembayaran yang diterima. Barang siapa yang bersyukur niscaya akan ditambah nikmatnya.

Perbedaan Antara Google Ads dan Google Adsense

September 24, 2018 2
Bagi seorang publisher Google Adsense, menerima email dari Google bisa bikin deg-degan. Hal ini terjadi karena saya juga pernah menerima email pemberitahuan dari adsense yang menyatakan bahwa salah satu blog yang saya kelola ditanyatakan tidak layak untuk menanyangkan iklan.

Beberapa hari yang lalu saya kembali mendapat email dari Google. Yang pertama kali saya baca adalah judulnya yang berbunyi:

"Your Google Ads account was cancelled due to no spend"

Deg, saya langsung kaget menerima email tersebut. Untuk memahami lebih lanjut, saya pun membuka dan membaca email dalam bahasa Inggris tersebut.

Ternyata email tersebut berbunyi pembatalan akun Google Ads bukan Google Adsense. Google Ads dan Google Adsense tidaklah sama, alias berbeda.

Dulu saya memang pernah mendatar di Google Ads yang dulu bernama Google Adword, namun tidak pernah saya gunakan. Waktu itu saya mendaftar karena ingin menggunakan fitur keyword tools waktu awal-awal ngeblog. Saat ini sudah jarang sekali saya menggunakan tools ini.

Oleh karena, tidak masalah bagi saya jika akun Google Ads dinonaktifkan. Yang penting akun Google Adsense masih baik-baik saja.

Perbedaan Google Ads dan Google Adsense

Google Ads adalah sebutan baru untuk Google Adwords. Program Google Ads memungkinkan pengguna membuat iklan yang akan muncul pada halaman hasil penelusuran Google dan jaringan situs partner Google yang relevan. Pengguna Goolge Ads membayar kepada Google untuk memasang iklan.

Sebaliknya, program Google Adsense adalah program yang menayangkan iklan Google Ads pada situs terpisah. Selanjutnya, Google akan membayar penayang Google Adsense untuk iklan yang ditampilkan di situs mereka berdasarkan klik iklan pengguna atau tayangan iklan, bergantung pada jenis iklan.

Meski berbeda, Google Ads dan Google Adsense saling terkait. Karena keduanya adalah mitra Google dalam jaringan periklanan.


Google telah memperbaharui logo Google Adsense dan juga Google Ads. Meskipun berbeda, kedua logo tersebut sangat mirip karena berupa garis dan titik dengan perpaduan warna hijau, kuning dan biru.

Sekarang, saya sudah tahu bahwa Google Ads dan Google Adsense berbeda. Setidaknya saya tidak akan salah dalam memahami email yang saya terima. Walau tetap saja, kadang masih deg-degan juga.

Cara Memperpanjang Domain di Google Domain dengan BNI Debit Online

September 16, 2018 11
Tahun lalu, saat peringatan tahun baru Hijriah, saya melakukan sesuatu yang baru, yaitu membeli domain TLD untuk Maringenet. Tahun ini, bertepatan dengan tanggal 21 September, saya pun harus kembali membayar ke Google untuk memperpanjang domain Maringenet.

Sebelumnya saya melakukan pembelian domain TLD di Google Domain dan melakukan pembayaran dengan BNI Debit Online. Saya juga mengatur agar dilakukan renew atau perpanjangan otomatis untuk tahun berikutnya.

Tentu saja, hal tersebut tidak akan berhasil untuk tahun ini, karena nomor VCN yang berasal dari BNI Debit Online hanya berlaku untuk 7 hari. Dengan kata lain saya harus melakukan request VCN baru untuk memperpanjang domain.

Sudah sejak sebulan yang lalu saya mendapat email pemberitahuan dari Google Domain tentang masa aktif domain yang sebentar lagi habis. Kurang dari seminggu, email tersebut kembali datang.

Awalnya saya sempat ragu dengan langkah yang harus dilakukan untk pembayaran perpanjangan domain TLD di google domain. Pastinya saya harus memperbaharui metode pembayaran dan nomor Master Card yang terdaftar di sana.

Daripada bingung memikirkan cara dan langkah-langkahnya, saya pun mengunjungi situs Goolge Domain untuk melihat menu yang disediakan. Ternyata cara memperpanjang domain semudah cara membeli domain untuk pertama kalinya.

Cara Memperpanjang Domain TLD di Google Domain dengan BNI Debit Online

Buka situs Google Domain
Kunjungi laman Manage My Domain

Daftar domain yang kita miliki di Google Domain akan ditampilkan, saya sendiri hanya memiliki satu domain di Google Domain.

Pilih lambang di bawah telisan Expires
Pilih Add Years


Terdapat pilihan perpanjangan domain dari 1 tahun sampai 9 tahun lengkap dengan harganya dalam rupiah.

Harga perpanjangan domain selama 1 tahun masih sama dengan pertama kali saya beli tahun lalu.

Karena berniat menggunakan domain ini dalam waktu lama, kali ini saya memilih perpanjangan domain untuk langsung selama 2 tahun.

Setelah itu saya dibawa ke halaman pembayaran.

Karena kartu Master Card yang dulu sudah tidak berlaku lagi, Pilih Add Debit or Credit Card


Sebelum bisa melanjutkan proses selanjutnya, saya melakukan request VCN BNI Debit Online melalui BNI Mobile Banking


Untuk nominalnya bisa sama persis dengan nominal tagihan, atau pun lebih. Kelebihannya akan dikembalikan ke rekening.

Setelah memperoleh nomor VCN untuk pembayaran Domain simpan untuk dimasukkan dalam metode pembayaran.

Kembali ke halaman pembayaran Google Domain
Pilih Add Debit or Credit Card
Masukkan nomor kartu, masa berlaku (bulan/Tahun), dan CVC.
Nama dan alamat tidak perlu dirubah jika menggunakan rekening yang sama dengan sebelumnya.
Klik Buy


Kartu akan diverifikasi, jika prose berhasil maka masa berlaku domain pun akan diperpanjang.

Saya pun akhirnya berhasil memperpanjang domain Maringenet di Google Domain untuk dua tahun mendatang.

Kendala selama proses

Kenyataanya ada beberapa kendala yang sempat saya alami saat melakukan proses perpanjangan domain. Namun saya berhasil mengatasinya.

1. Koneksi terputus saat sedang melakukan request VCN di BNI mobile banking.

Saat koneksi terputus ketika melakukan transaksi di mobile banking, sebelum memutuskan untuk mengulang transaksi, biasakan untuk melihat riwayat transaksi terakhir. Karena bisa jadi transaksi sudah berhasil. Tidak mau dong, melakukan transfer sampai dua kali.

Ternyata transaksi saya kali ini juga telah berhasil. Saya bahkan tidak sempat melakukan screnshoot halaman. Tapi untungnya saya bisa melihat bukti transaksi beserta nomor VCN pada menu BNI Mobile Banking


2. Tidak ada Valid Thru pada Bukti Transaksi

Pada data VCN yang harus diisi di metode pembayaran meliputi nomor kartu (BDO), Valid Thru (bulan/tahun), dan CVC.

Sayangnya pada bukti transaksi yang saya peroleh, tidak ada tanggal valid thru. Padahal jika melakukan SS langsung, biasanya ada tercantum di sana.

Saya sempat berpikir untuk melakukan request VCN ulang. Toh jika tidak dipakai nanti uangnya akan tetap dikembalikan ke rekening.

Tapi saya teringat dulu juga pernah melakukan request VCN dan mencoba menebak bulan dan tahun valid thru berdasarkan riwayat sebelumnya.

Ternyata mudah saja untuk bulannya mengikuti bulan saat ini, yaitu September dan tahunnya ditambah dua tahun mendatang. Maka valid Thru VCN kali ini adalah 09/20.

3. Card Declined

Setelah melalui itu semua, dan melakukan input kartu dengan benar, saya menghadapi balasan, card declined, kartu ditolak. Entah kenapa lagi ini.

Tapi saya coba terus, sempat ganti pake kartu pembayaran yang lain juga. Membenarkan jaringan internet dan sebagainya.

Setelah beberapa kali, akhirnya malah berhasil.

Kesimpulan

Dengan kata lain, bagi yang mencoba mengikuti cara di atas, mungkin akan menemui beberapa kesulitan juga. Tapi secara umum, BNI Debit Online memang bisa digunakan untuk pembayaran domain di Google Domain.

Bagi pengguna BNI Syariah, jangan khawatir. Karena sebenarnya saya juga menggunakan BNI Syariah, dimana BNI Debit Online dinamakan juga BNI Hasanah Debit Online.

Memantau Lokasi Macet Melalui Google Maps

September 05, 2018 4
Saat tinggal di Jakarta, kemacetan merupakan hal yang lumrah bagi saya. Tiada hari tanpa macet di Jakarta. Syukurnya, saya bukanlah orang yang harus naik angkot setiap hari. Jadi tidak terlalu terpengaruh.

Di Kalsel, macet bukanlah makanan saya. Jalanan lancar dan mulus meski saya harus berangkat pagi dan pulang sore dari tempat bekerja. Meski begitu, bukan berarti di tempat kami tidak pernah macet.

Rumah saya berada di jalur utama tempat kendaraan lewat saat arus mudik atau ada even lainnya. Berhubung jalannya memang tidak lebar, maka macet pun menjadi keniscayaan pada saat-saat seperti itu. Alasan lain yang bisa menyebabkan macet adalah perbaikan jalan atau adanya kecelakaan lalu lintas.

Kemacetan paling sering terjadi di sore hari. Beruntungnya, pada jam tersebut saya biasanya sudah di rumah. Namun saya bisa melihat barisan mobil yang tidak bergerak di jalan depan rumah.

Karena penasaran, saya biasanya membuka Google Maps untuk memantau seberapa panjang kemacetan yang terjadi.

Memantau Lokasi Macet Melalui Google Maps

Garis berwarna merah menandakan lokasi macet. Semakin tua warna merahnya, semakin macet lokasi tersebut.

Kadang saya mendengar suara umpatan dari para supir yang merasa tidak sabar. Biasanya terjadi jika sampai malam hari macet tidak kunjung selesai.

Perjalanan yang mestinya bisa ditempuh dalam 1 jam berubah menjadi 4 jam, tentu sangat menyebalkan.

Gambar tersebut adalah tampilan Google Maps yang saya ambil pada pukul 21.29. Kemacetan sudah terjadi sejak pukul 15.00. Tentu saja para supir menjadi emosi dan tidak sabar. Padahal dalam keadaan normal, lalu lintas di daerah ini biasanya lancar.

Kemacetan memang bisa dipantau di Google Maps, tapi sayangnya Google tidak selalu bisa memberikan solusi. Misalnya pada kemacetan yang terjadi di depan rumah saya. Berhubung merupakan jalur utama dan terbatasnya jalur alternatif untuk jarak yang dekat, maka para supir terpaksa tetap harus melalui kemacetan tersebut.

Syukurlah kemacetan seperti ini tidak terjadi setiap saat dan hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Saya paling senang melihat warna hijau di Google Maps yang menandakan lalu lintas lancar.


Semoga lalu lintas selalu lancar seperti warna hijau pada gambar tersebut. Kalaupun harus macet, semoga cuma beberapa menit dan tidak sampai berjam-jam.

DuckDuckGo Mesin Pencari Yang Tidak Melacakmu

September 03, 2018 6
Mesin pencari tidak hanya Google. Ada juga mesin pencari lain di internet, seperti Yahoo dan Bing. Hanya saja, saat ini Google memang menjadi mesin pencari yang paling banyak digunakan.

Karena Google paling banyak digunakan maka Url perujuk di statistik blog saya didominasi oleh Google. Hanya saja ada url lain yang rupanya juga merujuk ke blog saya yaitu duckduckgo.com

Url ini adalah baru bagi saya. Karena penasaran, saya pun mengikuti link yang merujuk ke situs tersebut.

Rupanya DuckDuckGo.com adalah situs mesin pencari juga. Situs ini bahkan memiliki slogan Mesin Pencari Yang Tidak Melacakmu.

DuckDuckGo

Masalah privasi memang menjadi isu yang sering dibahas di dunia elektronik seperti internet. Banyak orang yang ingin bebas berselancar tanpa takut data privasinya disalahgunakan.

Rupanya DuckDuckGo mencoba menjawab kegelisahan para pengguna internet dengan menghadirkan mesin pencari yang mengedepankan privasi penggunanya.

Secara umum, saya sendiri kurang paham, privasi seperti apa yang ditawarkan oleh DuckDuckGo ini. Namun berdasarkan statistik blog saya, beberapa orang telah menggunakan mesin ini dan sampai ke blog ini.

Saya mencoba mencari tahu lebih lanjut mengenai mesin pencari ini. Rupanya DuckDuckGo memang merupakan salah satu mesin pencari alternatif yang bisa digunakan selain Google.

Sebagaimana Yahoo dan Bing, DuckDuckGo memang tidak sebesar Google. Meski begitu bukan berarti tidak ada penggunanya. Hal ini terbukti dengan adanya pengunjung blog saya yang berasal dari mesin pencari ini.

Bagi yang ingin lebih menjaga privasi, mungkin DuckDuckGo bisa menjadi pilihan sebagai mesin pencari pengganti Google.

Cara Bayar Virtual Account dari BNI Mobile Banking

September 01, 2018 2
Akhir-akhir ini saya sering sekali belanja online. Beberapa kali melalui Tokopedia, karena bisa pilih pengiriman lewat Pos Indonesia.

Selain itu saya juga mencoba belanja dari Lazada. Mungkin karena ada barang yang saya inginkan dan saya lihat ongkirnya lebih murah.

Untuk metode pembayaran, saya memilih transfer, karena memang itulah metode pembayaran yang paling nyaman bagi saya.

Di Tokopedia ada pilihan berbagai macam bank untuk transfer melalui virtual account. Sedangkan di Lazada untuk BNI dan bank lainnya nomor virtual account nya sama saja. Saya jadi tidak tahu bank apa yang dituju. Akibatnya saya malah ragu, harus menggunakan metode transfer sesama BNI atau online antar bank.

Setelah saya perhatikan, ternyata ada pilihan transfer ke virtual account pada BNI mobile banking.

Cara Bayar Virtual Account (VA) dari BNI Mobile Banking

Buka Aplikasi BNI Mobile Banking
Masukkan User Id dan MPIN

Pilih Transfer
Pilih Virtual Account Billing

Cara Bayar Virtual Account dari BNI Mobile Banking

Pilih Input Baru
Masukkan nomor VA/Billing
Klik Lanjut

Akan muncul nama akun dan jumlah yang harus dibayar
Masukkan Password Transaksi
Klik Lanjut


Transaksi berhasil.
Verifikasi pembayaran biasanya bersifat otomatis.

Sebenarnya, untuk transfer ke virtual account juga bisa menggunakan menu transfer antar BNI maupun online antar bank. Kelebihan memilih menu virtual accoount billing adalah akan terhindar dari kesalahan saat memasukkan nominal transfer. Karena setelah memasukkan nomor virtual account nama akun dan jumlah yang harus dibayar akan otomatis ditampilkan. Nasabah hanya perlu mamasukkan password untuk konfirmasi.

Demikianlah cara bayar Virtual Account dari BNI Mobile Banking, sangat mudah dan praktis. Sebagai catatan, saya menggunakan rekening BNI Syariah saat melakukan transaksi ini.

Pengalaman Bayar Pajak Motor di Samsat Corner Q-Mall Banjarbaru, Cepat dan Mudah!

August 30, 2018 2
Sudah lebih dari lima tahun saya memiliki sepeda motor yang pajaknya harus saya bayar setiap tahun. Biasanya saya memperpanjang STNK dengan cara bayar pajak di kantor Samsat Martapura. Saya harus rela menunggu lama karena ada banyak berkas yang harus diurus oleh petugas di loket-loket yang ada.

Bulan ini saya kembali harus mengurus pajak sepeda motor tersebut. Saya mendengar bahwa bayar pajak motor di Samsat Corner Q-Mall Banjarbaru prosesnya lebih mudah dan cepat.

Berhubung hari ini jadwal pulang cepat, maka saya tidak langsung pulang ke rumah, tapi pergi ke Q-Mall Banjarbaru. Masih pukul 11.00, Insya Allah masih sempat berurusan.

Karena ini pertama kalinya saya akan ke Samsat Corner di Q-Mall, saya pun parkir motor di parkiran Q-Mall. Mau tidak mau saya pun harus mengambil karcis parkir.

Begitu memasuki mall, saya langsung bertanya pada satpam lokasi Samsat Corner. Ternyata lokasinya di bagian luar mall dan saya harus turun satu lantai.

Tiba-tiba saya bertemu salah seorang teman yang juga sedang berada di mall. Dengan baik hati, dia pun mengantarkan saya sampai ke Samsat Corner. Saya pun tidak perlu bingung mencari lokasinya.

Samsat Corner di Q-Mall Banjarbaru memang berupa ruko berukuran kecil. Semestinya saya tidak perlu masuk ke parkiran sepeda motor Q-Mall. Tapi langsung saja menuju Samsat Corner di Q-Mall lantai satu sebelah kiri. Untuk pengalaman pertama tidak masalah.

Tidak banyak orang yang antri di sana. Saya mengambil nomor antrian kemudian duduk menunggu. Karena Samsat Corner Q-Mall berada di Banjarbaru dan sepeda motor saya beli di Martapura, maka saya memilih antrian Samsat Corner Online.

Bayar Pajak Motor di Samsat Corner Q-Mall Banjarbaru

Karena proses yang cepat, tidak berapa lama nomor antrian saya dipanggil. Saya hanya menyerahkan nomor antrian dan STNK serta SKPD asli. Padahal saya sudah menyiapkan berbagai fotokopi termasuk KTP, ternyata tidak diperlukan. Mungkin karena online.

Saya kemudian diminta membayar pajak sebesar Rp 185.000,-. Saya sudah menyiapkan uang pas dari awal supaya tidak ribet. Kemudian saya menerima SKPD yang baru dan STNK yang sudah distempel tanda pengesahan.

Prosesnya sebentar sekali, tidak sampai setengah jam. Saya pun bisa melanjutkan untuk jalan-jalan di Mall karena sudah terlanjur ke sana. Walaupun ujung-ujungnya saya pulang tanpa membeli apa-apa.

Pembayaran pajak motor di Samsat Corner Q-Mall memang cepat dan mudah. Tahun depan, saya bayar di sini lagi saja.

Informasi Tambahan,

Samsat Corner Q-Mall melayani:

- Perpanjangan pajak untuk wilayah Kalimantan Selatan
- Syarat perpanjangan pajak sepeda motor (R2), yaitu : STNK asli dan SKPD asli
- Syarat perpanjangan pajak mobil (R4), yaitu : STNK asli, SKPD asli, KTP asli atas nama dan atau alamat yang sama tertera di STNK.

Samsat Corner tidak melayani:

- Perpanjangan pajak 5 tahunan sepeda motor dan mobil (dapat dilakukan di Samsat induk masing-masing)
- Perpanjangan pajak mobil plat kuning
- Proses balik nama

Himbauan kepada wajib pajak agar mempersiapkan persyaratan sebelum melakukan pembayaran. Pembayaran pajak bisa dilakukan 90 hari sebelum jatuh tempo.

Contact Form

Name

Email *

Message *