Mengoreksi Tugas Siswa dengan Aplikasi Paint

Dalam kegiatan blogging saya terbiasa memasukkan minimal satu gambar sebagai ilustrasi. Untuk artikel sejenis tutorial biasanya saya memasukkan gambar hasil screenshot dengan sedikit editan.


Dulu saya biasa mengedit gambar dengan aplikasi power point. Karena hasil screenshot dari tombol scrn harus ditempel pada aplikasi lain. Selain itu, karena saya merasa terbiasa mengedit dengan aplikasi tersebut ketika kuliah. Di akhir, saya cukup menyimpan gambar yang telah selesai diedit.

Semenjak menggunakan snapshot untuk screenshot layar, hasil ss yang diambil bisa langsung disimpan tanpa harus ditempel ke aplikasi lain terlebih dahulu. Saya pun mulai menggunakan paint untuk mengeditnya. 

Meskipun menggunakan paint, kemampuan hasil editan saya tidak jauh berbeda dengan kemampuan di power point. Saya hanya bisa menambahkan lingkaran merah dan memberikan sedikit tulisan.

Demikianlah cara saya mengedit gambar tutorial di blog ini. Sangat sederhana dan amatir. Toh saya memang tidak mau ribet.

Tidak disangka, beberapa hari terakhir saya menggunakan paint bukan untuk mengedit gambar di blog. Tapi digunakan untuk mengoreksi tugas siswa.

Ceritanya, ada tugas beberapa siswa yang harus segera saya koreksi. Sedangkan saya berhalangan hadir karena terhalang banjir. Saya pun minta bantuan rekan guru yang lain untuk memfoto tulisan siswa tersebut dan mengirimkan gambarnya kepada saya lewat WhatsApp.

Awalnya saya ingin corat-coret lewat aplikasi HP saja. Seperti teman-teman lain yang suka melakukannya saat mengirim screenshoot di grup WhatsApp. Sayang HP jadul saya tidak mendukung menu tersebut untuk edit gambar. Alhasil saya memilih menggunakan laptop untuk mengeditnya.

Selain saya lebih mahir mengedit gambar lewat laptop dengan aplikasi paint, mata saya pun merasa lebih nyaman membaca tulisan kecil tersebut di layar laptop daripada layar HP.

Ini adalah salah satu contoh hasil koreksian saya dengan aplikasi paint.

Saya kemudian mengirimkan gambar yang sudah diedit tersebut kepada rekan guru yang agar menyanpaikannya ke siswa bersangkutan sehingga ia bisa memperbaiki tulisannya. 

Bagaimana coretan saya, sudah mirip dosen pembimbing belum? wkwk.

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments