Sudahkah Anda Mengisi Sensus Penduduk Online?

Sensus penduduk adalah adalah salah satu cara untuk mendata seluruh penduduk di suatu negara. Di Indonesia, sensus penduduk dilaksanakan secara berkala setiap beberapa tahun sekali.

Pada tahun 2020 ini sensus penduduk bisa dilakukan secara online. Masyarakat cukup mengunjungi situs resmi sensus penduduk dan mengisi data sesuai kartu keluarga. Prosesnya mudah dan cepat. Banyak tutorialnya di internet.


Tentu saja, karena adanya sistem online ini, maka sangat memudahan masyarakat. Sebagai warga negara yang baik tentulah kita harus ikut mensukseskannya. Tere Liye, sebagai penulis favorit saya, dalam akun resminya pun turut menghimbau untuk mengisi sensus penduduk online.

Kampanye mengisi sensus penduduk online ini sudah ada sejak beberapa bulan yang lalu. Adik saya pun juga telah mengisinya secara online.

Malam tadi, sehabis kenduren di rumah tetangga, suami saya mencari fotokopi kartu keluarga. Katanya untuk sensus penduduk. Berhubung fotokopiannya lagi habis, saya pun ke sebelah, ke tempat adik untuk fotokopi.

Ibu saya bertanya, apakah kartu keluarga miliknya juga diperlukan. Tapi sepertinya tidak ada yang minta. Adik saya kan sudah mengisikan data sensus penduduk online.

Sepertinya saya tahu, dimana masalahnya.

Saat saya menyerahkan fotokopi KK kepada tetangga yang jadi petugas dan sedang menunggu di teras. Dia bilang dalam data, keluarga kami belum terdaftar. Makanya didatengin ke rumah. Padahal adik saya sudah mendaftar secara online.

Dengan malu, saya mengaku. Meski sudah lama mendengar soal sensus penduduk online ini, saya belum sempat melakukannya. Kemudian saya lupa, dan benar-benar lupa. Sampai petugas desa datang ke rumah untuk meminta data.

Hiks, rasanya memalukan sekali. Sebagai seseorang yang kerjanya main HP setiap hari dan berurusan dengan internet, saya lupa mengisi data sensus penduduk online. Saking lupanya sampai didatangi petugas ke rumah.

Sensus penduduk online sesungguhnya untuk memudahkan masyarakat. Namun setelah sekian bulan tetap ada petugas yang mengkonfirmasi untuk kartu keluarga yang belum mengisinya. Terutama untuk keluarga yang tidak melek teknologi. Bantuan petugas tentu diperlukan.

Tapi saya sebagai seseorang yang mestinya bisa mengisi sendiri malah akhirnya dibantu petugas juga. Alasannya hanya karena lalai dan lupa.

Sewaktu adik saya bercerita bahwa dia telah mengisi sensus penduduk online, saya juga berencana untuk melakukannya. Tapi entah mengapa waktu itu malah terlupa. Dia pun tidak berencana mengisikan punya saya karena berpikir bahwa saya lebih suka mengisinya sendiri. Biasanya saya kan suka melakukannya untuk bahan artikel.

Kenyataannya, perkara sensus penduduk ini memang menjadi bahan artikel di blog ini. Namun bukannya tutorial cara mengisi sensus penduduk online, melainkan pengalaman lupa mengisi data sensus penduduk.

Peristiwa ini jadi pelajaran berharga bagi saya. Jangan suka menunda pekerjaan yang dirasa mudah. Sesuatu yang mudah namun diabaikan bisa menjadi masalah di kemudian hari.

Untung saja kali ini tak jadi masalah. Karena petugas terlanjur datang, saya serahkan saja fotokopi KK. Biar dia yang meneruskan pengisian data.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah mengisi sensus penduduk online? Jangan menunggu petugas datang ke rumah.

0 Comments

Post a Comment

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar