Belanja Online di Facebook, Tidak Takut Penipuan?

Di jaman internet ini, apa-apa serba online. Apalagi urusan belanja. Kalo bisa online, kenapa harus susah-susah pergi. Belum lagi iklan dan jualan yang berseliweran di beranda sosial media. Semua menggiurkan mata. Walau ngga belanja, tak ada salahnya discrol dan diklik.

Meski suka melihat-lihat, saya tidak biasa belanja online lewat Facebook. Takut penipuan. Saya lebih suka belanja lewat market place seperti Shopee, Tokopedia, dan sejenisnya. Setidaknya ada perantara yang menampung uang kita sebelum sampai ke pembeli. Jadinya lebih terpercaya. 

Jadi apakah jualan di Facebook pasti penipuan?

Tentu saja jawabannya, Tidak. Ada banyak penjual terpercaya di Facebook. Hanya saja pilihlah penjual yang memang kita percaya sebelum melakukan transaksi pembelian online.

Saya pribadi juga pernah belanja di Facebook. Waktu itu belanja ke teman kuliah yang tinggal di pulau Jawa. Kami sudah lama tidak bertemu dan jarang berkomunikasi. Setidaknya saya masih mengikuti Facebook dia. Berhubung teman dekat di jaman kuliah, tentu saya percaya padanya. Tak perlu testimoni orang lain, pertemanan kami semasa kuliah cukup menjadi bukti.

Pernah juga Kakak saya mempromosikan tas yang bagus di Facebook. Saya tidak kenal sama sekali dengan penjualnya. Tapi kakak saya sering belanja di sana. Artinya, penilaian saya bukan berdasarkan penjualnya. Tapi saya percaya kepada kakak saya. Maka rekomendasi atau testimoni orang yang kita percaya juga bisa menjadi dasar untuk mempercayai seorang penjual online.

Kakak saya pun termasuk seseorang yang menggunakan Facebook sebagai promosi barang jualannya. Alhamdulillah tetap ada yang beli, artinya pelanggan percaya padanya.

Dalam prakteknya, meskipun penjual di Facebook menggunakan rekening pribadi, banyak yang sukses melakukan penjualan online lewat Facebook. Rasa percaya pembeli biasanya dimulai dari kenalan pribadi atau rekomendasi orang yang memang mereka kenal.

Lalu bagaimana dengan orang yang tidak kita kenal sama sekali? Bisakah  bersadarkan testimoni orang lain yang juga tidak kita kenal?

Saya pribadi jarang belanja online lewat Facebook. Jika tidak kenal dan tak ada rekomendasi dari orang dekat, saya lebih percaya belanja ke market place. Pernah sih, belanja dengan orang yang tidak kenal dan tanpa rekomendasi juga. Hanya melihat produknya saja di Facebook. Tapi belanja dan ongkirnya kurang dari 50.000. Alhamdulillah barang sampai dengan selamat.

Tentu saja setiap orang punya penilaian masing-masing untuk memutuskan percaya atau tidak terhadap penjual online tertentu. Bagaimana pun juga belanja online berkaitan erat dengan kepercayaan. Uang pembayaran biasanya dikirim lebih dulu dari pada barang, kecuali untuk COD.

Berhubung penjual dan pembeli tidak bertemu langsung, maka kita harus mengedepankan unsur kehati-hatian. Selain berdasarkan kenalan dan testimoni, kesesuaian harga dan produk juga perlu diperhatikan. Berhati-hatilah terhadap harga yang terlampau murah jauh di bawah harga pasar. Biasakan cek dan kroscek sebelum membeli.

2 comments

  1. Nggak pernah sama sekali beli lewat FB. Lewat online saja jarang sekali. Cuma mending langsung lewat marketplace daripada FB menurut saya.

    Btw, kok huruf bagian bawahnya mengecil yah sedangkan bagian atas normal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang sering belanja online kayanya kaum ibu2 deh. Jadi maklum aja kalo Bapak jarang.

      Wah, saya baru nyadar soal hurufnya. Saya tengok dulu di mana salahnya. Biar bisa diperbaiki.

      Delete

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar
EmoticonEmoticon