Maaf, Karena Saya Tidak Hobby Kunbal

Saat membaca blog salah satu teman, ada yang mengeluhkan tentang teman blogger yang tidak suka kunbal. Kesannya gimana gitu. Saya pun merasa bahwa saya termasuk salah satunya.

Sebelum membahas lebih jauh, mungkin ada baiknya konfirmasi dulu buat yang belum tahu. Kunbal adalah sinhkatan dari Kunjungan Balik. Maksudnya disini, jika ada yang berkomentar di blog kita, hendaknya berkunjung balik ke blognya dan juga meninggalkan komentar di sana.

Bagi saya pribadi, urusan komentar ini tentu tidaklah sama dengan blogger lain. Jika ada yang berkomentar di blog, biasanya akan saya balas. Walaupun beberapa juga ada yang tidak dibalas, misalnya komentar terima kasih.

Di waktu lain, saya juga tidak membalas komentar, karena sedang tidak aktif ngeblog. Mungkin beberapa minggu kemudian baru saya baca dan balas beberapa di antaranya.

Adapun urusan kunbal, lain lagi ceritanya. Beberapa orang yang menulis di komentar blog ini, tidak memiliki blog atau akun anonim. Ditambah lagi, saya kurang kepo untuk ngeklik profil yang komentar satu per satu. Maka saya pun sangat jarang melakukan kunbal.

Jika dihubungkan antara kunbal dengan bewe atau blogwalking, kasus saya juga saya. Sangat jarang dilakukan, tapi bukan berarti tidak pernah. Ada beberapa blog yang rutin saya kunjungi meski tidak meninggalkan komentar. Kadang kala, saya melakukan gerilya seperti salah satu teman blogger, yaitu mengunjungi profil komentar di artikel teman dan seterusnya.

Berhubung saya jarang kunbal, maka saya pun tidak mengharuskan blog yang saya kunjungi untuk melakukan kunbal. Semua kembali kepada keinginan blogger itu sendiri. Apalagi beberapa saya kunjungi tanpa komentar.

Meski saya tidak hobby kunbal, bukan berarti saya tidak mau akrab dengan blogger yang lain. Tapi inilah saya apa adanya. Jadi bagi yang merasa saya tidak kunjung kunbal, maafkanlah.

9 comments

  1. Hahaha..rupanya ada yang sama dengam saya yah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akhir-akhir ini sok sibuk, jadi ngga sempat untuk kunbal. Beberapa malah saya lewatkan, hehe.

      Delete
  2. Ok.Saya maafkan kalau ngak hobi Kunbal.✌😆.

    Tpi kalau hobi-nya bikin Tumbal, nah itu dia yg ngak bisa saya maafkan,#bercanda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan-jangan Kang Nata pernah jadi Tumbal perasaan ya, makanya ngga bisa memaafkan 😂😂

      Delete
  3. Wah, lama tak berkunjung ke blog Anisa, template nya sekarang ganti lagi yak, lebih simple. En ternyata masih setia aja ngupdate blog di tengah kesibukan ngajar yang padat. Hoho
    PS: Jangan kunbal akun ini nanti identitas saya asli bakal ketahuan. ^0^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Analisisnya, siapa aja yg mangggil saya Anisa. Supaya lebih yakin lagi, langsung tengok blognya. Cuma lihat sekilas, sudah langsung tahu, wkwk.

      Delete
  4. Saya juga jarang kunjungan balik, kalo sempet aja. :)

    ReplyDelete

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar
EmoticonEmoticon