Akun Facebook Tere Liye Menghilang

July 03, 2018
Akun Resmi Tere Liye, Penulis

Sebagai penggemar Tere Liye yang merupakan seorang penulis novel, tentu saja saya mengikuti akun resmi penulis tersebut di facebook. Selain itu, Tere Liye memang hanya mengelola satu akun Facebook. Dia tidak memiliki instagram atau Twitter maupun akun lainnya untuk diikuti.

Biasanya, Tere Liye akan memposting kata-kata bijak yang diambil dari novel yang dikarangnya. Kadang ia juga memposting beberapa nasehat lama. Postingan akun Tere Liye biasanya adalah postingan terjadwal yang bahkan sudah diatur sejak enam bulan sebelumnya. Ia lebih senang memanfaatkan waktunya untuk menulis novel daripada mengurusi facebook.

Pada saat-saat tertentu, dia menulis catatan facebook terkait keadaan yang sedang hangat. Dia rupanya penggemar KPK dan sangat mendukung usaha mereka dalam memberantas korupsi. Para pembaca novel Tere Liye tentu tahu, bahwa Tere Liye sangat tidak suka dengan berbagai kecurangan, bahkan dari hal yang dianggap kecil seperti mencontek.

Akun Facebook Tere Liye Menghilang

Meskipun mengikuti akunnya, bukan berarti setiap hari saya mengunjungi facebook Tere Liye. Saat ingin membaca beberapa movtivasi, biasanya saya akan berkunjung.

Beberapa hari yang lalu saya menyadari bahwa akan facebook Tere Liye yang selama ini saya ikuti telah menghilang. Beberapa postingan Tere Liye yang pernah saya bagikan di beranda juga tidak ada. Kemanakah akun facebook Tere Liye.

Berdasarkan informasi yang saya baca, akun facebook Tere Liye dulu pernah diblokir oleh Facebook. Tidak menutup kemungkinan, akun facebook Tere Liye kembali diblokir.

Meskipun terkenal sebagai seorang penulis novel, Tere Liye juga sering menulis postingan tentang kritik terhadap dunia politik. Tentu saja pembaca yang tidak setuju pun juga ada dalam kolom komentarnya. Beberapa malah menyatakan lebih baik Tere Liye menulis novel saja dari pada mengomentari politik.

Padahal, bagi penggemar sejati Tere Liye, tentu tahu bahwa sebagai penulis novel, Tere Liye sudah menerbitkan beberapa novel yang membahas politik, seperti Negeri Para Bedabah dan Negeri di Ujung Tanduk.

Sepertinya, beberapa tulisan Tere Liye yang mungkin dianggap dan dilaporkan telah melanggar pedoman komunitas, sehingga akunya pun diblokir dan tidak ditemukan dalam pencarian. Banyak para penggemar Tere Liye yang merasa kehilangan, saling bertanya dan bertemu dia akun Tere Liye palsu.

Akun Palsu Tere Liye


Selalu ada yang mencari kesempatan dalam kesempitan. Saat akun resmi Tere Liye menghilang, maka akun palsu pun mengambil kesempatan. Isinya mirip dengan akun Tere Liye asli yang berisi kata-kata motivasi dan beberapa diantaranya memang diamnil dari akun resmi Tere Liye.

Tapi penggemar Tere Liye yang sebenarnya akan mengenali, mana tulisan asli bang Tere dan mana yang hanya sembarang copy paste. Beberapa akun palsu tersebut juga memposting tulisan dari sumber yang berbeda dan menulis Tere Liye di bawahnya. Padahal saya yang membaca saja sadar, bahwa bahasa Tere Liye biasanya tidak seperti itu.

Facebook sebagai akun pertemanan gratis memang tidak memiliki peraturan ketat terhadap akun palsu. Apalagi jika akun tersebut dianggap tidak merugikan dan orang yang bersangkutan tidak melaporkan atau merasa keberatan.

Tere Liye sendiri sepertinya lebih memilih menyibukkan diri dengan menulis novel daripada mengurusi akun facebook nya yang terblokir. Dia bukan orang yang mau repot-repot bikin akun baru seperti para pengejar like di facebook. Kalaupun hanya pemblokiran sementara, maka nanti akun facebook resmi Tere Liye bisa ditemukan lagi.

Keterbatasan Akun Gratis

Sebagai seseorang yang menggunakan platform gratis, kita sebagai pengguna memang tidak bisa berbuat banyak. Ketika apa yang kita tulis dianggap melanggar pedoman komunitas, maka mudah saja akun kita dihapus. Ini tidak hanya berlaku untuk facebook, tapi semua akun gratis lainnya seperti instagram, twitter, blogspot, dan youtube.

Memang terdapat kebebasan dalam mengeluarkan pendapat di internet. Tapi kebebasan tersebut tetap ada batasannya. Jika menulis di akun gratis, resikonya adalah dihapus. Jika menulis di blog sendiri, hosting senditri, domain sendiri, pun tetap masih bisa diblokir oleh pemerintah jika dianggap tidak layak.

Saya tidak tahu apa alasan konkritnya akun facebook Tere Liye menghilang, tapi saya tetap penggemar novel-novelnya. Selain menantikan akun facebooknya bisa diakses lagi, saya lebih menantikan novel berikutnya yang akan ia terbitkan.

Artikel Menarik Lainnya

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
July 4, 2018 at 9:02 AM delete

maaf mbak saya bukan penggemar tere liye, jadi gak ngikutin perkembangannya.

yang saya heran sama ini orang, setiap main ke Gramedia. Bukunya selalu di jejer rapih dan jumlah judulnya pun banyak.

Reply
avatar
July 4, 2018 at 9:26 AM delete

Ngga usah heran Mas. Bagi penggemar Tere Liye, cukup melihat namanya, langsung dibeli bukunya.

Setiap tahun selalu menerbitkan novel, bahkan ada yang sampai 3 novel dalam setahun. Selain itu novel lamanya juga selalu di cetak ulang.

Coba Mas Andi baca satu deh. Saya merekomendasikan novel Pulang, kalo mas suka dengan genre action. Atau baca Bumi, jika suka petualangan.

Reply
avatar

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar EmoticonEmoticon

Contact Form

Name

Email *

Message *