Lebih Bagus Mana TLD atau Blogspot

September 17, 2017
Mana yang lebih baik? Domain gratis atau berbayar?

Walaupun bukan blogger profesional, saya sudah lama menjadi seorang blogger. Dan selama itu juga saya telah menggunakan blog gratisan. Baik itu hostingnya maupun domainnya.

Bagi seorang blogger, bertahan dengan blog gratis tentu ada alasannya, termasuk saya.

Adik saya yang juga seorang blogger sudah lama menggunakan domain berbayar atau yang sering disebut dengan Top Level Domain (TLD). Namun saya sendiri yang dulu pertama kali mengenalkan blog kepadanya masih menggunakan domain blogspot.

Kelebihan Domain TLD

Jika dirinci ada banyak kelebihan domain TLD. Diantaranya adalah:

1. Alamat Blog Lebih Mudah Diingat

Sudah lumrahnya manusia lebih mudah mengingat kata yang pendek dari pada yang panjang, termasuk alamat blog. Maringenet.com tentu lebih mudah diingat daripada maringenet.blogspot.com.

Selain itu untuk ketersediaan domain TLD dengan nama yang singkat lebih banyak dari pada domain gratis seperti blogspot. Karena biasanya domain yang bagus dann singkat sudah didaftarkan dan dipakai oleh orang lain.

2. Domain TLD Lebih Profesional

Biar bagaimanapun, ketika suatu situs masih beralamatkan dengan akhiran blogspot.com, maka bisa dipastikan bahwa situs tersebut adalah milik orang pribadi.

Berbeda dengan situs yang domainnya berakhiran .com, .net, atau domain TLD lainnya. Meskipun banyak juga blog pribadi yang menggunakan domain TLD, namun untuk situs perusahaan, sekolah, dan lainnya, maka sudah keharusan menggunakan TLD.

3. TLD Bisa Digunakan Untuk Upgrade Adsense

Bagi pemiliki akun hosted Google Adsense, maka iklan hanya bisa ditampilkan di youtube atau blog dengan domain blogspot. Agar memiliki akun nonhosted yang bisa digunakan dimana saja, maka harus mendaftarkan blog dengan domain TLD.

Tapi tentu, domain TLD saja tidak cukup. Agar bisa full approved, syarat dan ketentuan lain dari Adsense juga harus dipenuhi.

4. Tampilan Matched Content di TLD Lebih Maksimal

Matched Content tidak hanya diberikan pada situs dengan domain TLD. Tapi juga pada situs dengan domain blogspot. Sayangnya tampilan matched content di blogspot.co.id tidak secantik tampilan di TLD.

Bahkan saya sempat melakukan redirect ke blogspot.com agar artikel terkait di matched content menjadi relevan.


Alasan Tidak Menggunakan Domain TLD

Di samping beberapa kelbihan di atas, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan seorang blogger sehingga tidak memutuskan untuk beralih ke domain TLD

1. Domain TLD Tidak Gratis Alias Bayar

Ya, tentu saja ini adalah alasan utama. Karena untuk mengeluarkan uang, tentu banyak yang dipertimbangkan, termasuk untuk membeli domain. Harga domain TLD sendiri bervariasi. Sebagaimana keuangan blogger yang juga bervariasi.

Adakalanya seorang blogger rela mengeluarkan uang sebesar lima ribu sebulan untuk membeli kuota. Tapi seratus ribu setahun untuk domain berat rasanya.

2. Domain TLD Ada Batas Waktunya

Meskipun sebutannya adalah membeli domain, pada hakikatnya domain yang dibeli ada batas waktunya alias sewa. Ketika seseorang membeli domain, maka masa berlakunya hanya satu tahun. Jika tahun berikutnya tidak diperpanjang, maka domain tersebut tidak akan bisa diakses.

Beberapa blogger ada yang kegiatan bloggingnya naik turun. Satu dua bulan aktif, kemudian bisa hiatus beberapa bulan, saya termasuk salah satunya. Jika masa aktif domain TLD habis pada masa itu, dan tidak diperpanjang, maka selama itu pula blog tidak bisa diakses oleh pengunjung.

Meski begitu, beberapa penyedia domain menyediakan layanan pembelian domain lebih dari satu tahun. Ada pula yang menyediakan fitur perpanjangan domain otomatis selama ada saldo pada metode pembayaran yang digunakan.

3. Kesulitan Melakukan Pengaturan Custom Domain

Alasan klasik tapi nyata. Ada blogger yang malas belli domain karena tidak mau ribet. Setelah beli domain dari penyedia domain, maka harus melakukan pengaturan di beranda blogger, lalu mapping dan sebagainya. Saya mungkin termasuk salah satunya sebagai pengguna blogspot yang tidak mau ribet.

Adik saya yang beli domain pun, mau beli domain karena kemudahannya jika lewat wordpress. Meskipun harga domain disana cenderung lebih mahal dari pada harga domain yang biasa saya lihat di situs penyedia domain dan hosting. Namun pengguna hanya cukup melakukan klik saja, proses registrasi, mapping, redirect dan lainnya bisa dilakukan dengan mudah.

4. Domain Blogspot Mampu Bersaing di Page One Google

Ketika mencari sesuatu di mesin penelusuran Google, hasil yang paling banyak muncul di halaman pertama adalah situs dengan domain TLD. Meskipun ada situs dengan domain blogspot, namun jarang. Apakah ini berarti domain blogspot kalah saing dengan domain TLD?

Saya rasa tidak juga. Blog yang memiliki artikel yang bagus, sebagian besar telah menggunakan domain TLD. Jadi kemunculannya di halaman pertama memang karena artikelnya yang berkualitas dan didukung oleh domain TLD.

Namun ada juga domain gratis yang sering masuk halaman pertama dan bisa bersaing dengan TLD, misalnya strukturkode.blogspot.com.

Jika melihat blog besar tersebut, rasanya juga ingin bertahan dengan domain gratis. Saya ingin menunjukkan domain gratis jjuga bisa bersaing dengan domain TLD

Lebih Bagus Mana TLD atau Blogspot

Resiko Melakukan Custom Domain ke TLD

Di samping berbagai kelebihan dan kekurangan TLD, ternyata ada faktor lain yang harus dipertimbangkan sebelum melakukan custom domain ke TLD, yaitu resiko saat melakukan pengalihan domain.

1. Kehilangan trafik sementara

Bagi blog yang sudah memiliki banyak trafik, maka pengalihan domain akan bertampak trafik menurun untuk sementara. Karena domain baru dikenali sebagai blog baru. Hal ini tidak akan berpengaruh untuk blog baru. Tapi bagi blog lama yang sudah banyak pengunjungnya tentu akan berpengaruh. Meskipun blog ini pengunjungnya tidak banyak sekali, namun juga tidak sedikit.

Walau begitu, lambat laun pengunjung blog katanya akan meningkat dan bisa melampaui traffik sebelumnya.

2. Kecepatan indeks mesin pencari menjadi lambat

Artikel baru yang diterbitkan akan lambat terindeks oleh mesin pencari. Untuk mengatasinya maka harus mempersiapkan banyak artikel dulu agar bisa posting tiap hari dan cepat diindeks oleh mesin pencari.

Berbagai resiko diatas bisa ditangani dengan persiapan banyak artikel dan kembali mendaftar di google consule dan webmaster.

Tawaran Google Domain

Setelah seminggu lebih tidak membuka beranda blogger, saya disambut dengan sebuah penawaran dari Google Domain Beta. Pilihan alamat domain yang sesuai dengan blog ini pun ditampilkan saat saya coba.

Harga yang ditawarkan mungkin lebih mahal dari harga domain dari webhosting. Tapi jika saya bandingkan dengan harga yang biasa saya lihat di wordpress adik saya maka harganya tidak jauh beda.

Maka pertanyaan itu pun kembali muncul.

Haruskah saya bertahan dengan domain gratis? Atau berpindah ke TLD?

Mungkin saya akan melihat dulu perkembangan blog ini dalam satu bulan terakhir. Setelah itu baru kembali mempertimbangkannya. Bagaimana menurut pembaca? Silakan tinggalkan komentar terkait domain gratis dan TLD. Terima kasih.

Artikel Menarik Lainnya

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
Kang Nata
AUTHOR
September 20, 2017 at 11:12 AM delete

klu utk daftar Adsense lebih bagus TLD Mbak...
Klu utk blog ternakan lebih bagus Blogspot, hemat biaya....
tapi lebih bagus lg ,,,kalau Mbak dpt gajian dari adsense dibagi ama saya...haha. :)

Reply
avatar
September 20, 2017 at 11:21 AM delete

Wah kalo yang terakhir itu, berat kayanya,,, :)

Reply
avatar

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar EmoticonEmoticon