Pilih Gratis Tapi Nunggu atau Bayar Tapi Instan?

Pilih Gratis Tapi Nunggu atau Bayar Tapi Instan?
Saat menulis artikel tentang Flip, saya juga mengunjungi laman Flip di Playstore. Seperti biasa saya pun iseng membaca review, baik yang positif maupun negatif. Banyak membaca review negatif sebenarnya tidak bagus untuk kesehatan jiwa, makanya saya putuskan untuk tidak berlama-lama.

Diantara review negatif yang saya baca, keluhannya adalah transaksi yang lama, baik pengisian pulsa atau transfer. Kemudian saat memutuskan refund, prosesnya pun juga lama. Tidak lupa keluhan lainnya dan membandingkan dengan aplikasi sebelah yang lebih bagus.

Sebenarnya adalah hal yang wajar sih, segala sesuatu punya kelebihan dan kekurangan. Pengguna pun berhak memilih mau pakai apa dan berkomentar tentang aplikasi yang ia gunakan. Apalagi ketika mengalami ketidaknyamanan, tentu akan langsung menyampaikan keluhan.

Tidak dipungkiri, salah satu kekurangan Flip adalah prosesnya tidak instan alias otomatis. Proses paling cepat pun kurun waktunya selama 10 menit karena harus dilakukan verifikasi terlebih dahulu. Selain itu, proses transfer menggunakan Flip adalah proses yang menggunakan jasa perantara, yaitu Flip itu sendiri. Ada jeda antara proses transfer yang dilakukan pengguna hingga dana sampai ke rekening tujuan. Belum lagi jam kerja Flip yang belum sepenuhnya 24 jam atau ada masalah teknis lainnya. Ada harga yang tak terlihat dari fasilitas gratis ini.

Gratis Tapi Menunggu

Meski cuma 10 menit, dia tetaplah waktu. Apalagi kalau sedang ada masalah, prosesnya bisa lama. Dulu, bahkan penggunaan Flip harus pakai nomor antrian. Sekarang lebih mendingan.

Oleh karenanya, meski saya sering pakai Flip, pada dasarnya saya menggunakannya untuk transfer dana yang tidak mendesak. Misalnya memindahkan uang dari rekening BSI ke Muamalat rekening sendiri. Atau transfer rutin bulanan yang bisa kapan saja. Oleh karenanya, setelah selesai transfer bisa saya tinggal santai dan ngga perlu cemas mikirin sudah sampai atau belum dananya.

Selain itu, jumlah yang saya transfer juga biasanya sedikit. Sayangkan transfer sedikit tapi kena biaya admin juga, makanya pakai Flip. 

Namun untuk hal yang mendesak dengan jumlah yang banyak, kadang saya lebih memilih transfer langsung antar bank dari mobile banking. Toh Cuma sekali-sekali

Instan Tapi Bayar

Proses transfer menggunakan mobile banking atau ATM biasanya bersifat realtime. Ketika proses dinyatakan berhasil, maka uang akan langsung sampai ke rekening tujuan. Hanya saja ada biaya admin yang harus dibayar untuk transfer antar bank yang berbeda. Yah, anggaplah biaya jasa karena sudah bantu kita sebagai perantara negasih uang ke orang lain. Ngga perlu repot-repot ketemu orangnya langsung.

Tentu saja, kalo transfernya sering, terus nominalnya sedikit-sedikit, biaya admin yang cuma Rp 6.500 pertransaksi ini bisa bikin nyesek. Oleh karenanya bermunculan aplikasi yang menyediakan layanan transfer bebas biaya admin.

Sebagai jasa perantara, masing-masing aplikasi ini punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihan utamanya tentu saja gratis. Kekurangannya, ada beberapa resiko seperti proses lama, uang sempat nyangkut, refund susah dan lama, dan masalah lainnya. Sebagian besar keluhan berhubungan dengan waktu yang terbuang.

Membandingkan antara Waktu dan Uang, mana sih yang lebih berharga?

Pepatah Inggris menyebutkan :

Time is Money 
Artinya : Waktu adalah Uang

Setiap detik yang berlalu adalah uang yang terlewat. Maka waktu sangat berharga sebagaimana berharganya uang.

Pepatah Arab mengatakan :

الْوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ 
Artinya : Waktu lebih berharga daripada emas.

Disini waktu diletakkan pada posisi yang lebih tinggi dari pada emas atau uang. Maka waktu harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar tidak sampai mengalami kerugian.

Berbicara mengenai waktu dan uang, tentu jawabannya relatif bagi setiap orang. Maka harga waktu setiap orang tidaklah sama.

Seseorang yang ingin melakukan transfer sebesar 10 juta dalam waktu cepat tentu waktunya lebih berharga daripada seseorang yang sekedar ingin mengirim sumbangan dana sebesar 50 ribu.

Pada transaksi pertama, dari pada demi sekedar menghemat biaya transfer Rp 6.500 akhirnya proses transfer terlambat dan klien kecewa, tentu lebih baik menggunakan transfer langsung dari rekening dengan membayar biaya admin.

Sedangkan transaksi kedua, yang masih menerima dana dalam waktu yang lama, pengirim biasa menggunakan jasa transfer gratis  biaya admin. Meski ada jeda sekian waktu, yang penting dana tersalurkan.

Dalam setiap transaksi keuangan, tentu masing-masing orang memiliki skala prioritas yang berbeda. Kita tak bisa menghakimi pilihan keuangan orang lain. Apa yang menjadi pilihan saya belum tentu menjadi pilihan Anda.

Sebagaimana artikel ini saya tulis sekedar mengeluarkan uneg-uneg dan pendapat saja. Maka Anda pun boleh berbeda pendapat dengan saya. Silakan tulis di kolom komentar ya.
Baca Juga

Post a Comment

12 Comments

  1. saya engga pernah pakai flip
    makanya saya menggunakan dompet digital buat jaga2 klo ada yang trf ke lain bank kayak link aja atau dana
    link aja buat bank milik pemerintah gratis begitupun dana klo ga salah 10x gratis
    soalnya teman saya juga pakai flip agak lama meski ya gratis juga sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pilihan dompet digital ada beberapa. Tinggal pakai yang cocok dengan kita. Saya ngga punya akun link aja, sedangkan dana ngga ada saldonya, hehe.

      Delete
  2. Saya tim yang gratis walaulun nunggu hehe.. #mentalanakkos...
    Iyya waktu lbih berharga dr pd duit... Percuma banyk duit kalo gak punya waktu kan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita nyari duit untuk dinikmati. Dan untuk menikmatinya perlu waktu 😅

      Delete
  3. Saya pake flip juga mbak. Emang sih ada jeda waktu, tapi sepengalamanku tidak sampai 10 menit. Rata-rata 3 menit saja sih..
    Dan juga ketika urgent hendak transfer di malam hari. Kadangkala baru bisa dikirim di esok hari nya. Tidak direkomendasikan menggunakan Flip di malam hari 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. 10 menit itu waktu maksimal untuk yang instan. Saya sendiri habis transfer dan konfirmasi langsung tutup aplikasinya. Dibawa ngerjain yang lain aja, nanti juga terkirim

      Delete
  4. "Banyak membaca review negatif sebenarnya tidak bagus untuk kesehatan jiwa," >>> nah, dapat resep baru nih. Selamat malam, terima kasih telah berbagi, ananda Nisa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak membaca hal positif Supaya bahagia Bu. Selamat malam juga.

      Delete
  5. Flip ini iklan yg super duper sering muncul kalau aku buka Tiktok mba, sebenernya aku penasaran karna aku juga pakai bbrp bank yg beda spt BCA, BTN & BRI, kalau lg trf2 berasa bgt biaya adminnya.

    Tapi kalau ada jeda waktu apalagi kata2nya kalau malem bisa sampe besoknya, aduh, ya udah aku masih bertahan pakai m-banking dari masing2 bank hahahha, bangkrut di admin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Flip saya pakai untuk transaksi yang santai. Misalnya transfer antar bank sesama rekening sendiri, 😅

      Delete
  6. Aku kemarin transfer bank ke kampung halaman karena ada perlu, lalu pergi ke konter yang melayani transfer, biayanya 10 ribu padahal cuma transfer 500 ribu.

    Mendingan pake flip saja kali ya, soalnya tidak terlalu mendesak. Untung cuma sekali, kalo berkali-kali jebol juga bisa buat beli pulsa atau kuota.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo uangnya ada di rekening dan punya mobile banking, anaknya langsung transfer aja, pakai Flip biar gratis admin. Tapi uang tunai, bank jauh, ATM setor tunai tak ada, maka mau ngga mau ke konter transfer.

      Delete

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar