Cara Memprint Halaman Tertentu Dari Skripsi

Ratih berhenti di depan Fotokopi Ast 48. Ini adalah toko fotokopi ketiga yang ia datangi. Ia berharap kali ini berhasil memprint perbaikan skripsi miliknya. 

Besok ia akan konsultasi ke dosen pembimbing skripsi. Ia telah memperbaiki beberapa halaman yang telah dicoret-coret oleh pembimbingnya untuk direvisi. Oleh karenanya ia pun ingin memprint ulang halaman yang telah diperbaikinya.


Sebagai mahasiswa, ia telah mengeluarkan banyak uang untuk memprint skripsinya tersebut. Oleh karenanya ia berencana hanya memprint ulang halaman revisi saja, bukan semuanya. Namun entah mengapa, dua toko yang dia datangi sebelumnya tak bisa melakukannya.

"Mba, bisa ngeprint ngga?" tanya Ratih kepada penjaga fotokopi.

"Bisa" jawab Sanah sambil tersenyum. Semua bisa dilakukan di tokonya.

"Ngeprint skripsi, tapi tidak semua halaman" Ratih menambahkan.

"Iya, bisa." Kata Sanah lagi. Apa susahnya cuma memprint beberapa halaman saja.

Ratih kemudian menyerahkan flashdish kepada Sanah. Sanah pun membuka datanya lewat laptop.

"Yang mana yang diprint" tanya Sanah.

"Halaman ini." kata Ratih sambil menunjukkan berkas skripsinya yang berisi coretan.

Sanah lalu membandingkannya dengan file skripsi yang ia buka lalu memprint halaman yang dimaksud.

"Yang mana lagi?"

Ratih pun menunjukkan total sepuluh halaman yang telah ia revisi dan harus diprint. Sanah pun memprint semua halaman yang ditunjukkan Ratih.

"Sebelum kesini, saya sudah mendatangi dua toko, lo. Tapi tak ada yang bisa memprint halaman yang saya inginkan" keluh Ratih.

"Kok bisa?" kata Sanah heran.

"Entahlah. Saat memprint, halaman yang keluar tidak sesuai yang saya inginkan, dan selalu begitu. Akhirnya petugasnya menyerah. Baru di sini berhasil dengan mudah."

Sanah memperhatikan file skripsi di hadapannya. Halaman skripsi memang berbeda dengan halaman file biasa. Terdapat halaman i, ii, dan seterusnya. Diteruskan dengan halaman 1, 2, dan seterusnya. Mungkin itu yang menyebabkan halaman yang keluar tidak sesuai dengan nomor halaman yang ditulis di perintah print.

Bagi penjaga toko, daripada gagal berkali-kali dan rugi. Lebih baik menyerah saja. Padahal jika mau mencoba beberapa kali untuk mencocokkan halaman, tentu akan berhasil. Tapi entah berapa kertas dan tinta terbuang percuma. Sedangkan print gagal karena kesalahan penjaga toko tentu tak dibayar oleh pelanggan.

Lalu bagaimana Sanah bisa memprint halaman tertentu dari skripsi tanpa salah menulis nomor halaman?

Tentu saja karena ia tidak menulis nomor halaman untuk memprint. Ia hanya membuka halaman yang ingin diprint, kemudian memilih print current page. Tidak ada hubungannya dengan nomor halaman.

"Berapa totalnya?" tanya Ratih.

"Sepuluh ribu" jawab Sanah.

Ratih membayar biayanya dan pergi dengan hati riang. Semoga besok saat menghadap dosen pembimbing tak perlu revisi atau perbaikan lagi.

2 comments

  1. Ternyata rahasianya ada di pilihan print current page ya Bu guru.😃

    Melihat banyak keahlian Sanah, mungkin kedepannya ia akan direkrut oleh tim sukses capres 2024 untuk nge-print bahan kampanye.🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener. Kayanya penjaga tojo sebelumnya ngga sempet mikir ke sana. Pusing duluan sama halaman 😂

      Kalo ngeprint bahan kampanye ngga cukup pake printer biasa, mesti pake mesin cetak banner dan spanduk 😅

      Delete

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar
EmoticonEmoticon