Pengalaman Pertama Menggunakan Zoom Meeting

Semenjak pandemi corona, pemakaian aplikasi zoom meeting semakin marak digunakan. Banyak info web binar menggunakan aplikasi zoom. Meski begitu, saya tidak tertarik untuk menginstal aplikasi ini. Masih merasa belum perlu.

Beberapa hari yang lalu ada pemberitahuan di grup WA untuk menghadiri sosialisasi online terkait pengajaran di sekolah. Jika undangan webbinar bisa tidak saya indahkan, maka tugas dari sekolah sendiri harus saya laksanakan.


Menginstal Aplikasi Zoom

Satu jam sebelum sosialisasi, saya menginstal aplikasi zoom meeting di HP. Sempat mempertimbangkan menggunakan laptop, tapi jika harus menginstal aplikasi di laptop sepertinya ukurannya lebih besar, sedangkan kuota terbatas.

Untuk aplikasi android sendiri, ukurannya sekitar 24 MB. Setidaknya meski hanya menggunakan jaringan 3G tidak harus menunggu lama. 

Setelah selesai menginstal, saya pun mencoba sign in. Seperti biasa, karena malas mikir, saya login menggunakan akun Facebook. Setelah itu diminta memasukkan tanggal lahir.

Join a Meeting

Saat ingin mengikuti ruang meeting, terdapat dua pilihan cara. Cara yang paling mudah adalah dengan mengklik link zoom meeting yang telah dibagikan di grup WA. Sayangnya jaringan yang kurang stabil menyebabkan saya tak bisa masuk.

Terpaksa saya menggunakan cara manual dengan memasukkan meeting id dan password. Akhirnya saya berhasil masuk.

Mematikan Video

Sebelum membuka aplikasi zoom, saya sudah memastikan tampilan saya layak untuk muncul di aplikasi zoom. Tapi sebagai peserta yang hanya menyimak, saya punya pilihan untuk mematikan video. Akhirnya wajah saya tak tampil di layar.

Saya bisa melihat orang-orang yang hadir dalam zoom meeting kali ini. Beberapa diantaranya juga mematikan video hingga tak ada fotonya. Yah, sejenis lah dengan saya.

Suara Tidak Terdengar

Masalahnya adalah, ketika pemateri sudah mulai berbicara, saya tidak mendengar suara sedikit pun. Padahal volume HP sudah maksimal. 

Daripada pusing mikir, saya langsung menemui adik saya yang sedang duduk di teras. Sebelumnya dia sudah pernah menggunakan aplikasi ini. Bertanya kepadanya leboh cepat untuk memecahkan masalah.

Rupanya untuk memunculkan suara, saya harus memilih connect to audio pada pojok kiri bawah. Setelah terkoneksi, saya bisa mendengar suara pemateri. Selanjutnya saya pilih mute supaya suara saya sendiri tidak terdengar.

Mengirim Pesan Chat

Selain berbicara dan menonton video, rupanya juga bisa mengirim chat di aplikasi zoom. Pilihan menunya ada di pojok kanan bawah. Meski sampai selesai saya tidak mengirim pesan apapun. Hanya sebagai pemirsa yang menyimak saja.

Demikianlah pengalaman pertama saya menggunakan aplikasi zoom. Tidak sulit meski perlu bantuan di awal. Sampai saat ini aplikasi ini masih terinstal di HP. Siapa tahu nanti diperlukan lagi.

0 Comments

Post a Comment

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar