Biaya Administrasi Bulanan Rekening Bank

Waktu saya kecil, ada lagu anak yang mengajarkan akan rajin menabung. Lama-lama kita nanti dapat untung. Lagu ini sepertinya merujuk pada bunga bank. Meski saya bukan penggemar bunga, tapi sepertinya lagu ini sudah kurang relevan.

Saat ini, bank bukan hanya menganjurkan nasabah rajin menabung, melainkan rajin melakukan transaksi. Semakin sering melakukan transaksi semakin baik. Jika mengendap saja, malah bisa rugi.

Saya kurang tahu sistem perbankan dalam lagu anak pada masa itu. Tapi yang saya tahu, sekarang ini hampir semua rekening tabungan di bank menerapkan biaya administrasi bulanan. Dengan kata lain, ada potongan setiap bulan yang harus dibayar.

Tak usah membicarakan bunga. Karena bagi nasabah yang menggunakan rekening untuk sekedar tempat uang lewat, bunga bulanan bahkan tak cukup untuk membayar biaya administrasi satu kali.

Lalu bagaimana dengan orang yang memiliki lebih dari satu rekening dari berbagai bank? Dengan kata lain, biaya administrasi bulanan pun menjadi lebih banyak.

Saya pribadi memiliki empat rekening tabungan. Semuanya dibuka karena alasan masing-masing. Tidak bisa ditutup karena kegunaannya yang berbeda. Mau tidak mau saya pun harus rela membayar biaya administasi bulanan untuk ke empat rekening tersebut.

Biaya administrasi bulanan tidaklah sama untuk setiap bank. Selain itu, jenis tabungan dan fasilitas kartu ATM juga mempengaruhi biaya bulanan setiap rekening.

Saya kurang tahu untuk jenis tabungan lain. Tapi setidaknya saya bisa membuat perbandingan untuk rekening yang saya gunakan.

1. BNI Syariah

Saya menggunakan tabungan Syariahplus. Kartu ATM silver dengan logo Mastercard. Biaya administrasi bulanan saat ini adalah Rp 7.500,-

Saat ini BNI Syariah adalah rekening yang paling sering saya gunakan untuk bertransaksi. Baik untuk top up saldo, belanja online, maupun transfer antar bank. Adanya mobile banking membuat transaksi semakin mudah.

Oleh karenanya, biaya Rp 7.500 perbulan menurut saya cukup sepadan dengan fasilitas yang saya dapatkan. 

2. BRI

Saya menggunakan jenis tabungan BRI Britama. Karta ATM silver dengan logo Mastercard. Biaya administrasi dan ATM bulanan saat ini adalah Rp 2.500,-

Rekening ini saya gunakan hanya untuk menerima gaji. Meski pernah, namun saya jarang menggunakan rekening ini untuk transfer atau transaksi lain. Karena meski sesama BRI masih dikenakan biaya admin beberapa ratus rupiah.

Tapi berhubung tiap bulan gaji saya masuk kesini. Kemudian dengan adanya fasilitas mobile banking yang masih tetap terpakai. Setidaknya sudah semestinya saya membayar jasa bulanan ke bank ini.

3. Muamalat

Jenis tabungannya kalo tidak salah akad Mudharobah. Kartu ATM yang saya gunakan berlogo GPN. Biaya administrasi bulan terakhir Rp 1.000,-

Rekening ini saya gunakan khusus untuk menabung. Meski ada mobile banking, biasanya hanya untuk cek saldo atau mutasi. Dengan adanya rekening ini setidaknya uang belanja dan tabungan jadi terpisah.

Diantara semua rekening saya, biaya administrasi Muamalat yang paling murah. Tidak perlu dibahas, tentu saya ikhlas mengeluarkannya tiap bulan.

4. BPD Kalsel

Jenis tabungan saya adalah SIMPEDA. Kartu ATM hanya ada logo ATM bersama. Biaya administrasi bulanan Rp 8.000,-

Rekening ini dibuat untuk menerima tunjangan per enam bulan. Dengan kata lain, selain waktu itu rekening ini kosong karena uang masuk akan selalu saya ambil. Rekening ini juga dilengkapi dengan adanya mobile banking.

Jika melihat waktu lima bulan dengan saldo kosong namun tetap dipotong Rp 8.000 per bulan. Rasanya ngenes juga. Tapi tetap harus disyukuri. Toh salah saya juga dulu pilih jenis Simpeda, mestinya pilih yang tidak pakai ATM, supaya lebih irit.

Jika ditotal semua biaya administrasi bulanan dari ke empat rekening tersebut maka jumlahnya Rp 19.000,-

Biaya di atas hanya untuk biaya administrasi bulanan rutin. Belum termasuk biaya admin untuk top up, pembayaran tagihan atau pun transfer antar bank. Oleh karenanya, saya menggunakan aplikasi seperti Flip agar gratis biaya admin transfer antar bank.

Memang demikian, semakin banyak nomor rekening, semakin besar pula biaya adminnya. Namun saya juga pernah baca, ada juga jenis rekening yang bahkan biaya adminnya lebih besar dari total biaya bulanan saya tersebut. Kembali lagi kepada jenis tabungan dan fasilitasnya.

Lalu jika kita mencoba menarik kesimpulan, patutkah adanya biaya administrasi bulanan ini?

Menurut saya pribadi, sebagai nasabah yang menggunakan fasilitas bank untuk banyak transaksi, biaya administrasi memang wajar untuk kita keluarkan. Meski begitu, sebagai nasabah kita juga berhak memilih jenis tabungan dan fasilitasnya yang sesuai agar biaya admin tidak membengkak.

Semoga bermanfaat.

0 Comments

Post a Comment

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar