Tertipu Komentar Spam di Youtube

Komentar spam bukanlah hal yang baru bagi saya. Blog ini bukan baru sekali dua mendapat komentar spam. Saking seringnya, saya sudah terbiasa. Hanya sepintas melihatnya, saya sudah tahu bahwa itu adalah komnetar spam.

Tapi rupanya Youtube punya cerita berbeda. Sebagai orang yang baru upload video, tentu senang rasanya ketika mendapat komentar. Namun saya pun beberapa kali mendapat komentar spam yang merujuk ke situs tidak jelas. Serta merta komentar tersebut saya hapus.

Beberapa hari yang lalu, saya kembali mendapat komentar berbahasa Inggris. Namun komentar kali ini tidak mengandung link seperti komentar spam pada umumnya.

Komentarnya umum saja. Namun masuk kategori komentar normal bagi saya. Sebagai tuan rumah yang baik, saya pun memberi like dan membalas komentar tersebut. Namanya juga baru, harus bersikap ramah.

Tidak lupa saya melakukan kunjungan balik ke Channel yang pemberi komentar. Subscribernya sudah lebih 10 ribu. Videonya baru beberapa. Saya menonton satu video sambil membaca komentarnya.

Pada percakapan di kolom komentarlah saya menemukan kenyataan pahit. Salah satu komentar menyatakan bahwa pemilik channel menggunakan bot untuk mengirim komentar ke channel lain. Pemilik channel tak pernah benar-benar berkunjung. Ia hanya mengirim spam.

Saya pun kembali ke video saya tempat dia meninggalkan komentar. Benar saja, bahkan view video tersebut masih nol. Saya benar-benar tertipu oleh komentar spam.

Meski begitu, saya tidak menghapus komentar tersebut. Anggaplah sebagai pengingat dan penghibur. Setidaknya komentar tersebut tidak mengandung link.

Saya pun mencari info lebih lanjut di Youtube. Rupanya memang ada aplikasi untuk membuat komentar di banyak video. Sungguh terlalu.

Ternyata tak hanya di blog saja. Spam itu memang ada di mana-mana. Berbagai usaha dilakukan untuk meningkatkan view. Asalkan saya bukan bagian dari mereka.

Di area yang masih baru bagi kita, mudah saja untuk jadi tertipu. Tapi pengalaman akan menjadi guru yang berharga.

2 comments

  1. ini pernah saya alami juga pas video amsak saya dikomen
    lah ngapain ada bule liat saya masak sambel tempe

    tapi kalimatnya beda mbak dan menjurus ke pihising
    makanysa pas habis googling saya hiraukan aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Spam memang banyak berteberan. Kalo sudah tahu spam, memang lbeih baik jangan dihiraukan.

      Delete

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar
EmoticonEmoticon