Paket J&T Bisa Langsung Dikirim Lagi

Hari Selasa lalu, saya beli buku di Shopee. Buku ini sangat penting bagi saya dan saya berharap agar segera sampai di tangan saya.

Setelah bertanya di beberapa toko di Shopee dan katanya stok habis, akhirnya ada toko yang bilang masih ada bukunya satu lagi. Itu pun chat saya dibalas di sore hari.

Berhubung saya perlu banget bukunya, maka saya langsung chekout dan melakukan pembayaran sore itu juga. Saya pilih metode pengiriman dengan J&T dan menggunakan kupon gratis ongkir dari Shopee.

Meskipun judulnya gratis ongkir, pada dasarnya hanya sekedar potongan untuk ongkos kirim. Ongkir yang semula 57 ribu, dapat potongan 20 ribu, menjadi 37 ribu. Maklum saja masih mahal, buku dikirim dari Jabar ke Kalsel. Tapi bagi saya tidak masalah, yang penting dapat bukunya.

Untungnya, sang penjual cukup aktif. Malam itu juga bukunya langsung dikirim dan ada nomor resinya. Saya pun berharap bisa mendapatkan buku tersebut pekan itu juga.

Hampir setiap hari, saya mengecek resi di Shopee, memantau perjalanan bukunya sudah sampai mana. Kata-katanya akan dikirim ke Banjarmasin, tapi dalam dua hari tidak ada perubahan.

Sebenarnya saya menunggu tidak sampai seminggu, tapi saya aja yang tidak sabaran. Biasanya, walau paket sampainya lebih dari seminggu, saya santai aja. Kali ini saja yang beda.

Hari Sabtu, buku baru sampai di Martapura. Entah hari Minggu atau hari Senin buku akan diantar ke rumah. Masalahnya, saya akan liburan ke kampung suami pada hari Minggu.

Meskipun mudik, saya tetap memerlukan buku tersebut. Saya bahkan mengecek biaya Gosend jika buku sampai rumah dan harus dikirim kembali dari rumah saya ke Banjarmasin. Ternyata ongkirnya sekitar 80 ribu, lebih mahal dari harga buku plus ongkir di shopee. Sebaiknya tidak usah saja.

Hari Minggu pun saya tetap berangkat liburan. Siang harinya, adik saya menelpon dan  mengatakan bahwa paket buku saya sudah sampai. Ia bertanya kepada kurir J&T apakah paket bisa diantar ke Banjarmasin. Dan katanya, bisa!

Adik saya pun menyerahkan kembali paket buku tersebut kepada kurir J&T untuk dikirim ke Banjarmasin. Alamatnya adalah tempat kerja suami yang lebih mudah dijangkau. Pas saya tanya soal ongkirnya, katanya nanti saja kalo sudah sampai.

Sebenarnya saya berharap hari Minggu itu juga paket bisa sampai ke Banjarmasin. Tapi saat itu sudah tengah hari pas adik saya menelpon. Sepertinya paket baru bisa dikirim hari Senin. Setidaknya saya tidak perlu kembali ke rumah atau menunggu sampai hari Kamis saat jadwal kami pulang.

Pada hari Senin siang, saya mendapat telpon dari kurir paket yang memastikan alamat pengiriman. Setelah saya pastikan bahwa alamatnya sudah benar, kurir menitipkan paket ke Pak Satpam. Tentu saja, karena saat itu kami masih ada di rumah di kampung suami.

Setelah Zuhur, saya pun minta antar suami untuk mengambil buku dan menyelesaikan urusan di Banjarmasin. Meskipun sempat berteduh karena hujan, kami bisa sampai dengan selamat.

Saya segera ke pos satpam dan mengambil paket buku. Ternyata paket yang ada di pos satpam adalah paket buku yang satunya. Kenyataannya, memang ada dua buku berbeda yang saya pesan. Dan yang di tangan saya saat itu adalah buku yang satunya lagi. Sempat sedikit kecewa, tapi tak masalah. Lebih baik daripada belum ada sama sekali.

Tidak disangka, ternyata buku yang saya nanti-nanti juga sudah sampai. Rupanya ada di tangan teman suami. Dia yang semula menerimanya dan membayarkan ongkirnya. Kebetulan suami memang sudah minta tolong sebelumnya padanya.

Ongkir tambahannya cuma 9 ribu rupiah. Dari rumah ke Banjarmasin memang cuma satu setengah jam perjalanan. Jadi ongkir J&T tidak terlalu mahal dan bisa sampai pada hari berikutnya setelah dikirimkan.

Akhirnya saya bisa langsung menggunakan buku tersebut. Jika melihat perjalanan buku tersebut, inilah rutenya:

Hari Selasa dikirim ke J&T oleh penjual.
Hari Rabu sampai di J&T Bandung
Hari Sabtu sampai ke J&T Banjarmasin dan Martapura
Hari Minggu sampai ke rumah dan dikirimkan kembali lewat J&T
Hari Senin sampai ke Banjarmasin dan saya terima.

Lewat perjalanan yang panjang, saya cukup puas dengan pelayanan J&T ini. Buku tersebut sudah melewati rute Banjarmasin-Martapura-rumah saya. Tapi kemudian dikirimkan kembali ke Banjarmasin dan hanya memakan waktu yang singkat dengan ongkir yang terjangkau.

Saya tidak perlu pulang ke rumah untuk mengambil buku dan bisa langsung menggunakannya. Pada saat seperti inilah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada setiap orang dengan beragam pekerjaannya, termasuk kurir J&T. Bukankah karena ada orang yang memiliki profesi demikian, maka orang lain pun bisa merasakan manfaatnnya.

0 komentar

Post a Comment

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar