Haruskah Memasang Ads.Txt pada Blog Adsense?

Menurut halaman bantuan Google, Authorized Digital Sellers, atau ads.txt merupakan inisiatif IAB yang membantu memastikan inventaris iklan digital Anda hanya dijual melalui penjual resmi (seperti AdSense) yang telah Anda identifikasi. Membuat file ads.txt sendiri memberi Anda kontrol yang lebih besar terhadap siapa yang diizinkan untuk menjual iklan di situs Anda dan membantu mencegah inventaris palsu ditampilkan kepada pengiklan.

Sudah lama saya membaca perihal ads.txt ini dalam forum yang membahas adsense. Kira-kira mulai ramai dibicarakan sejak tahun lalu. Banyak yang bertanya dan banyak pula yang menjawab. Sudah banyak juga yang menulis artikel terkait ads.txt. Adapun saya, cukup jadi pembaca sambil lalu saja. Saya tidak memasang ads.txt di blog karena merasa tidak perlu dan juga tidak mendapat peringatan.

Sampai hari Selasa lalu, saya memperoleh email dari Adsense yang memperingatkan untuk memasang ads.txt jika tidak ingin kehilangan potensi iklan. Saya pun mulai mencari dan membaca bagaimana cara memasang ads.txt yang baik dan benar.

Daripada membaca artikel dari blogger lain, saya lebih suka membaca panduan dari Google langsung. Tidak terlalu ribet karena blog saya masih berhosting di blogger. Untuk memasang ads.txt pun sudah ada menunya di pengaturan.

Yang menjadi perhatian saya adalah daftar url blog yang harus saya pasangi ads.txt. Tidak ada url maringenet.com di dalamnya. Tapi yang ada justru maringenet.blogspot.com dan maringenet.blogspot.co.id. Padahal kedua url tersebut sudah sangat jarang diakses karena selalu diteruskan ke domain TLD nya. Tapi untuk menghilangkan pesan peringatan di halaman adsense, sayapun tetap memasang ads.txt di blog ini.

Kode ads.txt yang harus dipasang sebenarnya tidak sulit. Sudah disediakan oleh adsense. Tempat memasangnya pun sudah disediakan oleh blogger. Hanya saja sepertinya perlu waktu sebelum peringatan di halaman adsense menghilang.

Satu minggu kemudian, saya kembali melihat peringatan ads.txt di beranda adsense. Hasilnya, beberapa URL sudah terbebas, tapi beberapa URL lain masih muncul. Mirip dengan kasus di atas, URL yang muncul adalah URL blog yang sudah di direct ke TLD. Beberapa URL berasal dari blog sudah tidak pernah diupdate. Meskipun ads.txt sudah saya pasang, tapi karena blog tersebut memang sepi pengunjung (hampir tidak ada), maka peringatan tersebut tetap muncul.

peringatan ads.txt pada blog

Meski begitu, saya tidak mau ambil pusing dengan peringatan tersebut. Toh, blog utama sudah terbebas dari peringatan.

Berdasarkan pengalaman tersebut, memasang ads.txt memang penting jika sudah memperoleh peringatan. Tapi jangan terlalu pusing terhadap URL yang memang jarang diakses. Toh pengunjungnya memang jarang dan hampir tidak ada.

Bagaimana dengan Anda? Apakah juga mendapatkan peringatan tentang ads.txt?

7 comments

  1. Sudah dari kemarin-kemarin Nisa.. dan memang masih mengalami kasus yang sama dengan yang NIsa sebutkan, dan perlakuan saya juga sama.. hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rata-rata sudah pada dapat ya. Saya aja yang baru dapat peringatan.

      Ternyata saya pun tidak sendiri perihal sisa URL. Tambah tenang deh untuk membiarkannya, hehe.

      Delete
  2. IAB itu apa ya mbak? Rasa pernah baca deh...KLO ads.txt ya pasti penting karena mesin pencari identifying Ads-nya melalui itu.

    Jadi tambah pengatahuan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kata Mbah Google, Internet Architecture Board (IAB) adalah badan koordinasi dan penasehat teknis bagi Internet Society (ISOC). Badan ini bertindak sebagai review teknik dan editorial akhir semua standar internet.

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Kalau saya, sejak hari pertama diterima adsense langsung diperingatkan untuk pasang ads.txt

    ReplyDelete

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar
EmoticonEmoticon