Kali ini saya sedang berada dalam mode rajin. Dalam artian sedang rajin belajar mengenai pendidikan. Saat sedang mencari tujuan pendidikan nasional berdasarkan undang-undang, saya menemukan file lengkap Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Selama ini saya sering hanya sebatas membaca kutipannya saja, baik tentang tujuan pendidikan nasional maupun pengertian pendidikan. Baru kali ini saya melihat undang-undang lengkapnya sebanyak 33 halaman.

Berhubung sedang dalam mode rajin, saya memutuskan untuk membaca isi undang-undang tersebut secara lengkap. Mulai dari judul, menimbang, mengingat, menetapkan, sampai habis pada tanggal disahkan. Selama kurang lebih satu jam saya menyelesaikan membaca semua halamannya.

Menurut saya pribadi, 33 halaman sebenarnya bukanlah halaman yang terlalu banyak untuk bacaan. Saya bisa menghabiskan novel Tere Liye sebanyak 400 halaman dalam satu hari. Saya juga biasa membaca novel online berbahasa Inggris dan menikmatinya. Saya suka membaca.

Tapi sepertinya, meskipun bacaan kali ini berbahasa Indonesia saja, setelah menyelesaikannya, saya memilih membuka laptop dan menulis di blog. Rupanya satu jam membaca undang-undang lebih memusingkan dari pada membaca novel bahasa Inggris. Otak ini rasanya dituntut untuk berpikir keras memahami, mencerna, dan mengingat informasi yang baru saja saya baca.

Mungkin karena itu pulalah, membaca buku pelajaran lebih cape dari pada membaca novel. Jenis informasi yang dicerna memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Maka sebagai hiburan, saya pun beralih ke bacaan lain yang lebih ringan daripada undang-undang. Sepertinya membaca komik bisa dijadikan sebagai selingan.
Baca Juga