Blog Maniak Menulis, Kebebasan Dalam Menulis

October 01, 2017
Saat ini blog Maniak Menulis adalah salah satu blog yang rutin saya kunjungi. Biasanya dalam satu hari ada beberapa artikel yang saya baca. Ada apa dengan blog ini?

Jika ditulis riwayatnya, pertama kali kenal blog ini, dari Juragan Cipir ke Asik Pedia ke Maniak Menulis. Begitu sampai betah sekali saya di sana.


Sesuai judulnya blog ini membahas tentang sesuatu yang berkaitan dengan kepenulisan, terutama dalam hal blogging. Tapi yang membuat blog ini berbeda adalah, dia membebaskan, bukan mengekang.

Jika panduan menulis artikel yang selama ini saya baca memiliki banyak aturan, maka blog ini sangat berkebalikan. Dia manganjurkan untuk menulis secara bebas.

Setiap ide adalah penting. Panjang pendek tidak masalah. Yang terpenting tetap menulis.

Bahasanya ringan, artikelnya tidak terlalu panjang atau boleh dikatakan pendek. Mungkin karena itu saya masih sempat untuk membaca artikel lain. Tapi disamping itu semua, adalah isi artikelnya yang memang bagus.

Gaya bahasa yang digunakan juga membuat yang baca mau untuk membaca. Mengingatkan saya pada salah satu teman sekelas, yang jika beliau menjelaskan, teman sekelas pasti menyimak. Mungkin karena bawaan usia, mungkin juga karena pengalaman hidupnya lebih banyak.

Admin blognya juga ramah, termasuk saat menjawab komentar. Apa lagi pembaca seperti saya rasanya ingin menulis komentar di setiap artikel yang saya baca. Tapi kadang mikir, takut dikira nyepam.

Setelah membaca beberapa artikel dari blog tersebut, saya merasa bersemangat untuk menulis lagi. Terutama blog My Diary yang seakan kehabisan ide padahal ide bertebaran.

Kembali ke niat awal kenapa saya blogging, karena saya ingin menulis. Blog sendiri, tulisan sendiri. Maka kebebasan ada di tangan penulisnya sendiri.

Apalagi blog dengan niche gado-gado. Makin enak kalo banyak sayur hijaunya. Menjadi lebih menyehatkan. Lo, kok jadi makanan.

Maksudnya jika tujuan membuat blog memang untuk mencurahkan tulisan. Supaya kepala tidak meledak karena terlalu banyak yang ingin disampaikan. Maka tulis dan publikasikan. Tidak perlu banyak mikir.

Artikel Menarik Lainnya

Previous
Next Post »

Silakan tingggalkan tanggapan dan pendapatmu pada kolom komentar EmoticonEmoticon